Close Menu
  • Beranda
  • Topik
    • Nasional
    • Kaltim
    • Politik
    • Insidental
    • Lipsus
    • Opini
    • Infografis
    • Pariwara
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kukar
    • Kubar
    • Kutim
    • Berau
    • PPU
    • Paser
    • Mahulu
  • Lainnya
    • Internasional
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Budaya
    • Rupa
  • Tertaut
    • Pasang Iklan
    • Media Partner
    • Publikasi Opini
    • Saluran
  • Info
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Hak Koreksi
  • Video

Dapatkan Info Terbaru!

Tetap up-to-date dengan berita hangat dan cerita menarik seputar Kalimantan, bisnis, dan gaya hidup.

Terbaru

Menko PM Resmi Lantik Direksi dan Dewan Pengawas BPJS 2026–2031

20/02/2026 7:06 AM

Kemensos Sediakan Kanal Resmi Pengaduan dan Reaktivasi PBI-JK

20/02/2026 6:59 AM

PT KAI Siapkan Kereta Experience, Luxury dan Heritage, Target Uji Coba Juni 2026

19/02/2026 4:41 PM
Instagram TikTok Facebook X (Twitter) YouTube LinkedIn
Breaking
  • Menko PM Resmi Lantik Direksi dan Dewan Pengawas BPJS 2026–2031
  • Kemensos Sediakan Kanal Resmi Pengaduan dan Reaktivasi PBI-JK
  • PT KAI Siapkan Kereta Experience, Luxury dan Heritage, Target Uji Coba Juni 2026
  • Pemkab Paser dan Kejari Perkuat Penanganan Hukum DATUN
  • Puasa Ramadan Bantu Lambung Lebih Stabil, Ini Penjelasannya
  • BI Gelar SERAMBI 2026, Penukaran Uang Kini Wajib Pesan Online
  • Arus Lalu Lintas Sangatta Lama Direkayasa Selama Ramadan, Bus Karyawan Dialihkan
  • BRIDA Kutim Gelar SANGA BELIDA 2026 untuk Dongkrak Inovasi Daerah
  • Kemensos Permudah Cek Desil dan Status Bansos 2026 Lewat NIK
  • PPU, Paser, dan Balikpapan Perkuat Pengendalian Inflasi Jelang Ramadan 1447 H
  • Paser Ubah Sampah Jadi Energi, Dua RDF Resmi Dibangun
  • KPC Salurkan Beasiswa Berdaya 2025 untuk Pelajar dan Mahasiswa Kutim
  • Siswa TK di Kutim Terima Susu Gratis, Perkuat Gizi Sejak Dini
  • Bupati PPU Lantik 148 ASN, Tekankan Integritas dan Profesionalisme
  • Wali Kota Samarinda Resmikan Renovasi Masjid Raya Darussalam
  • Wabup PPU Hadiri Musda II LPAP, Tekankan Peran Strategis Lembaga Adat
  • Masjid IKN Siap Gelar Tarawih Perdana Ramadan 1447 H
  • Pemerintah Siapkan Diskon Transportasi dan Mudik Gratis Lebaran 2026
  • Kuota Haji 2026 Berbasis Antrean, Masa Tunggu Jamaah Kutim Lebih Singkat
  • Cegah Kerusakan Jalan, Kubar Sosialisasikan Pembatasan Muatan Angkutan Barang
Instagram TikTok Facebook X (Twitter) YouTube LinkedIn
Daily Kaltim
  • Beranda
  • Topik
    • Nasional
    • Kaltim
    • Politik
    • Insidental
    • Lipsus
    • Opini
    • Infografis
    • Pariwara
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kukar
    • Kubar
    • Kutim
    • Berau
    • PPU
    • Paser
    • Mahulu
  • Lainnya
    • Internasional
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Budaya
    • Rupa
  • Tertaut
    • Pasang Iklan
    • Media Partner
    • Publikasi Opini
    • Saluran
  • Info
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Hak Koreksi
  • Video
Daily Kaltim
  • Beranda
  • Topik
  • Daerah
  • Lainnya
  • Tertaut
  • Info
  • Video
Rupa

Mantra Lilith dan Luka Psikis Perempuan: Ketika Stigma Menjelma Fabel Horor

Redaksi Daily Kaltim31/12/2025 6:11 AM
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
ilustrasi (pixabay)

Dailykaltim.co – Sastra kerap memotret konflik yang tak tampak oleh mata telanjang: konflik batin yang tumbuh dari lingkungan, dari tradisi, dari relasi kuasa yang timpang. Penelitian berjudul Respons Neurotik Tokoh Perempuan dalam Novel Mantra Lilith Karya Hendri Yulius, yang dipublikasikan dalam Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, menegaskan bahwa tindak diskriminasi bukan sekadar persoalan sosial, melainkan pembentuk struktur psikologis tokoh, terutama perempuan.

