Dailykaltim.co, Penajam – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Penajam Paser Utara (PPU) menyiapkan dukungan kesehatan bagi petugas yang menangani kebakaran hutan dan lahan atau karhutla. Dukungan tersebut diberikan untuk menjaga stamina personel yang harus bekerja dalam kondisi panas, berasap, dan menghadapi medan sulit.

Kepala BPBD PPU, Nurlaila, mengatakan kondisi kesehatan petugas menjadi perhatian dalam setiap operasi penanganan. Petugas yang turun ke lapangan membutuhkan asupan, cairan, dan dukungan tambahan agar tetap mampu bekerja dalam durasi panjang.

“Kendala kesehatan, insyaallah kita support. Yang pasti konsumsi, kemudian minuman. Mungkin ini sebentar lagi kita akan belikan vitamin supaya petugas di lapangan itu bisa tetap menjaga staminanya,” ujar Nurlaila.

Menurutnya, penanganan karhutla sering kali tidak selesai dalam waktu singkat. Pada beberapa kejadian, petugas harus bertahan di lapangan hingga berjam-jam, bahkan kembali melakukan pendinginan pada hari berikutnya apabila masih ada potensi bara.

Situasi itu membuat kebutuhan logistik petugas tidak boleh diabaikan. Konsumsi dan minuman menjadi dukungan dasar, sementara vitamin disiapkan untuk membantu menjaga daya tahan tubuh selama periode rawan karhutla.

Nurlaila mengatakan, stamina petugas menjadi bagian penting dari keberhasilan penanganan. Jika kondisi fisik personel menurun, operasi pemadaman juga dapat terganggu, terutama ketika lokasi kebakaran sulit dijangkau.

Selain dukungan saat kejadian, BPBD PPU juga tetap menjalankan latihan fisik. Kegiatan tersebut diperlukan agar petugas memiliki kesiapan tubuh yang baik saat harus bergerak cepat ke lokasi karhutla.

“Latihan-latihan fisik juga tetap dilakukan dan beberapa kegiatan-kegiatan lain yang mungkin support pimpinan organisasi yang bisa meng-upgrade, tapi tetap menstabilkan kondisi semua petugas di lapangan,” katanya.

Menurut Nurlaila, peningkatan kapasitas petugas tidak hanya berkaitan dengan kemampuan teknis pemadaman. Kesiapan fisik, ketahanan tubuh, dan kemampuan bekerja dalam tekanan juga menjadi bagian penting dalam tugas kebencanaan.

Petugas karhutla kerap menghadapi kondisi ekstrem, mulai dari paparan panas matahari, asap tebal, debu, hingga panas api. Dalam kondisi seperti itu, stamina yang terjaga sangat dibutuhkan agar petugas tetap fokus dan aman saat bekerja.

[PRD | ADV DISKOMINFO PPU]

*Dapatkan berita pilihan terbaru setiap hari dari Dailykaltim.co. Informasi terbaru juga dapat dilihat dan diikuti di seluruh media sosial Dailykaltim.co termasuk Instagram, Facebook, X (twitter), Tiktok dan Youtube.

Exit mobile version