Cerita tentang praktik kanibalisme pernah melekat pada kelompok Zimba di Afrika bagian tenggara. Dalam sejumlah catatan sejarah Portugis, kelompok ini digambarkan sebagai masyarakat yang memakan manusia, bahkan disebut memperjualbelikan daging manusia.

Kisah tersebut diangkat National Geographic Indonesia melalui video berjudul Suku Kanibal yang Menjual Daging Manusia di Pasar. Video yang dipublikasikan pada 1 November 2022 itu membahas komunitas Zimba yang jejak sejarahnya berkaitan dengan wilayah Mozambik dan Zimbabwe.

Salah satu sumber yang dibahas berasal dari catatan pendeta Portugis João dos Santos pada akhir abad ke-16. Ia menggambarkan Zimba sebagai kelompok yang melakukan kanibalisme dalam periode konflik dan pergolakan politik di kawasan tersebut. Catatan inilah yang kemudian banyak menjadi rujukan dalam pembahasan mengenai Zimba.

Namun, klaim tersebut tidak sepenuhnya dapat dibaca sebagai fakta sejarah yang sederhana. Sejarawan Eric Allina dalam Journal of Southern African Studies pada 2011 justru menelaah bagaimana cerita tentang kanibalisme itu terbentuk. Ia tidak berusaha memastikan apakah Zimba benar-benar memakan manusia, melainkan menelusuri bagaimana João dos Santos sampai mempercayai dan mencatat cerita tersebut.

Menurut kajian tersebut, sebutan kanibalisme bisa berkaitan dengan cara masyarakat pada masa itu menggambarkan kekuasaan, kekerasan, dan konflik politik. Artinya, kisah mengenai Zimba juga perlu dipahami dengan mempertimbangkan konteks sejarah dan keterbatasan sumber yang berasal dari ratusan tahun lalu.

Cerita Zimba akhirnya menjadi contoh bagaimana sebuah kelompok dapat dikenang melalui catatan yang dramatis, tetapi kebenarannya tetap perlu dibaca secara kritis ketika dibandingkan dengan penelitian sejarah modern.

Tayangan selengkapnya dapat disaksikan melalui kanal YouTube terkait.

Exit mobile version