Dailykaltim.co, Penajam – Ketersediaan bahan bakar minyak atau BBM bersubsidi masih menjadi kebutuhan utama bagi nelayan di Penajam Paser Utara (PPU). Dinas Perikanan (Diskan) PPU menilai, tanpa dukungan BBM, aktivitas penangkapan ikan nelayan akan sulit berjalan optimal.

Kepala Dinas Perikanan PPU, Andi Trasodiharto, mengatakan BBM merupakan salah satu komponen paling penting dalam operasional nelayan. Sebagian besar aktivitas penangkapan ikan bergantung pada ketersediaan bahan bakar untuk melaut.

“Terkait BBM ini memang menjadi hal yang krusial, ya, buat teman-teman nelayan. Tanpa adanya BBM ini juga kesulitan untuk melakukan aktivitas atau penangkapan ikan,” ujar Andi.

Menurutnya, kebutuhan BBM setiap nelayan tidak bisa disamaratakan. Jumlah BBM yang dibutuhkan sangat bergantung pada kapasitas kapal, ukuran mesin, jarak tempuh, serta lama waktu nelayan beraktivitas di laut.

“Karena kalau saya melihat, memang kebutuhan nelayan itu kan tergantung dari kapasitas gross ton mesin yang dia gunakan,” katanya.

Andi menjelaskan, untuk kapal dengan kapasitas tertentu, kebutuhan BBM dapat mencapai sekitar satu ton per bulan. Jumlah itu dihitung berdasarkan masa kerja nelayan yang rata-rata mencapai sekitar 20 hari dalam sebulan.

“Kalau di 30 gross ton, 20 sampai 30 itu kita hanya bisa memberikan kurang lebih sekitar 1 ton per bulan, dengan masa tenggang dia bekerja kurang lebih sekitar 20 hari itu, ya,” jelasnya.

Kondisi tersebut membuat BBM bersubsidi menjadi penopang penting bagi keberlangsungan usaha perikanan tangkap. Jika akses terhadap BBM terbatas, biaya operasional nelayan akan meningkat dan berdampak pada kemampuan mereka untuk melaut.

Diskan PPU menilai, dukungan BBM bersubsidi bukan hanya menyangkut kepentingan nelayan secara individu. Lebih jauh, BBM juga berpengaruh terhadap produksi perikanan, distribusi hasil tangkapan, hingga pendapatan keluarga nelayan.

Karena itu, pemerintah daerah terus berupaya memperluas akses BBM bersubsidi bagi nelayan. Diskan PPU ingin memastikan kebutuhan dasar nelayan dapat terpenuhi secara bertahap, terutama bagi mereka yang benar-benar menggantungkan penghasilan dari aktivitas melaut.

[PRD | ADV DISKOMINFO PPU]

*Dapatkan berita pilihan terbaru setiap hari dari Dailykaltim.co. Informasi terbaru juga dapat dilihat dan diikuti di seluruh media sosial Dailykaltim.co termasuk Instagram, Facebook, X (twitter), Tiktok dan Youtube.

Exit mobile version