Dailykaltim.co, Kutim – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur menjajaki kerja sama pendidikan dengan Sampoerna University, perguruan tinggi swasta di Jakarta yang menerapkan kurikulum berbasis sistem pendidikan Amerika Serikat dan menggunakan bahasa Inggris sebagai pengantar.
Kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kutai Timur memperluas akses pendidikan tinggi, selain program beasiswa dan bantuan sarana pendidikan yang telah berjalan di berbagai jenjang.
Wakil Bupati Kutim Mahyunadi menyebut, awalnya kuota beasiswa yang disepakati hanya lima orang. Namun setelah komunikasi lanjutan, jumlah penerima bertambah menjadi 10 mahasiswa untuk tahun 2026 ini.
“Kesepakatan awal yang dimasukkan lima orang. Namun setelah adanya komunikasi yang intens kita mendapat tambahan lima lagi. Jadi alhamdulillah tahun ini kita dapatkan sepuluh orang yang masuk beasiswa di Sampoerna, ” ujarnya belum lama ini.
Menurut Mahyunadi, pembiayaan dilakukan dengan skema cost sharing antara pemerintah daerah dan pihak universitas. Skema tersebut dinilai sebagai solusi di tengah keterbatasan anggaran daerah untuk mendanai pendidikan tinggi secara penuh.
“Ini adalah peluang emas bagi anak-anak kita untuk kuliah di tempat yang berkualitas tanpa harus terbebani biaya yang besar,” ungkapnya.
Ia menambahkan, proses seleksi dilakukan secara terbuka untuk menjamin kualitas calon mahasiswa. Pemerintah Kutim, tidak melakukan intervensi dalam tahapan seleksi.
Mahyunadi berharap kerja sama ini bisa menjadi pijakan untuk menjalin kemitraan dengan institusi pendidikan lain, termasuk yang bertaraf internasional. Pemerintah Kutim juga menargetkan para penerima beasiswa dapat kembali ke Kutim setelah lulus dan berkontribusi dalam pembangunan daerah.
[UHD]
*Dapatkan berita pilihan terbaru setiap hari dari Dailykaltim.co. Informasi terbaru juga dapat dilihat dan diikuti di seluruh media sosial Dailykaltim.co termasuk Instagram, Facebook, X (twitter), Tiktok dan Youtube.

