Dailykaltim.co, Kutim – Sekitar 60 peserta ambil bagian dalam Fun Game Mancing Udang Galah Borneo Sangatta yang digelar di Dermaga Majai, Jalan Diponegoro, Sangatta, Sabtu (27/6/2026). Kegiatan yang menjadi bagian dari peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 itu tidak hanya menghadirkan perlombaan memancing, tetapi juga dirangkai dengan aksi bersih-bersih Sungai Sangatta.

Para peserta yang terbagi dalam tim beranggotakan tiga orang menggunakan sekitar 35 kapal untuk menyusuri aliran sungai sambil berburu udang galah. Panitia juga menyiagakan tim keselamatan di sejumlah titik untuk mengantisipasi berbagai potensi risiko selama kegiatan berlangsung.

Wakil Bupati Kutai Timur Mahyunadi yang hadir melepas peserta mengingatkan pentingnya aspek keselamatan selama perlombaan berlangsung.

“Keselamatan harus menjadi prioritas utama kita dalam lomba memancing udang ini,” ujarnya.

Ia menilai kegiatan tersebut tidak semata menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan, khususnya kelestarian Sungai Sangatta.

“Menang atau kalah adalah hal yang biasa, yang paling penting adalah semangat, kebersamaan, dan kekompakan kita dalam menjaga alam,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala UPT Kebersihan Sangatta Jurianto mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan sungai. Ia mengingatkan agar tidak membuang sampah ke sungai karena dapat merusak habitat ikan dan berbagai biota perairan lainnya.

“Sungai yang bersih merupakan tanggung jawab kita bersama. Kesadaran terhadap pentingnya pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan harus terus kita bangun demi masa depan yang lebih baik,” katanya.

Ketua Panitia Hamka mengatakan antusiasme masyarakat terhadap kegiatan tersebut cukup tinggi. Menurut dia, peserta yang mengikuti perlombaan tahun ini masih didominasi pemancing dari wilayah Sangatta.

Harapan serupa disampaikan Ketua Komunitas Udang Galah Borneo Sangatta, Rony. Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak peserta pada masa mendatang.

“Ke depan kami berharap kegiatan seperti ini bisa semakin besar, melibatkan lebih banyak peserta, sekaligus menjadi sarana promosi wisata dan kampanye pelestarian lingkungan di Kutai Timur,” pungkasnya.

Usai melepas peserta, Mahyunadi turut menyusuri Sungai Sangatta menggunakan speedboat untuk meninjau jalannya perlombaan sekaligus menyapa peserta yang sedang memancing.

Dalam perlombaan tersebut, peserta diberi waktu memancing hingga pukul 15.00 WITA. Peserta yang melewati batas waktu dinyatakan gugur. Seluruh hasil tangkapan kemudian dikumpulkan dan ditimbang untuk menentukan pemenang lomba.

[UHD]
*Dapatkan berita pilihan terbaru setiap hari dari Dailykaltim.co. Informasi terbaru juga dapat dilihat dan diikuti di seluruh media sosial Dailykaltim.co termasuk Instagram, Facebook, X (twitter), Tiktok dan Youtube.

Exit mobile version