Close Menu
  • Beranda
  • Topik
    • Nasional
    • Kaltim
    • Politik
    • Insidental
    • Lipsus
    • Opini
    • Infografis
    • Pariwara
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kukar
    • Kubar
    • Kutim
    • Berau
    • PPU
    • Paser
    • Mahulu
  • Lainnya
    • Internasional
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Budaya
    • Rupa
  • Tertaut
    • Pasang Iklan
    • Media Partner
    • Publikasi Opini
    • Saluran
  • Info
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Hak Koreksi
  • Video

Dapatkan Info Terbaru!

Tetap up-to-date dengan berita hangat dan cerita menarik seputar Kalimantan, bisnis, dan gaya hidup.

Terbaru

Timnas U-19 Gagal ke Final usai Tumbang 0-1 dari Australia

12/06/2026 7:39 AM

BRIN Kembangkan Teknologi Penyaring Air dari Limbah Botol Plastik

12/06/2026 7:31 AM

Gemarikan Sambangi SDN 011 Samarinda, Dorong Konsumsi Ikan dan Gizi Anak

12/06/2026 7:10 AM
Instagram TikTok Facebook X (Twitter) YouTube LinkedIn
Breaking
  • Timnas U-19 Gagal ke Final usai Tumbang 0-1 dari Australia
  • BRIN Kembangkan Teknologi Penyaring Air dari Limbah Botol Plastik
  • Gemarikan Sambangi SDN 011 Samarinda, Dorong Konsumsi Ikan dan Gizi Anak
  • Menpora Ajak Pemda Gelar Nobar Gratis Piala Dunia 2026
  • Kutim Bidik Emas, Matangkan Strategi Hadapi Porprov Kaltim 2026
  • Sekolah Rakyat Samarinda Ditargetkan Beroperasi 20 Juni
  • Wings Air Buka Rute Samarinda-Melak, Waktu Tempuh Dipangkas Jadi 45 Menit
  • Dua Pertiga Pekerja di PPU Belum Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan
  • PPU Prioritaskan Pemenuhan SPM Tahun 2026
  • Indonesia Menang Tiga Set atas Hong Kong di AVC Cup Women 2026
  • Meski Berpotensi Hujan, BMKG Minta Warga Kaltim Waspadai Karhutla
  • Timnas Indonesia Tundukkan Mozambik, Sapu Bersih FIFA Matchday Juni 2026
  • Pertamina Naikkan Harga Pertamax Jadi Rp16.250 per Liter Mulai 10 Juni
  • Sewa Habis Sejak 2022, Jalan Hauling di Lahan Pemkot Samarinda Diduga Masih Beroperasi
  • BRIN Kembangkan Chatbot AI untuk Edukasi Pasien Cuci Darah
  • Kemnaker Permudah Pengajuan Job Fair Lewat Platform SIAPkerja
  • KAI Sediakan 1,17 Juta Kursi Diskon 30 Persen Selama Libur Sekolah
  • Gubernur Kaltim Pastikan Tak Ada PHK PPPK
  • Bontang Gelar Operasi Timbang Serentak 2026, Sasar 9.840 Balita
  • DP3AP2KB PPU Dorong Rujukan Terpadu untuk Perlindungan Perempuan dan Anak
Instagram TikTok Facebook X (Twitter) YouTube LinkedIn
Daily Kaltim
  • Beranda
  • Topik
    • Nasional
    • Kaltim
    • Politik
    • Insidental
    • Lipsus
    • Opini
    • Infografis
    • Pariwara
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kukar
    • Kubar
    • Kutim
    • Berau
    • PPU
    • Paser
    • Mahulu
  • Lainnya
    • Internasional
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Budaya
    • Rupa
  • Tertaut
    • Pasang Iklan
    • Media Partner
    • Publikasi Opini
    • Saluran
  • Info
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Hak Koreksi
  • Video
Daily Kaltim
  • Beranda
  • Topik
  • Daerah
  • Lainnya
  • Tertaut
  • Info
  • Video
Opini

Di Balik Kekejaman: Menggali Keadilan dalam Masyarakat Kita yang Sesuai dengan Fiqih Jinayah

Redaksi Daily Kaltim21/01/2026 4:59 AM
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Oleh Aliyah Humairo Zahri Mahasiwi STAI Al-Hikmah Jakarta

Kekejaman telah menjadi masalah yang sering muncul dalam kehidupan sehari-hari. Dari berita yang beredar di media hingga dialog di masyarakat, kita kerap mendengar kasus-kasus kekejaman yang terjadi, baik di ruang publik maupun dalam lingkungan domestik. Tindakan kekejaman tidak hanya menyebabkan cedera fisik, tetapi juga menimbulkan dampak emosional yang mendalam bagi para korban dan keluarga mereka. Dalam konteks ini, penting untuk mengeksplorasi keadilan, terutama dari sudut pandang fiqih jinayah, yang membahas aspek hukum Islam dalam menangani tindakan kriminal.

