Dailykaltim.co – Di banyak wilayah Timur Tengah, pohon kurma sering dijuluki sebagai “pohon kehidupan”. Julukan ini muncul karena hampir seluruh bagian pohon kurma dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan hidup manusia. Mulai dari buah, biji, batang, hingga daun dan pelepahnya memiliki fungsi ekonomi maupun pangan.

Dalam sejarah masyarakat gurun, pohon kurma bukan sekadar tanaman buah. Ia menjadi sumber energi, bahan bangunan, hingga bahan kerajinan.

Buah yang Kaya Nutrisi

Bagian yang paling dikenal tentu saja buah kurma. Buah ini mengandung karbohidrat alami yang tinggi sehingga sering dijadikan sumber energi cepat.

Selain gula alami, kurma juga mengandung serat, kalium, magnesium, serta berbagai senyawa antioksidan seperti polifenol.

Serat dalam kurma membantu menjaga kesehatan pencernaan, sementara kandungan mineralnya mendukung fungsi saraf, otot, serta kesehatan jantung.

Karena itu, kurma sering dijadikan makanan pemulih energi setelah aktivitas berat atau setelah berpuasa.

Biji Kurma Tak Sekadar Limbah

Tidak banyak yang mengetahui bahwa biji kurma juga memiliki nilai ekonomi.

Biji kurma dapat diolah menjadi bubuk minuman mirip kopi tanpa kafein. Selain itu, bijinya juga dapat diekstrak menjadi minyak yang banyak dimanfaatkan dalam industri kosmetik dan perawatan kulit.

Minyak biji kurma diketahui mengandung asam lemak serta antioksidan yang membantu menjaga kelembapan kulit dan memperkuat lapisan pelindung alami kulit.

Kayu dan Daun untuk Kebutuhan Hidup

Selain buah dan bijinya, bagian lain dari pohon kurma juga memiliki fungsi penting. Batang kurma dapat dimanfaatkan sebagai bahan bangunan sederhana, tiang rumah, hingga bahan bakar. Daun dan pelepahnya kerap diolah menjadi berbagai produk kerajinan seperti tikar, keranjang, dan anyaman.

Bahkan di beberapa daerah, serat dari pohon kurma dimanfaatkan untuk membuat tali atau bahan kerajinan tradisional.

Kurma sebagai Sistem Pangan

Dalam perspektif kesehatan global, kurma tidak hanya dipandang sebagai buah, tetapi juga sebagai bagian dari sistem pangan.

Di wilayah gurun, kurma berperan penting dalam menjaga ketahanan pangan karena mampu tumbuh di kondisi panas dan kering. Pohonnya dapat menghasilkan buah manis yang padat energi dan mudah disimpan.

Meski memiliki banyak manfaat, para ahli tetap mengingatkan bahwa konsumsi kurma perlu dilakukan secara seimbang.

Kurma memang kaya energi dan nutrisi, tetapi kandungan gulanya cukup tinggi. Oleh karena itu, mengonsumsi kurma dalam porsi wajar tetap menjadi kunci agar manfaat kesehatannya dapat diperoleh tanpa meningkatkan risiko kelebihan kalori.

Dengan sejarah panjang dan nilai gizi yang tinggi, kurma tetap menjadi salah satu buah yang relevan dalam pola hidup sehat masyarakat modern.

[UHD]
*Dapatkan berita pilihan terbaru setiap hari dari Dailykaltim.co. Informasi terbaru juga dapat dilihat dan diikuti di seluruh media sosial Dailykaltim.co termasuk Instagram, Facebook, X (twitter), Tiktok dan Youtube.

Exit mobile version