Dailykaltim.co, Kubar – Festival Ramadan 1447 Hijriah di Kecamatan Melak resmi dibuka Bupati Kutai Barat Frederick Edwin di simpang tiga Tambak Malang, Kamis (26/2/2026) sore. Kegiatan tahunan yang memasuki tahun keempat ini berlangsung hingga 3 Maret 2026.
Mengusung tema “Ramadan Bergema Mengukir Prestasi untuk Mencetak Generasi Qur’ani”, festival menghadirkan berbagai perlombaan bernuansa religi yang diikuti ratusan peserta dari sejumlah kecamatan di Kutai Barat.
Dalam sambutannya, Frederick menyebut festival tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan mental dan spiritual generasi muda.
“Melalui kegiatan ini kita tingkatkan pengetahuan terhadap Al-Qur’an, memperkuat motivasi keagamaan, serta mencetak generasi yang membanggakan orang tua, masyarakat, dan daerah,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan harapan agar Ramadan menjadi momentum peningkatan keimanan dan keberkahan bagi masyarakat.
“Penyelenggaraan festival ramadhan ini adalah bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Kutai Barat dalam membina mental spiritual anak-anak sejak dini, dan menjadi wujud nyata bagi kita bersama dalam membangun generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam menjalankan ibadah,” ungkapnya.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata Kutai Barat FX Sumardi menjelaskan, Festival Ramadan menjadi agenda pembuka dari total 16 kegiatan festival yang direncanakan pada 2026.
“Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan ruang bagi pelaku UMKM, kuliner, dan ekonomi kreatif lokal untuk menampilkan serta memasarkan produknya, sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” jelasnya.
Camat Melak Asrin Surianto melaporkan, sebanyak 406 peserta ambil bagian dalam festival tahun ini, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang tidak mencapai 300 peserta. Peserta berasal dari jenjang SD hingga SMK di sejumlah kecamatan, antara lain Mook Manaar Bulatn, Melak, Sekolaq Darat, Damai, Barong Tongkok, dan Muara Pahu.
“Antusias peserta tahun ini meningkat signifikan dibandingkan tahun lalu yang jumlahnya tidak sampai 300 peserta,” ungkapnya.
Empat cabang lomba dipertandingkan dalam Festival Ramadan 1447 H, yakni Tahfidz Al-Qur’an, Adzan, Tausiah, dan Fahmil Qur’an. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari persiapan menyambut Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-18 yang direncanakan digelar di Kecamatan Melak.
[UHD]
*Dapatkan berita pilihan terbaru setiap hari dari Dailykaltim.co. Informasi terbaru juga dapat dilihat dan diikuti di seluruh media sosial Dailykaltim.co termasuk Instagram, Facebook, X (twitter), Tiktok dan Youtube.
