Oleh dr. Jumria Tandi Panggalo,Sp.PD

Akhir- akhir ini kunjungan pasien GERD meningkat ke Rumah Sakit hal ini berkaitan dengan pemberitaan kematian seorang public figure dikaitan dengan GERD. Berdasarkan konsesus Nasional Penatalaksanaan GERD di Indonesia tahun 2022 prevalensi penderita GERD mencapai 27.4% di beberapa studi  yang menunjukan tren peningkatan.  Hal ini membuat dr. Jumria Tandi Panggalo,Sp.PD spesialis penyakit dalam yang bertugas di RSUD Sepaku dan RS Hermina Nusantara tertarik untuk memaparkan  mengenai penyakit GERD ini agar penderita GERD yang cukup banyak tidak mengalami kecemasan yang berlebih sehingga memperberat kondisi GERD yang dimilki pasien-pasiennya.

GERD adalah singkatan dari Gastroesophageal Reflux Disease. GERD merupakan kondisi ketika asam lambung naik ke kerongkongan secara berulang sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman, nyeri, dan gangguan pencernaan. Normalnya, ada katup (sfingter) antara lambung dan kerongkongan yang menutup setelah kita makan. Pada penderita GERD, katup ini lemah atau tidak menutup sempurna, sehingga asam lambung naik ke atas.

Gejala yang muncul pada penderita GERD adalah rasa panas atau terbakar di dada (heartburn), nyeri ulu hati, rasa asam/pahit di mulut, mual atau muntah, perut kembung, dada terasa sesak, batuk kering berkepanjangan, suara serak, sulit menelan. GERD tidak mematikan, tetapi bila dibiarkan bisa menyebabkan beberapa komplikasi berbahaya seperti luka kronis, penyempitan pada kerongkongan bawah sampai terjadi kanker esofagus. GERD dapat menyebabkan kematian apabila sudah terjadi perubahan struktur esofagus dan bertransformasi menjadi kanker esofagus.

Kesimpulannya GERD tidak dapat mengentikan fungsi jantung. GERD adalah gangguan pencernaan, bukan penyakit jantung. Meski gejalanya sering menyerupai serangan jantung (nyeri dada, sesak, jantung berdebar), fungsi jantung tetap normal. Namun, karena nyeri dada bisa juga berasal dari penyakit jantung, tetap perlu pemeriksaan medis bila keluhan berat, tiba-tiba, atau disertai keringat dingin, pusing, atau nyeri menjalar ke lengan kiri/rahang. Jadi kalau anda merasa mengalami gangguan seperti yang tadi sudah di sebutkan, jangan khawatir. Periksakan diri anda untuk memastikan Kesehatan kalian.

*) Tanggung jawab atas opini ini sepenuhnya ada pada penulis sebagaimana tercantum, dan tidak mencerminkan pandangan atau kebijakan redaksi DailyKaltim.co.

Exit mobile version