Dailykaltim.co – FIFA resmi merilis daftar wasit internasional 2026, dan Indonesia menorehkan capaian penting dengan menempatkan 15 ofisial pertandingan ke dalam FIFA International Lists 2026. Penetapan ini tidak sekadar menambah jumlah perwakilan, tetapi juga menandai perluasan mandat wasit Indonesia di kompetisi global.

Sebanyak 15 nama dari PSSI masuk ke dalam empat kategori utama. Rinciannya meliputi empat FIFA Referee, delapan FIFA Assistant Referee, dua FIFA Video Match Official (VMO), serta tiga FIFA Futsal Referee. Status ini memberi legitimasi bagi para ofisial Indonesia untuk memimpin pertandingan internasional sepanjang 2026, sekaligus memperkuat peran strategis Indonesia dalam ekosistem perwasitan modern FIFA.

Dalam daftar tersebut, FIFA juga mencatat lompatan baru di lini pengawasan berbasis video. Thoriq Munir Alkatiri dan Naufal Adya Fairuski, dua wasit senior FIFA, kini berstatus resmi sebagai VMO. Kehadiran mereka sebagai Video Match Official menjadi yang pertama bagi PSSI dalam daftar internasional FIFA, menyusul implementasi sistem VAR di liga domestik BRI Super League sejak 2024. Langkah ini menegaskan bahwa peran wasit Indonesia kini merambah dari otoritas lapangan ke ruang kontrol teknologi pertandingan.

“Komite Wasit FIFA telah menetapkan FIFA International Lists untuk tahun 2026. Dalam daftar tersebut, sebanyak 15 wasit pertandingan Indonesia masuk sebagai bagian dari daftar resmi FIFA untuk menjalankan tugas di level internasional.” tegas Direktur Komite Wasit FIFA.

Penetapan ini juga memperlihatkan sinyal kuat regenerasi di tubuh perwasitan Indonesia. Gilang Ade Mizwar memperoleh badge FIFA pertamanya sebagai Assistant Referee, menandai masuknya generasi baru yang siap bersaing di level internasional. Di sisi lain, daftar 2026 juga menempatkan dua representasi wasit perempuan: Wina Apriliana Putri di kategori Assistant Referee, dan Tita Rosita di kategori futsal. Kehadiran ini menjadi penanda bahwa pembinaan wasit Indonesia mulai memberi ruang lebih luas bagi talenta perempuan di panggung global.

PSSI memproyeksikan 2026 sebagai momentum percepatan transformasi perwasitan nasional. Fokus pembinaan kini tidak hanya menyasar wasit sepak bola, tetapi juga wasit wanita, sepak bola pantai, hingga sepak bola pantai wanita sebagai target pengembangan jangka panjang. Arah ini memperlihatkan strategi Indonesia memperluas basis wasit berlisensi FIFA di berbagai disiplin pertandingan.

Dengan penambahan peran Video Match Official, Indonesia memasuki era baru perwasitan modern yang memadukan kepemimpinan di lapangan dan pengawasan berbasis kamera pertandingan. Penetapan 15 ofisial ini mempertegas ambisi Indonesia meningkatkan jam terbang global, memperkuat sistem pemantauan insiden pasca-pertandingan, serta membangun ekosistem perwasitan yang relevan dengan standar sepak bola modern FIFA 2026.

[UHD]
*Dapatkan berita pilihan terbaru setiap hari dari Dailykaltim.co. Informasi terbaru juga dapat dilihat dan diikuti di seluruh media sosial Dailykaltim.co termasuk Instagram, Facebook, X (twitter), Tiktok dan Youtube.

Exit mobile version