Dailykaltim.co, Penajam – Kerusakan pada struktur dermaga, tangga, dan ponton menjadi perhatian dalam audiensi Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara dengan Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Timur. Tiga fasilitas pelabuhan itu ditargetkan mendapat penanganan awal melalui anggaran perubahan.

Wakil Bupati PPU Abdul Waris Muin bertemu Kepala Dinas Perhubungan Kaltim Yusliando beserta jajaran di Kantor Dishub Kaltim, Samarinda, Rabu, 26 Agustus 2026. Pertemuan tersebut membahas kondisi infrastruktur pelabuhan, persoalan aset, serta keselamatan aktivitas pelayaran masyarakat.

Yusliando mengatakan Dishub Kaltim telah membentuk tim dan melakukan pendataan di lapangan setelah menerima informasi mengenai kondisi fasilitas pelabuhan.

“Setelah mendapat informasi terkait kondisi di lapangan, kami sudah membentuk tim dan melakukan pendataan. Memang ada beberapa bagian yang perlu sekali ditangani,” jelas Yusliando.

Dari hasil pendataan, terdapat tiga bagian yang diprioritaskan. Pertama, tiang atau struktur dermaga yang mengalami kerusakan, termasuk bagian yang putus dan menggantung. Kedua, tangga pelabuhan yang kondisinya rusak. Ketiga, ponton yang juga perlu ditangani.

Dishub Kaltim, kata Yusliando, akan mengupayakan perbaikan awal terhadap tiga fasilitas itu melalui anggaran perubahan. Untuk perbaikan menyeluruh, pemerintah provinsi akan mengusulkannya dalam anggaran 2027, termasuk kemungkinan pembangunan baru.

“Jadi tiga bagian itu kami tangani terlebih dahulu. Sambil kami mengusulkan di 2027 untuk memperbaiki semuanya, bahkan kalau memungkinkan kita bangun baru,” ujarnya.

Yusliando mengatakan Pemkab PPU perlu memperkuat koordinasi dengan pemerintah provinsi untuk mempercepat proses penanganan. Dukungan itu dapat dilakukan melalui surat resmi maupun komunikasi kepada Gubernur Kalimantan Timur.

Menanggapi hal tersebut, Abdul Waris menyatakan Pemkab PPU siap mengawal kebutuhan perbaikan pelabuhan. Menurut dia, kondisi infrastruktur pelabuhan berkaitan langsung dengan kelancaran aktivitas dan keselamatan masyarakat.

“Nanti kita usahakan. Kita akan koordinasikan dan bersurat, kemudian kalau diperlukan kita juga akan berkomunikasi dengan Pak Gubernur,” kata Waris.

Audiensi itu juga membahas persoalan lahan dan administrasi aset yang terkait dengan fasilitas pelabuhan. Waris mengatakan Pemkab PPU akan berkoordinasi dengan perangkat daerah terkait agar proses administrasi dapat segera diselesaikan.

Selain itu, kedua pihak membicarakan kondisi alur pelayaran dan aktivitas penyeberangan warga. Jalur pelayaran dinilai perlu dijaga agar tetap aman dan tidak terganggu aktivitas di sekitar kawasan pelabuhan.

Waris berharap hasil pertemuan tersebut segera ditindaklanjuti melalui koordinasi teknis. Ia mengingatkan agar usulan perbaikan tidak berhenti pada tahap administrasi.

“Yang penting kita kawal bersama. Jangan sampai usulan berhenti di proposal. Harus ada tindak lanjut sampai ke bidang teknis, sehingga apa yang menjadi kebutuhan masyarakat benar-benar bisa ditangani,” pungkasnya.

[PRD | ADV DISKOMINFO PPU]

*Dapatkan berita pilihan terbaru setiap hari dari Dailykaltim.co. Informasi terbaru juga dapat dilihat dan diikuti di seluruh media sosial Dailykaltim.co termasuk Instagram, Facebook, X (twitter), Tiktok dan Youtube.

Exit mobile version