Dailykaltim.co, Balikpapan – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyalurkan bantuan revitalisasi kepada 123 satuan pendidikan di wilayah Kalimantan Timur bagian selatan dan Kecamatan Sepaku saat menghadiri kegiatan Pagi Ceria di Hall BSCC Dome Balikpapan, Jumat (5/6/2026).

Bantuan tersebut diberikan untuk mendukung peningkatan sarana dan prasarana pendidikan sekaligus memperkuat proses pembelajaran di sekolah.

Kegiatan yang diikuti ribuan siswa dan guru dari Balikpapan, Paser, Penajam Paser Utara, Samarinda, Sepaku, dan Kutai Kartanegara tersebut juga dirangkai dengan peresmian sekolah penerima bantuan revitalisasi tahun 2025.

Dalam kesempatan tersebut, Abdul Mu’ti mengajak para siswa memanfaatkan fasilitas yang telah diberikan pemerintah untuk meningkatkan semangat belajar.

“Setelah sekolah kita perbaiki sesuai program Bapak Presiden, kalian semua harus belajar lebih semangat lagi, lebih giat lagi setelah sekolah mendapatkan bantuan perangkat pembelajaran,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi seluruh peserta didik.

“Apa yang menjadi program Bapak Presiden harus menjadikan sekolah kita aman, sehat, resik, dan indah. Karena itu kalian semua harus membiasakan diri berperilaku baik, bertutur kata yang baik, dan jangan menyakiti teman-teman,” pesannya.

Selain bantuan revitalisasi, pemerintah juga menyalurkan dukungan digitalisasi pendidikan berupa 423 unit interactive flat panel, 423 laptop, dan 423 hard disk eksternal untuk satuan pendidikan di Balikpapan.

Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud mengatakan pemerintah daerah terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan melalui berbagai program, mulai dari pembangunan sekolah baru, revitalisasi fasilitas pendidikan hingga penyediaan seragam gratis bagi peserta didik.

“Pemerintah Kota Balikpapan berkomitmen menjadikan pendidikan sebagai fondasi utama dalam membangun SDM yang unggul dan kompetitif,” kata Rahmad.

Usai kegiatan, Abdul Mu’ti menjelaskan program Pagi Ceria merupakan bagian dari upaya membangun karakter, kesehatan fisik, dan semangat kebangsaan peserta didik.

“Pertama, Kegiatan Pagi Ceria yang merupakan kebijakan kementerian. Kita bersama-sama menyanyikan lagu Indonesia Raya untuk menumbuhkan semangat nasionalisme, kemudian Senam Anak Indonesia Hebat agar anak-anak terbiasa dengan aktivitas fisik yang sehat, dan juga berdoa untuk memperkuat spiritualitas,” jelasnya.

Menurut Abdul Mu’ti, seluruh program revitalisasi sekolah di Kalimantan Timur pada 2025 telah rampung dilaksanakan.

“Alhamdulillah, untuk tahun 2025 di Kalimantan Timur semuanya selesai 100 persen. Insyaallah tahun 2026 juga sebagian sudah mulai berjalan,” katanya.

Ia menambahkan, pemerintah menargetkan revitalisasi 11.744 satuan pendidikan pada 2026 dengan dukungan anggaran Rp14 triliun. Program tersebut diprioritaskan bagi sekolah terdampak bencana, sekolah di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta sekolah yang mengalami kerusakan berat.

“Prioritas revitalisasi tahun 2026 adalah sekolah terdampak bencana alam, terutama di Sumatera dan daerah lain di Indonesia, kemudian sekolah di daerah 3T, serta sekolah yang mengalami kerusakan berat,” jelas Abdul Mu’ti.

Usai menghadiri kegiatan di BSCC Dome, Abdul Mu’ti melanjutkan kunjungan kerja dengan meninjau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di SMP Negeri 14 Balikpapan dan agenda penanaman mangrove di SMA Negeri 8 Balikpapan.

[UHD]
*Dapatkan berita pilihan terbaru setiap hari dari Dailykaltim.co. Informasi terbaru juga dapat dilihat dan diikuti di seluruh media sosial Dailykaltim.co termasuk Instagram, Facebook, X (twitter), Tiktok dan Youtube.

Exit mobile version