Untuk memahami kekejaman, kita perlu menggali akar permasalahannya. Tindakan kekejaman sering kali muncul akibat frustrasi, kemarahan, atau ketidakpuasan dalam pendidikan dan kondisi sosial. Lingkungan yang tidak adil, termasuk dalam hal ekonomi dan akses terhadap sumber daya, dapat menciptakan ketegangan yang memicu kekejaman. Contohnya, ketidaksetaraan sosial dan diskriminasi dalam pendidikan sering kali membuat individu merasa tertekan, sehingga mereka berisiko melakukan tindakan kekejaman sebagai bentuk pelampiasan.

Kekejaman tidak hanya berdampak pada individu yang menjadi korban, tetapi juga dapat mengguncang stabilitas masyarakat secara keseluruhan. Ketika kelompok tertentu merasa terancam, baik secara fisik maupun emosional, ketidakstabilan sosial dapat terjadi, mengakibatkan penurunan rasa aman di kalangan masyarakat. Oleh karena itu, penting untuk menyadari bahwa kekejaman merupakan isu kolektif yang membutuhkan solusi bersama.

Keadilan sebagai prinsip sosial memiliki peranan krusial dalam menciptakan keamanan di masyarakat. Dalam konteks hukum Islam, fiqih jinayah memberikan panduan dalam memahami dan menangani tindakan kekejaman.

Fiqih jinayah memfokuskan perhatian pada tindakan kriminal dan sanksi yang diterapkan berdasarkan prinsip keadilan. Setiap tindakan kekejaman seharusnya mendapat respons yang sesuai, baik dalam upaya memberikan keadilan kepada korban maupun mendidik pelaku. Dalam fiqih jinayah, ada kategori-kategori tertentu terkait kekejaman, seperti hukuman qisas untuk kasus pembunuhan atau aksi brutal, dan denda untuk pelanggaran yang lebih ringan.

Prinsip qisas, yang berarti “balas dendam,” bisa diterapkan dalam kasus di mana kekejaman menyebabkan kehilangan nyawa. Namun, fiqih jinayah juga mendorong pendekatan restoratif, di mana pelaku diberi kesempatan untuk memperbaiki kesalahannya, sehingga dapat berperan dalam rehabilitasi dan pengurangan kekejaman di masyarakat.

Menangani kekejaman dan mencari keadilan bukanlah tugas yang mudah, tetapi itu bisa dimulai dengan pendidikan yang baik. Pendidikan yang memadai akan membantu individu untuk memahami hak mereka, mengelola emosi, dan menyelesaikan konflik secara damai. Melalui pendekatan ini, kita dapat mengurangi kemungkinan munculnya tindakan kekejaman dan membangun budaya saling menghormati.

Selain itu, masyarakat perlu didorong untuk berpartisipasi aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman. Setiap individu memiliki tanggung jawab untuk melawan kekejaman dan memberikan dukungan kepada korban. Kesadaran akan hak asasi manusia dan prinsip keadilan harus menjadi bagian dari pembelajaran di setiap lapisan masyarakat, agar semua orang saling menghargai, terlepas dari latar belakang mereka.

Pemerintah memegang peran penting dalam mendukung keadilan. Kebijakan yang inklusif, serta penegakan hukum yang konsisten dan transparan, dapat berperan besar dalam meminimalkan kekejaman. Ketika masyarakat merasa hukum diterapkan secara adil, rasa aman mereka akan meningkat, yang selanjutnya dapat menurunkan potensi kekejaman.

Masyarakat juga harus aktif dalam proses ini. Melalui dialog dan kolaborasi, baik di tingkat lokal maupun nasional, kita dapat menemukan solusi bersama untuk menghadapi masalah kekejaman. Dukungan terhadap program rehabilitasi bagi pelaku kekejaman tidak hanya memberikan kesempatan bagi mereka untuk bertransformasi, tetapi juga memungkinkan integrasi kembali ke masyarakat, sehingga dapat mengurangi tingkat kekejaman di masa depan.

Kekejaman adalah isu yang kompleks dan memerlukan perhatian serta tindakan dari semua lapisan masyarakat. Dengan menggali keadilan melalui fiqih jinayah, kita tidak hanya mencari pemberlakuan hukum yang adil tetapi juga menciptakan solusi untuk masyarakat yang lebih damai. Keadilan bukan hanya soal memberikan hukuman kepada pelaku, tetapi juga tentang melindungi dan mendukung korban agar dapat pulih.