Jurnal yangi ditulis oleh Salsabila Athira Santoso dan Sumartini dari Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang. Jurnal tersebut terbit pada Volume 21 Nomor 2 Tahun 2025, halaman 495–510, dengan ISSN 2086-0609 (cetak) dan 2614-7718 (daring). Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik baca-catat, serta bertumpu pada teori psikoanalisis sosial Karen Horney—teori yang menolak reduksi biologis ala Freud dan menempatkan budaya, tradisi, dan konflik interpersonal sebagai medan utama pembentuk kepribadian.

Jurnal ini mengurai lima bentuk diskriminasi yang dialami tokoh-tokoh perempuan dalam novel Mantra Lilith (PT Elex Media Komputindo, 2017). Subordinasi perempuan menjadi bentuk pertama—terlihat dalam cerita Menjelang Subuh, ketika kelahiran bayi perempuan disambut tanpa syukuran, sementara bayi laki-laki dirayakan dengan pemotongan kambing. Tradisi patriarkal memaksa perempuan menerima bahwa “orang lain lebih penting dari dirinya sendiri,” sebagaimana dijelaskan Horney. Stigma ini bukan hanya dialami tokoh, tetapi bahkan disetujui oleh sesama perempuan, oleh ibu, oleh keluarga, oleh sistem yang mengasuh mereka.

Diskriminasi berikutnya berupa pembatasan nilai dan harga diri perempuan. Dalam cerita Bulan Merah Darah, tokoh Aku dibesarkan dengan keyakinan bahwa keberhasilan perempuan diukur dari pinggul “gitar,” dada “kencang,” dan tubuh yang laku di pasaran. Ketika kecantikan memudar oleh kanker otak dan kemoterapi, ia mengalami frustasi ekstrem—menandakan bahwa rasa aman yang berlebihan pun dapat mengekang dan melahirkan permusuhan baru ketika standar itu runtuh.

Novel Mantra Lilith juga menyuguhkan diskriminasi dalam bentuk kekerasan fisik—terlihat pada tokoh Susan, maneken yang tubuhnya dipajang setiap hari, lalu diperlakukan sebagai objek yang “dicacah,” “dibongkar,” bahkan “mampu disakiti oleh sentuhan lelaki di tempat kerja.” Kekerasan ini, menurut kajian antropologis yang disinggung jurnal, merupakan praktik yang juga terjadi dalam realita: sunat perempuan, kawin tangkap, hingga honor killing berkedok budaya siri’, yang menilai keperawanan sebagai penentu martabat keluarga.

Maria, dalam cerita Berahi Perempuan Berambut Ular, menjadi representasi tragis ketika tubuh dan hasratnya dipersekusi oleh keluarga, dukun, dan ibu sendiri yang menyetujui sunat agar “nafsunya berkurang.” Namun, bukannya pulih, Maria tumbuh sebagai pribadi neurotik yang memendam basic hostility—karena dukungan emosional, biologis, dan rasa aman yang seharusnya diberikan orang tua, justru diganti dengan legitimasi kekerasan.

Diskriminasi terakhir adalah eksploitasi tenaga kerja dan seksual, yang terdapat dalam Riwayat Timun Mas yang Tak Pernah Diceritakan. Tokoh Aku disewakan pada sirkus pasar malam karena tubuhnya mungil—lalu dipaksa menari dan “menggosok buah pelir lelaki,” hingga akhirnya dieksploitasi ke industri pornografi. Novel dan jurnal ini sama-sama menegaskan: tubuh perempuan kerap menjadi medan rampasan ekonomi sekaligus seksual, ruang di mana kekuasaan diambil paksa, tanpa kesempatan menolak.

Dari lima bentuk diskriminasi itu, penelitian ini menemukan dua respon neurotik dominan yang digunakan tokoh perempuan untuk mengatasi kecemasannya:

  1. Moving Towards People (Mendekati Orang Lain) → tokoh menjadi penurut, penuh ketergantungan, sangat membutuhkan kasih sayang dan penerimaan, mencari pasangan yang lebih kuat sebagai pelindung, dan takut ditinggalkan. Pola ini terlihat pada tokoh Kolongwewe, Susan, dan Aku yang kabur ke negeri empat musim.
  2. Moving Against People (Melawan Orang Lain) → tokoh berkembang menjadi agresif, kompetitif, manipulatif, melihat orang lain lebih rendah, memanfaatkan keunikan diri untuk membalas dendam, dan mencari kuasa agar tak ada lagi sosok yang lebih unggul darinya. Pola ini terlihat pada tokoh Maria dan Aku dalam Bulan Merah Darah.

Dalam kerangka Horney, kedua pola ini lahir bukan dari biologi, melainkan dari relasi interpersonal yang salah, dari lingkungan yang gagal memberi ruang aman, dan dari konflik sosial yang berulang-ulang.

