Dailykaltim.co, Kukar – Kabupaten Kutai Kartanegara terus mempersiapkan diri menjelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Provinsi Kalimantan Timur 2026. Sejumlah aspek penyelenggaraan mulai dimatangkan, mulai dari konsep acara, publikasi, identitas visual kegiatan, hingga kesiapan layanan bagi kafilah peserta dari seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Timur.

Hingga pertengahan Juli 2026, persiapan pelaksanaan MTQ disebut telah mencapai sekitar 80 persen. Panitia masih menyelesaikan sejumlah detail teknis sebelum memasuki tahapan final menjelang pelaksanaan agenda keagamaan tingkat provinsi tersebut.

Dalam rapat koordinasi yang digelar di Sekretariat Daerah Kutai Kartanegara, Selasa, 14 Juli 2026, berbagai kebutuhan penyelenggaraan menjadi fokus pembahasan. Di antaranya penyusunan rangkaian acara, jadwal kegiatan, konsep pameran, media center, hingga desain maskot dan logo yang akan menjadi identitas resmi MTQ Kaltim 2026.

Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kutai Kartanegara, Dafip Haryanto, mengatakan beberapa komponen masih memerlukan pembahasan lanjutan agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan sesuai rencana.

“Ada beberapa catatan penting yang akan segera ditindaklanjuti agar pelaksanaan berjalan dengan baik. Khusus untuk tema maskot, logo, dan flowdown acara masih akan kita bahas lagi,” ujarnya.

Selain aspek teknis, panitia juga menyiapkan skema pendampingan kafilah serta konsep pameran yang akan menjadi bagian dari rangkaian kegiatan MTQ. Seluruh persiapan dilakukan dengan mempertimbangkan efektivitas anggaran tanpa mengurangi kualitas pelaksanaan.

“Kita harus memaksimalkan dana yang ada. Bagaimanapun acaranya harus sukses untuk menjaga marwah Kabupaten Kutai Kartanegara, namun tetap mengedepankan prinsip efisiensi,” kata Dafip.

Menurut dia, berbagai perangkat daerah yang terlibat dalam kepanitiaan kini tengah menyelesaikan tugas masing-masing sebelum dilakukan pembahasan lanjutan bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

“Kalau saya simpulkan, hari ini persiapannya sudah sekitar 80 persen. Nanti akan ada rapat besar bersama Gubernur, dan sebelum itu kita harus benar-benar siap,” pungkasnya.

Sebagai tuan rumah MTQ Kaltim 2026, Kutai Kartanegara akan menjadi pusat pelaksanaan berbagai cabang perlombaan Al-Qur’an yang diikuti kafilah dari 10 kabupaten dan kota di Kalimantan Timur. Selain kompetisi, kegiatan ini juga diharapkan menjadi ruang promosi budaya, ekonomi kreatif, dan potensi daerah kepada para peserta maupun pengunjung.

[UHD]
*Dapatkan berita pilihan terbaru setiap hari dari Dailykaltim.co. Informasi terbaru juga dapat dilihat dan diikuti di seluruh media sosial Dailykaltim.co termasuk Instagram, Facebook, X (twitter), Tiktok dan Youtube.

Exit mobile version