Dailykaltim.co – Timnas Pelajar Indonesia, baik putra maupun putri, menyatakan siap tampil di ajang 9th Asian Basketball Championship (ASBC) 2025 yang berlangsung di Manahan Indoor Solo dan Sritex Arena, 25–30 Agustus 2025. Tim diperkuat pemain kelahiran 2007 dan 2008 yang telah menjalani persiapan intensif selama hampir dua bulan.

Manajer Timnas untuk ASBC 2025, Murni Setionegoro, mengatakan tim telah menjalani training camp sejak 29 Juni 2025.

“Para pemain TC hampir 2 bulan. Selama training camp, para pemain berlatih keras. Mereka juga menjalani pertandingan uji coba untuk melihat progres para pemain selama latihan,” jelas Murni.

Menurutnya, persiapan tidak hanya berfokus pada aspek teknis. Tim juga berangkat lebih awal ke Solo untuk beradaptasi dengan lokasi pertandingan.

“Kami ke Solo pada 16 Agustus 2025 dan itu pemberangkatan sepekan lebih awal dari jadwal semula,” ujarnya.

“Persiapan yang berjalan lancar sampai sejauh ini semua karena dukungan dari Kemenpora dan DPP PERBASI, dan pihak-pihak yang mensupport tim ini dengan baik,” lanjutnya.

Murni menilai seluruh peserta ASBC 2025 memiliki kekuatan yang tidak bisa diremehkan.

“Tentu tidak ada tim yang mudah untuk dikalahkan. Semua lawan memiliki keunggulan masing-masing dan ini harus menjadi tantangan bagi semua, baik dari pemain maupun pelatih,” jelas Murni.

Meski begitu, ia optimistis tim Indonesia bisa bersaing hingga babak semifinal.

“Namun, dengan persiapan yang telah kami lakukan, kami sangat optimistis bisa melewati semua tantangan dan tembus sampai semifinal dan harapannya bisa mencapai final. Kami berharap bisa mendapat medali dari Tim Putra maupun Putri untuk Indonesia yang baru saja merayakan HUT ke-80,” tambahnya.

Pelatih Timnas Putra Pelajar, Rifky Antolyon, menyampaikan bahwa skuad tim berasal dari hasil pantauan di berbagai ajang seperti Popnas, DBL, hingga Kejurnas Antarklub.

“Persiapan tim cukup baik. Baik teknik maupun fisik. Diharapkan pemain bisa tampil baik di ABSC,” jelas Rifky.

Ia menambahkan, lawan-lawan yang akan dihadapi cukup berat, seperti China, Arab Saudi, Hong Kong, serta tim dari Asia Tenggara: Thailand, Malaysia, dan Singapura.

Sementara itu, Pelatih Timnas Putri Pelajar, Syafiq Ali Mubarak, menyebut persiapan tim berjalan baik meskipun ada beberapa pemain yang harus memperkuat Timnas U-16 di FIBA Asia Cup.

“Untuk calon lawan, kami sebenarnya beberapa sudah pernah lihat mereka di Singapura, seperti tim dari China dan Thailand. Targetnya di ASBC ini adalah memberikan yang terbaik, dan usaha mendapatkan medali,” tegas Syafiq.

[UHD]
*Dapatkan berita pilihan terbaru setiap hari dari Dailykaltim.co. Informasi terbaru juga dapat dilihat dan diikuti di seluruh media sosial Dailykaltim.co termasuk Instagram, Facebook, X (twitter), Tiktok dan Youtube.

Exit mobile version