Dailykaltim.co, Penajam – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus memperkuat digitalisasi pelayanan perizinan. Pembenahan tidak hanya diarahkan pada aplikasi pelayanan, tetapi juga website yang akan memuat informasi perizinan hingga gambaran iklim investasi di daerah.
Kepala DPMPTSP PPU, Amrullah mengatakan pelayanan kepada masyarakat menjadi salah satu fungsi utama instansinya. Karena itu, peningkatan kualitas pelayanan menjadi hal yang harus terus dilakukan.
“DPMPTSP ini kan kita adalah pelayanan, kunci pelayanan kepada masyarakat. Tentunya kita harus meningkatkan layanan kita kepada masyarakat,” kata Amrullah.
Menurutnya, penguatan digitalisasi menjadi salah satu kebutuhan utama dalam pelayanan perizinan saat ini. Sebab, proses perizinan semakin banyak dilakukan menggunakan sistem berbasis aplikasi.
“Kita di sini banyak hal yang harus kita tingkatkan terkait masalah digitalisasi. Mungkin aplikasi-aplikasi yang harus kita (tingkatkan), karena memang proses perizinan sekarang ini melalui aplikasi,” ujarnya.
Amrullah menilai penggunaan aplikasi memberikan dampak positif terhadap pola pelayanan. Salah satunya karena pemohon tidak lagi harus banyak berinteraksi secara langsung dengan petugas dalam proses pengajuan perizinan.
“DPMPTSP saat ini sudah cukup bagus. Karena istilahnya dengan adanya aplikasi itu kan artinya pemohon ini tidak berhadapan langsung dengan pihak-pihak pelayanan,” jelasnya.
Meski demikian, penguatan layanan digital masih terus dilakukan. Salah satu yang menjadi perhatian ialah pembenahan website DPMPTSP.
Amrullah mengatakan terdapat pegawai yang tengah mengikuti Pelatihan Dasar dan membawa gagasan pengembangan website sebagai bagian dari upaya meningkatkan pelayanan.
“Olehnya itu, yang harus kita perkuat saat ini memang terkait masalah layanan ini. Untuk website-nya ada teman-teman yang ikut Latsar sekarang ini. Jadi itu nanti pembenahannya mungkin terkait masalah website kita,” katanya.
Website tersebut nantinya diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai sarana informasi kelembagaan, melainkan juga menjadi kanal yang memberikan gambaran mengenai proses perizinan hingga iklim investasi di PPU.
“Jadi terkait masalah proses perizinan yang sekarang ini, terkait iklim investasi, itu nanti akan tergambar di situ, di website kita,” ujarnya.
Menurut Amrullah, penyampaian informasi investasi menjadi penting agar masyarakat maupun calon investor dapat mengetahui berbagai peluang dan potensi yang tersedia di PPU.
Selain pembenahan sarana digital, DPMPTSP juga menaruh perhatian pada kepastian waktu pelayanan. Amrullah mengatakan terdapat standar operasional prosedur yang harus dipenuhi agar proses perizinan dapat diselesaikan sesuai target waktu.
“Khususnya perizinan, mungkin target-target ada SOP yang harus dilakukan PTSP sehingga layanan perizinan ini tepat waktu,” katanya.
Penguatan sistem digital, pembenahan website, serta penerapan SOP pelayanan diharapkan dapat membuat proses perizinan semakin mudah diakses, transparan, dan memberikan kepastian bagi masyarakat maupun investor.
DPMPTSP juga berharap informasi mengenai potensi investasi daerah dapat tersampaikan lebih luas sehingga turut mendorong masuknya kegiatan investasi ke PPU.
[PRD | ADV DISKOMINFO PPU]
*Dapatkan berita pilihan terbaru setiap hari dari Dailykaltim.co. Informasi terbaru juga dapat dilihat dan diikuti di seluruh media sosial Dailykaltim.co termasuk Instagram, Facebook, X (twitter), Tiktok dan Youtube.

