Dailykaltim.co — PT Patra Logistik mencatat volume penyaluran bahan bakar minyak (BBM) melalui Fuel Terminal Ketapang, Kalimantan Barat, mencapai sekitar 193 ribu kiloliter per tahun. Pasokan ini digunakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan sektor industri, terutama di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Penyaluran BBM di wilayah tersebut masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama kondisi geografis yang didominasi jalur perairan serta keterbatasan akses darat. Situasi ini membuat keberadaan infrastruktur distribusi menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan pasokan energi.

Fuel Terminal Ketapang berfungsi sebagai titik distribusi utama untuk menjangkau wilayah dengan akses terbatas, seperti Kabupaten Ketapang dan Kayong Utara. Dari terminal ini, penyaluran BBM mencakup 18 SPBU reguler, sekitar 40 SPBU non-reguler dan Pertashop, serta distribusi ke sektor industri melalui 73 unit mobil tangki.

Distribusi tersebut turut menopang aktivitas ekonomi daerah melalui ketersediaan energi yang relatif terjaga di berbagai wilayah.

Saat ini, kapasitas penyimpanan Fuel Terminal Ketapang mencapai 7.200 kiloliter untuk produk Biosolar, Pertalite, dan Pertamax. Penambahan kapasitas tangki juga direncanakan untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan di masa mendatang.

Direktur Pemasaran dan Operasi PT Patra Logistik, Joko Priyambodo, mengatakan terminal tersebut memiliki peran penting dalam menjaga kelancaran distribusi energi, termasuk di wilayah dengan tantangan geografis tinggi.

“Fuel Terminal Ketapang menjadi titik penting dalam memastikan energi dapat terus mengalir hingga ke masyarakat dan sektor industri, termasuk di wilayah dengan tantangan geografis tinggi. Kami memastikan operasional berjalan andal agar distribusi tetap terjaga,” ujarnya.

Dalam operasionalnya, PT Patra Logistik bekerja sama dengan PT Pertamina Patra Niaga sebagai bagian dari sistem distribusi energi nasional untuk memastikan penyaluran BBM berjalan tepat waktu dan tepat sasaran.

Seluruh proses distribusi dilakukan dengan mengacu pada standar keselamatan dan prosedur kerja yang berlaku guna menjaga keamanan serta keberlanjutan operasional.

Keberadaan Fuel Terminal Ketapang dinilai turut memperluas akses BBM di wilayah 3T sekaligus mendukung stabilitas ekonomi daerah.

[UHD]
*Dapatkan berita pilihan terbaru setiap hari dari Dailykaltim.co. Informasi terbaru juga dapat dilihat dan diikuti di seluruh media sosial Dailykaltim.co termasuk Instagram, Facebook, X (twitter), Tiktok dan Youtube.

Exit mobile version