Dailykaltim.co, Penajam – Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor, menghadiri audiensi Asosiasi Kabupaten Penghasil Sawit Indonesia (AKPSI) bersama Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri, Akmal Malik, di Jakarta, Rabu, 1 Oktober 2025.
Pertemuan tersebut membahas peran strategis daerah penghasil sawit dalam memperkuat kemandirian fiskal melalui optimalisasi Dana Bagi Hasil (DBH) sektor perkebunan, sekaligus melakukan konsultasi terkait regulasi lintas kementerian dan lembaga.
“Audiensi ini merupakan bagian dari upaya AKPSI mengoptimalkan pendapatan daerah dari DBH sawit, yang didukung dengan regulasi lintas kementerian lembaga,” kata Mudyat Noor.
Menurutnya, perkebunan kelapa sawit menjadi salah satu penopang utama pendapatan daerah di tengah penyesuaian anggaran. DBH sawit juga memiliki peran vital dalam pembangunan infrastruktur, khususnya jalan umum yang digunakan masyarakat sekaligus menopang aktivitas perkebunan.
“Optimalisasi sektor ini sangat penting, khususnya untuk mendukung perbaikan infrastruktur di daerah penghasil sawit karena sejumlah jalan menjadi dampak dari mobilisasi sektor perkebunan utamanya jalan umum masyarakat,” ujarnya.
Mudyat menambahkan, AKPSI hadir sebagai wadah kolaborasi antara pemerintah daerah dan pusat dalam memperkuat kemandirian fiskal berbasis sektor perkebunan.
Direktur Jenderal Otonomi Daerah, Akmal Malik, menyambut baik langkah yang ditempuh AKPSI. Ia menekankan pentingnya kerja sama lintas pihak dalam pengelolaan potensi sawit.
“Sinergi antara pemerintah pusat, daerah, pelaku usaha, dan masyarakat mutlak diperlukan untuk memastikan keberlanjutan dan dalam pemanfaatan sumber daya perkebunan bagi sebagian daerah,” ujar Akmal Malik.
Ia juga menyoroti berbagai tantangan tata kelola perkebunan, mulai dari regulasi, kelembagaan petani, infrastruktur, hingga tuntutan global terkait keberlanjutan.
“Pentingnya regulasi berbasis data karena ini sebagai dasar dalam sinkronisasi program daerah kepada kelembagaan terkait, termasuk mendukung keinginan para kepala daerah terkait DBH sawit dari pemerintah pusat ke daerah,” jelasnya.
Akmal menegaskan bahwa Kemendagri berkomitmen mendukung AKPSI dalam mendorong optimalisasi DBH sawit dan kemandirian fiskal daerah, baik melalui sinkronisasi regulasi maupun koordinasi dengan kementerian terkait.
Audiensi ini turut dihadiri Bupati Mamuju Tengah, Bupati Pasang Kayu, Bupati Mamuju, serta jajaran pengurus AKPSI.
[UHD]
*Dapatkan berita pilihan terbaru setiap hari dari Dailykaltim.co. Informasi terbaru juga dapat dilihat dan diikuti di seluruh media sosial Dailykaltim.co termasuk Instagram, Facebook, X (twitter), Tiktok dan Youtube.
