Dailykaltim.co, Kutim – Inovasi layanan menjadi strategi yang ditempuh RSUD Kudungga untuk menjaga kualitas pelayanan kesehatan di tengah tuntutan efisiensi anggaran. Rumah sakit daerah ini mulai mengombinasikan penguatan layanan medis dengan pengembangan layanan tambahan guna memperluas akses dan meningkatkan kenyamanan pasien.
Direktur RSUD Kudungga, dr. Muhammad Yusuf, menyebut manajemen rumah sakit menetapkan dua fokus utama pada 2026, yakni pengendalian biaya dan peningkatan pendapatan. Efisiensi diarahkan pada pengelolaan administrasi serta optimalisasi pelayanan, sementara peningkatan pendapatan dilakukan melalui pemanfaatan potensi layanan kesehatan yang tersedia.
Untuk mendukung strategi tersebut, RSUD Kudungga yang berlokasi di Jalan Soekarno-Hatta, Sangatta, tidak hanya memprioritaskan penguatan layanan medis dan pemenuhan alat kesehatan. Manajemen juga mulai mengembangkan sejumlah layanan tambahan di luar pelayanan inti rumah sakit.
Salah satu layanan yang dikembangkan adalah Medical Check Up (MCU) yang menyasar wilayah kecamatan serta perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kutai Timur. Untuk mendukung program ini, manajemen membentuk tim khusus yang memberikan layanan MCU secara langsung ke lapangan.
“Kami sudah membentuk tim khusus untuk turun langsung memberikan layanan MCU ke lapangan. Dan alhamdulillah sudah memberikan hasil yang baik. Dimana sudah ada beberapa Perusahaan yang siap jalin Kerjasama dengan kami,” ujarnya.
Selain layanan MCU, RSUD Kudungga juga merencanakan pengembangan jasa pendukung bagi keluarga pasien, seperti penyediaan layanan makanan sehat yang dikelola dapur rumah sakit serta layanan laundry terpusat. Layanan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan pasien dan keluarga selama masa perawatan, sekaligus menjaga standar kebersihan lingkungan rumah sakit.
Di sisi lain, manajemen rumah sakit juga memperketat pengawasan pemanfaatan sumber daya seiring kebijakan efisiensi anggaran. Pengawasan dilakukan dengan melibatkan jajaran struktural yang turun langsung ke lapangan untuk memastikan fasilitas, peralatan, dan tenaga medis dimanfaatkan secara optimal.
Melalui kombinasi langkah efisiensi dan pengembangan layanan tersebut, RSUD Kudungga menargetkan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan pada 2026. Manajemen berharap kebijakan ini berdampak pada kepuasan pasien sekaligus menjaga keberlanjutan operasional rumah sakit sebagai fasilitas rujukan di Kutai Timur.
[UHD]
*Dapatkan berita pilihan terbaru setiap hari dari Dailykaltim.co. Informasi terbaru juga dapat dilihat dan diikuti di seluruh media sosial Dailykaltim.co termasuk Instagram, Facebook, X (twitter), Tiktok dan Youtube.

