Dailykaltim.co, Penajam – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) memastikan tunjangan penghasilan pegawai (TPP) aparatur sipil negara (ASN) tetap dipertahankan meski di tengah tekanan fiskal daerah. Penegasan itu disampaikan Bupati PPU Mudyat Noor dalam apel gabungan perdana usai libur Idulfitri 1447 Hijriah, Senin (30/3/2026).
Dalam arahannya, Mudyat mengakui kondisi keuangan daerah saat ini menghadapi tantangan. Kendati demikian, Pemerintah PPU tetap berupaya menjaga hak pegawai, khususnya terkait TPP ASN.
“Di tengah keterbatasan fiskal yang kita hadapi, kita patut bersyukur karena hingga saat ini pemerintah daerah masih berkomitmen untuk tidak melakukan pemotongan, khususnya pada tunjangan ASN,” ujarnya.
Meski TPP masih dipertahankan, Mudyat mengingatkan bahwa tekanan fiskal berpotensi meningkat seiring kebijakan baru dalam pengelolaan keuangan daerah. Oleh karena itu, ASN diminta untuk meningkatkan disiplin serta kinerja dalam menjalankan tugas pelayanan publik.
“Jadikan hari pertama kerja ini sebagai titik awal untuk kembali bekerja dengan semangat baru. Hindari sikap malas dan tingkatkan etos kerja,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga integritas dan profesionalisme aparatur, terutama di tengah sorotan publik yang semakin luas, termasuk melalui media sosial. Menurutnya, kepercayaan masyarakat harus dijaga melalui kinerja yang transparan dan akuntabel.
Selain itu, Mudyat mengingatkan pentingnya sinergi antar perangkat daerah agar pelayanan publik tetap berjalan optimal meski di tengah keterbatasan anggaran.
“Mari kita buktikan bahwa meskipun dengan keterbatasan, kita tetap mampu memberikan yang terbaik bagi masyarakat dan daerah yang kita cintai,” pungkasnya.
[UHD | ADV DISKOMINFO PPU]
*Dapatkan berita pilihan terbaru setiap hari dari Dailykaltim.co. Informasi terbaru juga dapat dilihat dan diikuti di seluruh media sosial Dailykaltim.co termasuk Instagram, Facebook, X (twitter), Tiktok dan Youtube.