Dengan langkah-langkah pendidikan, kesadaran, dan kerjasama antara pemerintah dan masyarakat, kita bisa mulai mengatasi kekejaman dan membentuk keadilan yang lebih menyeluruh. Mari kita bersama-sama menjaga keharmonisan dan keamanan di lingkungan kita, demi masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang. Dengan upaya ini, kita dapat berkontribusi untuk menciptakan masyarakat yang bukan hanya bebas dari kekejaman, tetapi juga kaya akan nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan yang adil.

*) Tanggung jawab atas opini ini sepenuhnya ada pada penulis sebagaimana tercantum, dan tidak mencerminkan pandangan atau kebijakan redaksi DailyKaltim.co.

Follow on Google News

Related Posts

Opini

Apakah GERD bisa menghentikan fungsi jantung?

23/05/2026 6:30 AM
Opini

Memahami Al-Qur’an Secara Mendalam: Tantangan Zaman Digital dan Keteladanan Metodologi Ulama Klasik yang Tepat

10/01/2026 7:03 AM
Opini

Belajar Toleransi dari Serambi Mekkah: Bagaimana Ulama Aceh Memandang Perbedaan Agama

29/12/2025 8:55 AM
Opini

Jalan Rusak Singa Geweh: Ketika Masalah Kecil Menjadi Sorotan Besar

29/12/2025 8:38 AM
Opini

Membaca Dinamika Politik Kukar 2029: Kontestasi Demokrasi dalam Bingkai Kepentingan Publik

29/12/2025 8:23 AM
Opini

Kalimantan Timur: Harmoni Kearifan Lokal dan Arah Baru Pembangunan Nasional

29/12/2025 7:58 AM
Iklan
Demo
Trending

PPU Gelar Diskusi Sawit Berkelanjutan,Tingkatkan Daya Saing dan Kualitas

07/11/2024 3:21 AM

7PaceRunners Gelar Lari di Car Free Day PPU, Kampanye Gaya Hidup Sehat dan Dukung UMKM

15/02/2025 4:17 AM

Disdukcapil PPU Soroti Rendahnya Kesadaran Warga Soal Pelaporan Akta Kematian

29/04/2025 2:11 PM

Anopheles Tak Selalu Jadi Musuh: Fokus Dinkes PPU Kini ke Penularan Aktif di Sotek

11/06/2025 2:07 PM

PPU Borong Tiga Penghargaan Gender Champion Kaltim 2026, Peran Perempuan Jadi Sorotan

30/04/2026 10:01 AM
Terbaru
Olahraga

Timnas U-19 Gagal ke Final usai Tumbang 0-1 dari Australia

By Redaksi Daily Kaltim12/06/2026 7:39 AM

Dailykaltim.co – Timnas Indonesia U-19 gagal melangkah ke final ASEAN U-19 Boys’ Bank Sumut Championship…

BRIN Kembangkan Teknologi Penyaring Air dari Limbah Botol Plastik

12/06/2026 7:31 AM

Gemarikan Sambangi SDN 011 Samarinda, Dorong Konsumsi Ikan dan Gizi Anak

12/06/2026 7:10 AM

Menpora Ajak Pemda Gelar Nobar Gratis Piala Dunia 2026

12/06/2026 6:58 AM

Kutim Bidik Emas, Matangkan Strategi Hadapi Porprov Kaltim 2026

12/06/2026 3:17 AM
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Iklan
Demo
Tentang Kami
Tentang Kami

DailyKaltim.co adalah portal berita online yang berkomitmen untuk menyajikan berita terkini dan berkualitas seputar Kalimantan Timur.

Mari #Merajutinformasikaltim bersama kami!

Email: Redaksi@dailykaltim.co
Kontak: +62 82154313156

Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn TikTok
Pilihan

Pemerintah Tetapkan HPP Jagung Rp5.500 per Kilogram

08/02/2025 2:38 AM

Kemenkum Bahas RUU Tata Cara Pelaksanaan Pidana Mati, Fokus pada Prinsip HAM

09/10/2025 4:11 AM

Kemendag Tindak Tegas Produk Baja Tak Sesuai SNI

19/12/2024 1:10 AM
TERBARU

Timnas U-19 Gagal ke Final usai Tumbang 0-1 dari Australia

12/06/2026 7:39 AM

BRIN Kembangkan Teknologi Penyaring Air dari Limbah Botol Plastik

12/06/2026 7:31 AM

Gemarikan Sambangi SDN 011 Samarinda, Dorong Konsumsi Ikan dan Gizi Anak

12/06/2026 7:10 AM
© 2023-2024 Copyright by Daily Kaltim. All rights reserved.
  • Redaksi
  • Hak Koreksi
  • Pedoman Siber
  • Media Partner

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version