Penelitian ini menggarisbawahi bahwa novel Mantra Lilith bukan hanya teks horor, melainkan laboratorium psikologis kultural, tempat stigma, tradisi, dan kekerasan menjadi mantra yang diwariskan lintas generasi. Ia mengajak pembaca, terutama audiens modern Lexora, untuk merenungkan:

Bahwa perempuan bukan makhluk gagal jika tak memenuhi standar fisik. Bahwa “kerudung merah” bisa jadi bukan perlindungan, melainkan simbol penghakiman. Bahwa “senyum yang digunting” bukan cinta, melainkan strategi bertahan dari cemas. Dan bahwa notifikasi Ping! dalam novel Borneo dan ajakan Mantra Lilith sama-sama menagih kesadaran serupa: bahwa sastra bukan hanya dibaca—ia menyembuhkan, jika kita memberi ruang mendengarkan.

Follow on Google News

Related Posts

Rupa

Bunga Bangkai Raksasa Amorphophallus titanum Mekar di Kebun Raya Bogor

09/02/2026 5:07 AM
Rupa

Cap Tangan Purba Berusia 67.800 Tahun Ditemukan di Pulau Muna

23/01/2026 3:38 AM
Rupa

Hari Ayah Nasional, Ini 5 Rekomendasi Film Indonesia tentang Cinta dan Perjuangan Ayah

12/11/2025 4:17 AM
Rupa

Dari Laut dan Budaya, Banda Neira Bangun Ekonomi Pesisir Berkelanjutan

07/11/2025 4:42 AM
Rupa

Canaya, Kopi Geotermal dari Kamojang yang Menembus Pasar Dunia

30/10/2025 2:59 AM
Rupa

Lagu Anak Jadi Terapi Efektif Bagi Penderita Rhotisisme Ucap Huruf ‘R’

07/10/2025 7:34 AM
Iklan
Demo
Trending

PPU Gelar Diskusi Sawit Berkelanjutan,Tingkatkan Daya Saing dan Kualitas

07/11/2024 3:21 AM

7PaceRunners Gelar Lari di Car Free Day PPU, Kampanye Gaya Hidup Sehat dan Dukung UMKM

15/02/2025 4:17 AM

Disdukcapil PPU Soroti Rendahnya Kesadaran Warga Soal Pelaporan Akta Kematian

29/04/2025 2:11 PM

Anopheles Tak Selalu Jadi Musuh: Fokus Dinkes PPU Kini ke Penularan Aktif di Sotek

11/06/2025 2:07 PM

PPU Sambut Delegasi Internasional, Tawarkan Potensi Investasi Besar

12/11/2024 6:56 AM
Terbaru
Nasional

Menko PM Resmi Lantik Direksi dan Dewan Pengawas BPJS 2026–2031

By Redaksi Daily Kaltim20/02/2026 7:06 AM

Dailykaltim.co – Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat A. Muhaimin Iskandar resmi melantik jajaran Dewan Pengawas dan…

Kemensos Sediakan Kanal Resmi Pengaduan dan Reaktivasi PBI-JK

20/02/2026 6:59 AM

PT KAI Siapkan Kereta Experience, Luxury dan Heritage, Target Uji Coba Juni 2026

19/02/2026 4:41 PM

Pemkab Paser dan Kejari Perkuat Penanganan Hukum DATUN

19/02/2026 4:12 PM

Puasa Ramadan Bantu Lambung Lebih Stabil, Ini Penjelasannya

19/02/2026 8:23 AM
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Iklan
Demo
Tentang Kami
Tentang Kami

DailyKaltim.co adalah portal berita online yang berkomitmen untuk menyajikan berita terkini dan berkualitas seputar Kalimantan Timur.

Mari #Merajutinformasikaltim bersama kami!

Email: Redaksi@dailykaltim.co
Kontak: +62 82154313156

Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn TikTok
Pilihan

Pemimpin Baru Kementerian Keuangan Kaltim Siap Lanjutkan Tongkat Estafet

20/02/2024 8:38 AM

Pj Bupati PPU Dorong Riset dan Inovasi Majukan Produk Unggulan

09/10/2024 1:25 AM

Bendung Babulu Resmi Beroperasi, Harapan Baru untuk Pemenuhan Air Bersih di PPU

21/12/2024 12:04 PM
TERBARU

Menko PM Resmi Lantik Direksi dan Dewan Pengawas BPJS 2026–2031

20/02/2026 7:06 AM

Kemensos Sediakan Kanal Resmi Pengaduan dan Reaktivasi PBI-JK

20/02/2026 6:59 AM

PT KAI Siapkan Kereta Experience, Luxury dan Heritage, Target Uji Coba Juni 2026

19/02/2026 4:41 PM
© 2023-2024 Copyright by Daily Kaltim. All rights reserved.
  • Redaksi
  • Hak Koreksi
  • Pedoman Siber
  • Media Partner

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version