Dailykaltim.co, Paser – Desa Lori, Kecamatan Tanjung Harapan, Kabupaten Paser, menjadi lokasi peluncuran sejumlah program yang berkaitan dengan keamanan wilayah pesisir, pencegahan narkoba, dan penguatan ekonomi nelayan dalam rangka peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Rabu (8/7/2026).

Kegiatan tersebut ditandai dengan peresmian Pos Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Paser di Desa Lori, pencanangan Kampung Bebas Narkoba, serta dukungan terhadap Program Penguatan Kampung Nelayan Merah Putih.

Acara dihadiri Wakil Bupati Paser Ikhwan Antasari, perwakilan Polres Paser, unsur pemerintah daerah, aparat keamanan, pemerintah desa, hingga tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Ikhwan menilai keberadaan Pos Satpolairud memiliki peran penting bagi masyarakat pesisir mengingat Desa Lori menjadi salah satu titik transit jalur laut yang menghubungkan sejumlah desa di wilayah pesisir dengan pusat pemerintahan Kabupaten Paser.

“Hadirnya Pos Satpolairud ini diharapkan menjadi pusat koordinasi serta memperkuat pelayanan dan keamanan bagi masyarakat pesisir di Kecamatan Tanjung Harapan,” ujarnya.

Selain penguatan keamanan, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan pencanangan Desa Lori sebagai Kampung Bebas Narkoba. Program ini diarahkan untuk memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika hingga ke tingkat desa melalui keterlibatan berbagai elemen masyarakat.

Ikhwan mengatakan keberhasilan program tersebut memerlukan dukungan bersama, mulai dari tokoh agama, tokoh adat, pemerintah desa, organisasi kemasyarakatan, hingga kalangan pemuda yang berperan menjaga lingkungan sosial di tingkat akar rumput.

Ia berharap Desa Lori dapat menjadi contoh bagi wilayah lain dalam membangun lingkungan yang bebas dari penyalahgunaan narkoba sekaligus menciptakan ruang hidup yang lebih aman bagi masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, dukungan juga diberikan terhadap Program Penguatan Kampung Nelayan Merah Putih yang difokuskan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.

“Program ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas nelayan, menciptakan lingkungan yang bersih dan tertata, sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan di wilayah pesisir,” katanya.

Menurut Ikhwan, penguatan keamanan, pencegahan narkoba, dan pemberdayaan nelayan merupakan agenda yang saling berkaitan. Lingkungan yang aman dan kondusif dinilai menjadi fondasi penting bagi masyarakat untuk mengembangkan potensi ekonomi, termasuk sektor perikanan dan kelautan.

Dalam kegiatan tersebut, ia juga menyoroti perkembangan infrastruktur menuju Desa Lori yang dinilai semakin mendukung mobilitas masyarakat. Akses perjalanan dari Tanah Grogot menuju desa tersebut kini menjadi lebih singkat dibanding beberapa tahun sebelumnya.

Selain itu, pemerintah daerah disebut masih melanjutkan penyempurnaan sejumlah ruas jalan yang tersisa serta berupaya memenuhi kebutuhan sarana air bersih bagi masyarakat pesisir.

Ikhwan turut mengajak masyarakat menjaga fasilitas publik yang telah dibangun, termasuk pelabuhan dan Pos Satpolairud, agar dapat dimanfaatkan secara optimal dalam mendukung aktivitas masyarakat sehari-hari.

Di akhir sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polres Paser atas peran mereka dalam menjaga keamanan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Mari kita terus memperkuat sinergitas untuk mewujudkan Paser TUNTAS, yaitu Kabupaten Paser yang Tangguh, Unggul, Transformatif, Adil, dan Sejahtera, sejalan dengan semangat Polri Presisi, Polri untuk Masyarakat,” tutupnya.

[UHD]
*Dapatkan berita pilihan terbaru setiap hari dari Dailykaltim.co. Informasi terbaru juga dapat dilihat dan diikuti di seluruh media sosial Dailykaltim.co termasuk Instagram, Facebook, X (twitter), Tiktok dan Youtube.

Exit mobile version