Dailykaltim.co, Kukar – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara menyiapkan Program 150 Juta per RT sebagai skema penanganan persoalan sosial di tingkat lingkungan sebelum pelaksanaan pembangunan fisik. Program tersebut disampaikan Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri dalam kegiatan di Gedung BPU Desa Sebuntal, Kecamatan Marangkayu, Kamis (5/2/2026).

Melalui program tersebut, setiap rukun tetangga akan memperoleh alokasi anggaran sebesar Rp150 juta per tahun. Dana tersebut diarahkan untuk menangani kebutuhan mendesak masyarakat, khususnya kelompok prasejahtera. Prioritas penggunaan anggaran mencakup perbaikan rumah warga kurang mampu serta bantuan bagi masyarakat desil 1 hingga 3, terutama di sektor kesehatan dan pendidikan.

Aulia menegaskan bahwa penyelesaian persoalan sosial menjadi prasyarat utama sebelum pembangunan fisik dijalankan di tingkat lingkungan.

“Tidak ada pembangunan fisik jika masalah sosial belum selesai,” tegasnya.

Pelaksanaan Program 150 Juta per RT dilakukan melalui mekanisme musyawarah di tingkat rukun tetangga sebagai dasar pengambilan keputusan penggunaan anggaran. Dalam ketentuannya, musyawarah tersebut wajib melibatkan sedikitnya 60 persen partisipasi perempuan sebagai bagian dari upaya memperkuat peran perempuan dalam proses perencanaan pembangunan di lingkungan masyarakat.

Aulia menjelaskan, data sosial yang dihimpun oleh masing-masing RT akan menjadi rujukan utama pemerintah daerah dalam menentukan bentuk intervensi program. Pendekatan berbasis data ini diharapkan mampu memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran dan sesuai dengan kondisi riil masyarakat di lapangan.

Program 150 Juta per RT dirancang sebagai instrumen penanganan masalah sosial berbasis komunitas, dengan tujuan membangun fondasi sosial yang kuat sebelum agenda pembangunan fisik dilaksanakan secara bertahap di wilayah Kutai Kartanegara.

[UHD]
*Dapatkan berita pilihan terbaru setiap hari dari Dailykaltim.co. Informasi terbaru juga dapat dilihat dan diikuti di seluruh media sosial Dailykaltim.co termasuk Instagram, Facebook, X (twitter), Tiktok dan Youtube.

Exit mobile version