Dailykaltim.co, Berau – Pemerintah Kabupaten Berau melepas ekspor 10 ton biji kakao fermentasi premium ke Prancis dalam seremoni yang digelar di halaman Kantor Bupati Berau, Selasa (3/3/2026). Pengiriman tersebut menandai semakin terbukanya akses komoditas perkebunan Berau ke pasar internasional.

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas mengatakan ekspor kakao ini menunjukkan potensi komoditas perkebunan daerah yang mulai menembus pasar global.

“Kita bersyukur, sumber daya perkebunan Berau mampu menembus pasar internasional, yang tentunya kita harapkan akan menjadi motivasi bagi para petani kakao dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Berau,” ujarnya.

Menurutnya, pengiriman kakao fermentasi premium ini juga memperlihatkan daya saing kakao Berau di pasar dunia. Komoditas tersebut dikenal memiliki karakter rasa khas dengan perpaduan pahit dan asam segar yang banyak diminati industri cokelat premium.

Kakao asal Berau sebelumnya juga mendapat pengakuan nasional sebagai biji kakao terbaik dalam ajang SIAL Interfood. Di tingkat internasional, komoditas ini juga diminati produsen cokelat asal Prancis, Valrhona.

“Ini merupakan peluang besar untuk memperluas ekspor kakao Berau, baik dalam bentuk biji kakao fermentasi premium maupun produk olahan bernilai tambah,” katanya.

Pemkab Berau juga pernah mempromosikan kakao Berau dalam ajang Amsterdam Cocoa Week di Amsterdam. Kegiatan tersebut dinilai membuka peluang jejaring perdagangan sekaligus memperkenalkan kakao Berau ke pasar Eropa.

Pemkab Berau menilai sektor kakao memiliki prospek besar untuk memperkuat ekonomi daerah. Pengembangan komoditas ini akan diarahkan pada peningkatan kualitas produksi, termasuk melalui proses fermentasi terstandar, teknik pengeringan yang baik, serta peningkatan kapasitas petani.

Pemkab Berau juga menyampaikan apresiasi kepada PT KHASS yang memfasilitasi ekspor kakao tersebut ke Prancis. Kerja sama ini diharapkan dapat memperluas pasar ekspor sekaligus meningkatkan nilai ekonomi bagi petani kakao di Berau.

Selain mendorong ekspor, Pemkab Berau juga berencana mengembangkan konsep agrowisata kakao. Konsep tersebut memungkinkan wisatawan melihat langsung proses budidaya hingga pengolahan kakao sekaligus mencicipi produk cokelat khas Berau.

Untuk mendukung pengembangan tersebut, Pemkab juga mendorong penguatan produk olahan kakao sebagai oleh-oleh daerah, sekaligus memperluas peran pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah dalam rantai ekonomi kakao.

[UHD]
*Dapatkan berita pilihan terbaru setiap hari dari Dailykaltim.co. Informasi terbaru juga dapat dilihat dan diikuti di seluruh media sosial Dailykaltim.co termasuk Instagram, Facebook, X (twitter), Tiktok dan Youtube.

Exit mobile version