Dailykaltim.co, Penajam – Ruang kerja bagi perempuan di Penajam Paser Utara (PPU) dinilai semakin terbuka. Tidak hanya di sektor pemerintahan atau usaha mikro, perempuan kini juga mulai banyak bekerja di sektor swasta yang sebelumnya kerap dianggap lebih identik dengan pekerja laki-laki.

Kepala Bidang Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan Perempuan DP3AP2KB PPU, Andi Jasmawati, mengatakan perubahan tersebut terlihat dari semakin luasnya kesempatan kerja bagi perempuan di berbagai bidang. 

Salah satunya di sektor pelayanan publik berbasis usaha swasta, seperti stasiun pengisian bahan bakar umum atau SPBU.

“Begitu juga di instansi swasta ya, misalnya saja di POM Bensin, sudah banyak karyawan perempuan,” ujar Andi.

Menurut Andi, keberadaan perempuan sebagai karyawan di SPBU menunjukkan bahwa pembagian peran kerja mulai bergeser. Pekerjaan yang dulu dianggap kurang cocok bagi perempuan kini mulai terbuka, selama pekerja memiliki kemampuan, tanggung jawab, dan kesiapan untuk menjalankan tugasnya.

Ia menilai, kondisi ini menjadi bagian dari perkembangan positif dalam agenda kesetaraan gender. Perempuan tidak lagi dibatasi oleh anggapan lama tentang jenis pekerjaan tertentu. 

Ruang kerja yang terbuka di sektor swasta memberi kesempatan bagi perempuan untuk mandiri secara ekonomi dan ikut menopang kebutuhan keluarga.

“Dulu kan banyak sekali stigma bahwa perempuan tidak bisa bekerja di tempat seperti itu,” katanya.

Stigma tersebut, kata Andi, perlahan mulai terkikis seiring semakin banyaknya perempuan yang membuktikan diri mampu bekerja di berbagai sektor. Kehadiran perempuan di SPBU, toko modern, sektor jasa, hingga layanan publik lainnya menjadi contoh bahwa kemampuan kerja tidak semestinya dibatasi oleh jenis kelamin.

[PRD | ADV DP3AP2KB PPU]

*Dapatkan berita pilihan terbaru setiap hari dari Dailykaltim.co. Informasi terbaru juga dapat dilihat dan diikuti di seluruh media sosial Dailykaltim.co termasuk Instagram, Facebook, X (twitter), Tiktok dan Youtube.

Exit mobile version