Dailykaltim.co, Bontang – Pemerintah Kota Bontang mulai mensosialisasikan rencana pembangunan Jaringan Gas Bumi (Jargas) Rumah Tangga Paket 4 melalui kegiatan yang digelar di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota, Selasa, 9 Desember. Sosialisasi ini menghadirkan pemaparan teknis dari Kementerian ESDM dan ditujukan untuk memberi pemahaman kepada masyarakat mengenai manfaat dan proses pembangunan jargas di wilayah kota.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Sony Suwito Adi Cahyono, mewakili Wali Kota. Bagian Ekonomi Setda Bontang menghadirkan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pembangunan Jargas Paket 4, Yunando, beserta tim dari Kementerian ESDM untuk memaparkan detail teknis pembangunan jaringan gas serta manfaat penggunaannya bagi rumah tangga.

Dalam sambutannya, Sony menjelaskan bahwa APBD Kota Bontang Tahun 2026 mengalami tekanan akibat penurunan dana transfer pusat hingga 37,76 persen. Meski begitu, ia menegaskan bahwa pemerintah kota tetap menjaga sinergi dengan pemerintah pusat agar pembangunan yang bersifat strategis tetap berjalan.

“Kita berhasil mendapatkan kuota sambungan jargas dari APBN melalui Kementerian ESDM RI sebanyak 10.553 Sambungan Rumah (SR). Ini bukti bahwa sinergi yang kuat membawa hasil nyata bagi masyarakat,” ujar Sony.

Ia juga menyampaikan bahwa pembangunan jargas bukan sekadar proyek teknis. “Sosialisasi hari ini sangat penting karena pembangunan infrastruktur gas bumi bukan sekadar proyek fisik menanam pipa, melainkan program transformasi energi dan ekonomi,” jelasnya.

Sony menjelaskan manfaat penggunaan jargas bagi rumah tangga yang dinilai mampu meningkatkan efisiensi belanja energi.

“Melalui jargas, masyarakat dapat merasakan penghematan signifikan dibandingkan penggunaan LPG tabung. Dana yang biasanya habis untuk energi dapat dialihkan untuk kebutuhan gizi maupun pendidikan anak,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa gas bumi merupakan sumber energi yang lebih bersih dan mendukung konsep Bontang sebagai Green City. Dari aspek kenyamanan, jargas juga dinilai memberi kemudahan lebih bagi warga.

“Masyarakat tidak perlu lagi khawatir kehabisan gas di tengah malam saat memasak. Aktivitas harian menjadi lebih lancar dan aman,” tambahnya.

Sony turut menyampaikan bahwa pembangunan jargas di Bontang telah berjalan sejak 2011 hingga 2018 dengan lebih dari 18.000 Sambungan Rumah Tangga (SR) yang telah terpasang.

“Ini menunjukkan upaya maksimal pemerintah yang terus dilakukan dari waktu ke waktu demi memberikan pelayanan publik terbaik kepada masyarakat,” ungkapnya.

Sosialisasi Jargas Paket 4 ini dihadiri sejumlah kepala OPD, pimpinan perusda termasuk Bontang Migas Energi (BME), para lurah, serta perwakilan masyarakat. Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan paparan teknis, diskusi, dan sesi tanya jawab mengenai pelaksanaan pembangunan jargas.

Dengan program ini, Pemerintah Kota Bontang berharap pemanfaatan energi bersih, hemat, dan aman dapat dirasakan secara lebih merata oleh masyarakat.

[UHD]
*Dapatkan berita pilihan terbaru setiap hari dari Dailykaltim.co. Informasi terbaru juga dapat dilihat dan diikuti di seluruh media sosial Dailykaltim.co termasuk Instagram, Facebook, X (twitter), Tiktok dan Youtube.

Exit mobile version