Dailykaltim.co – PT Patra Logistik memperkuat pengawasan operasional distribusi energi di Batam melalui kegiatan Management Walkthrough (MWT) yang mencakup Depot Supply Point (DSP) Batam dan Integrated Terminal (IT) Batam. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kelancaran distribusi energi, kesiapan sarana pendukung, serta penerapan standar keselamatan di seluruh rantai operasional.

Kegiatan tersebut dipimpin Direktur Pemasaran dan Operasi PT Patra Logistik, Joko Priyambodo, bersama jajaran manajemen perusahaan. Peninjauan diawali dengan pemeriksaan fasilitas dan sarana operasional di DSP Batam, termasuk kesiapan gudang penyimpanan yang mendukung distribusi produk pelumas.

DSP Batam menjadi salah satu titik penting dalam penyaluran pelumas ke wilayah Batam dan sekitarnya. Fasilitas penyimpanan yang tersedia terdiri atas gudang Lithos dengan kapasitas 241 kiloliter (KL) dan gudang Drum berkapasitas 963 KL. Kapasitas tersebut digunakan untuk mendukung pengelolaan stok sekaligus memastikan distribusi produk berjalan lancar kepada pelanggan maupun jaringan distribusi.

Setelah meninjau fasilitas pelumas, manajemen melanjutkan kunjungan ke Integrated Terminal Batam untuk mengevaluasi layanan distribusi bahan bakar minyak (BBM) yang dijalankan melalui Project Fleet Management.

Peninjauan difokuskan pada kesiapan armada angkutan, penerapan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE), serta efektivitas pengelolaan distribusi BBM dari terminal menuju berbagai titik layanan.

Dalam operasionalnya, Patra Logistik mendukung distribusi BBM PT Pertamina Patra Niaga melalui 13 unit mobil tangki yang dioperasikan oleh 38 Awak Mobil Tangki (AMT). Armada tersebut melayani penyaluran BBM ke 38 SPBU dan satu SPBU Nelayan di wilayah Batam.

Rata-rata distribusi yang dilakukan mencapai 1.120 KL per hari. Volume tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga ketersediaan pasokan energi bagi masyarakat dan sektor usaha di kawasan tersebut.

Sepanjang Januari hingga Juni 2026, perusahaan mencatat realisasi penyaluran BBM sebesar 197.456 KL. Angka itu setara dengan rata-rata distribusi sekitar 32.909 KL setiap bulan.

Direktur Pemasaran dan Operasi PT Patra Logistik, Joko Priyambodo, mengatakan kegiatan Management Walkthrough menjadi salah satu instrumen perusahaan untuk memastikan operasional di lapangan berjalan sesuai standar sekaligus mendorong peningkatan kualitas layanan.

“Kunjungan ini bagian dari pengawasan manajemen terhadap operasional di lapangan. Kami ingin memastikan seluruh infrastruktur, armada, serta sumber daya yang kami miliki siap mendukung distribusi energi yang andal, sekaligus terus meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan,” ujar Joko.

Menurut perusahaan, pengawasan rutin terhadap fasilitas, armada, dan sumber daya manusia menjadi bagian penting dalam menjaga keandalan distribusi energi. Selain itu, penerapan prinsip HSSE secara konsisten juga menjadi fokus utama untuk memastikan operasional berjalan aman dan efisien.

Melalui evaluasi lapangan tersebut, Patra Logistik berupaya memperkuat pengelolaan logistik energi sekaligus mendukung kelancaran rantai pasok BBM di wilayah Batam. Upaya itu juga menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam menjaga kualitas layanan distribusi energi yang aman, andal, dan berkelanjutan.

[UHD]
*Dapatkan berita pilihan terbaru setiap hari dari Dailykaltim.co. Informasi terbaru juga dapat dilihat dan diikuti di seluruh media sosial Dailykaltim.co termasuk Instagram, Facebook, X (twitter), Tiktok dan Youtube.

Exit mobile version