Dailykaltim.co, Penajam – Perumda Air Minum Danum Taka Penajam Paser Utara melakukan optimalisasi sumber air baku di Sungai Lawe-Lawe, Kelurahan Lawe-Lawe, Kecamatan Penajam. Langkah ini dilakukan untuk menjaga pasokan air menuju instalasi pengolahan, terutama menghadapi potensi penurunan debit pada musim kemarau.
Tim Perumda menyusuri aliran sungai dari kawasan hulu hingga intake atau titik pengambilan air baku. Dalam kegiatan tersebut, petugas memeriksa kondisi aliran sekaligus membersihkan tumbuhan liar, ranting, batang kayu, dan material alami lain yang berpotensi menghambat pasokan air.
Hambatan di aliran sungai dapat mengurangi volume air yang masuk ke intake. Jika dibiarkan, kondisi itu berisiko memengaruhi kapasitas pengolahan dan distribusi air bersih kepada pelanggan.
Direktur Perumda Air Minum Danum Taka PPU Abdul Rasyid menempatkan pemeliharaan sumber air baku sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas dan kesinambungan pelayanan. Hasil pemantauan lapangan juga digunakan sebagai bahan evaluasi untuk menentukan titik yang memerlukan penanganan lanjutan.
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah pencegahan sebelum musim kemarau berdampak terhadap ketersediaan air baku. Saat debit sungai menurun, kebutuhan air masyarakat tetap harus dipenuhi melalui pengelolaan distribusi dan instalasi yang lebih cermat.
Selain mengoptimalkan aliran air baku, pengelolaan layanan pada musim kemarau mencakup pemeliharaan instalasi, pengaturan kapasitas reservoir, pengendalian kebocoran, hingga penyiapan sumber air alternatif apabila dibutuhkan.
Tanpa langkah antisipasi, penurunan debit air berpotensi mengganggu pelayanan kepada pelanggan. Optimalisasi Sungai Lawe-Lawe diarahkan untuk memaksimalkan sumber air yang tersedia agar tetap dapat dialirkan menuju fasilitas pengolahan.
Perumda juga menilai keberlanjutan sumber air tidak dapat dipisahkan dari kondisi lingkungan daerah aliran sungai. Pemantauan ekosistem di sekitar sungai diperlukan untuk menjaga kualitas air baku dan ketersediaannya dalam jangka panjang.
Sungai Lawe-Lawe menjadi salah satu sumber air baku yang mendukung pelayanan Perumda Danum Taka. Karena itu, pemeliharaan aliran sungai, perawatan instalasi, dan pengelolaan distribusi perlu dilakukan secara berkelanjutan agar layanan air bersih tetap berjalan saat musim kemarau.
[PRD | ADV DISKOMINFO PPU]
*Dapatkan berita pilihan terbaru setiap hari dari Dailykaltim.co. Informasi terbaru juga dapat dilihat dan diikuti di seluruh media sosial Dailykaltim.co termasuk Instagram, Facebook, X (twitter), Tiktok dan Youtube.

