Close Menu
  • Beranda
  • Topik
    • Nasional
    • Kaltim
    • Politik
    • Insidental
    • Lipsus
    • Opini
    • Infografis
    • Pariwara
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kukar
    • Kubar
    • Kutim
    • Berau
    • PPU
    • Paser
    • Mahulu
  • Lainnya
    • Internasional
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Budaya
    • Rupa
  • Tertaut
    • Pasang Iklan
    • Media Partner
    • Publikasi Opini
    • Saluran
  • Info
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Hak Koreksi
  • Video

Dapatkan Info Terbaru!

Tetap up-to-date dengan berita hangat dan cerita menarik seputar Kalimantan, bisnis, dan gaya hidup.

Terbaru

Program Pelatihan K3 Batch 2 Dibuka, Kemnaker Siapkan 2.100 Kuota

06/04/2026 6:24 AM

Kubar Lantik Sejumlah Kepala Sekolah, Isi Kekosongan Jabatan 2026

06/04/2026 6:00 AM

Dana IndonesiaRaya Diluncurkan, Perkuat Pendanaan Sektor Kebudayaan Indonesia

04/04/2026 7:02 AM
Instagram TikTok Facebook X (Twitter) YouTube LinkedIn
Breaking
  • Program Pelatihan K3 Batch 2 Dibuka, Kemnaker Siapkan 2.100 Kuota
  • Kubar Lantik Sejumlah Kepala Sekolah, Isi Kekosongan Jabatan 2026
  • Dana IndonesiaRaya Diluncurkan, Perkuat Pendanaan Sektor Kebudayaan Indonesia
  • Kubar Siapkan Gudang Pangan Berkapasitas 1.000 Ton
  • Efisiensi Energi, Pemerintah Berlakukan WFH ASN Setiap Jumat
  • Tim Wushu Junior Indonesia Raih 27 Medali, Peringkat Tiga Dunia
  • Pembelian BBM Subsidi Dibatasi, Mobil Pribadi Maksimal 50 Liter per Hari
  • Timnas Indonesia Runner-up FIFA Series 2026 Usai Kalah Tipis dari Bulgaria
  • Kasus Campak Naik, Kemenkes Terbitkan Edaran Kewaspadaan
  • Pemerintah Terapkan PP Tunas, Platform Digital Wajib Batasi Akses Anak
  • BMKG Prediksi Kemarau 2026 Lebih Kering, Datang Bertahap Mulai April
  • Pemkab Kutim Pastikan PPPK Tetap Bekerja di Tengah Penyesuaian Anggaran
  • SPPG Bontang Lestari Diresmikan, Target 31 Dapur Gizi
  • Pemkab PPU Pastikan TPP ASN Aman, Tekankan Kinerja Usai Lebaran
  • Bupati PPU Lantik Kepala DP3AP2KB, Soroti Penanganan Stunting
  • APBD Kutim Turun Tajam, TPP ASN Dipangkas hingga 62 Persen
  • Iran Respons Positif Permintaan Indonesia soal Kapal Pertamina di Selat Hormuz
  • Timnas Indonesia Libas Saint Kitts and Nevis 4-0, Lolos ke Final FIFA Series 2026
  • Samarinda Siapkan 10 TPS Modern Berinsinerator untuk Atasi Sampah
  • Vatikan Resmi Gunakan Bahasa Indonesia di Vatican News
Instagram TikTok Facebook X (Twitter) YouTube LinkedIn
Daily Kaltim
  • Beranda
  • Topik
    • Nasional
    • Kaltim
    • Politik
    • Insidental
    • Lipsus
    • Opini
    • Infografis
    • Pariwara
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kukar
    • Kubar
    • Kutim
    • Berau
    • PPU
    • Paser
    • Mahulu
  • Lainnya
    • Internasional
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Budaya
    • Rupa
  • Tertaut
    • Pasang Iklan
    • Media Partner
    • Publikasi Opini
    • Saluran
  • Info
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Hak Koreksi
  • Video
Daily Kaltim
  • Beranda
  • Topik
  • Daerah
  • Lainnya
  • Tertaut
  • Info
  • Video
Rupa

Mantra Lilith dan Luka Psikis Perempuan: Ketika Stigma Menjelma Fabel Horor

Redaksi Daily Kaltim31/12/2025 6:11 AM
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
ilustrasi (pixabay)

Dailykaltim.co – Sastra kerap memotret konflik yang tak tampak oleh mata telanjang: konflik batin yang tumbuh dari lingkungan, dari tradisi, dari relasi kuasa yang timpang. Penelitian berjudul Respons Neurotik Tokoh Perempuan dalam Novel Mantra Lilith Karya Hendri Yulius, yang dipublikasikan dalam Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, menegaskan bahwa tindak diskriminasi bukan sekadar persoalan sosial, melainkan pembentuk struktur psikologis tokoh, terutama perempuan.

Jurnal yangi ditulis oleh Salsabila Athira Santoso dan Sumartini dari Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang. Jurnal tersebut terbit pada Volume 21 Nomor 2 Tahun 2025, halaman 495–510, dengan ISSN 2086-0609 (cetak) dan 2614-7718 (daring). Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik baca-catat, serta bertumpu pada teori psikoanalisis sosial Karen Horney—teori yang menolak reduksi biologis ala Freud dan menempatkan budaya, tradisi, dan konflik interpersonal sebagai medan utama pembentuk kepribadian.

Jurnal ini mengurai lima bentuk diskriminasi yang dialami tokoh-tokoh perempuan dalam novel Mantra Lilith (PT Elex Media Komputindo, 2017). Subordinasi perempuan menjadi bentuk pertama—terlihat dalam cerita Menjelang Subuh, ketika kelahiran bayi perempuan disambut tanpa syukuran, sementara bayi laki-laki dirayakan dengan pemotongan kambing. Tradisi patriarkal memaksa perempuan menerima bahwa “orang lain lebih penting dari dirinya sendiri,” sebagaimana dijelaskan Horney. Stigma ini bukan hanya dialami tokoh, tetapi bahkan disetujui oleh sesama perempuan, oleh ibu, oleh keluarga, oleh sistem yang mengasuh mereka.

Diskriminasi berikutnya berupa pembatasan nilai dan harga diri perempuan. Dalam cerita Bulan Merah Darah, tokoh Aku dibesarkan dengan keyakinan bahwa keberhasilan perempuan diukur dari pinggul “gitar,” dada “kencang,” dan tubuh yang laku di pasaran. Ketika kecantikan memudar oleh kanker otak dan kemoterapi, ia mengalami frustasi ekstrem—menandakan bahwa rasa aman yang berlebihan pun dapat mengekang dan melahirkan permusuhan baru ketika standar itu runtuh.

Novel Mantra Lilith juga menyuguhkan diskriminasi dalam bentuk kekerasan fisik—terlihat pada tokoh Susan, maneken yang tubuhnya dipajang setiap hari, lalu diperlakukan sebagai objek yang “dicacah,” “dibongkar,” bahkan “mampu disakiti oleh sentuhan lelaki di tempat kerja.” Kekerasan ini, menurut kajian antropologis yang disinggung jurnal, merupakan praktik yang juga terjadi dalam realita: sunat perempuan, kawin tangkap, hingga honor killing berkedok budaya siri’, yang menilai keperawanan sebagai penentu martabat keluarga.

Maria, dalam cerita Berahi Perempuan Berambut Ular, menjadi representasi tragis ketika tubuh dan hasratnya dipersekusi oleh keluarga, dukun, dan ibu sendiri yang menyetujui sunat agar “nafsunya berkurang.” Namun, bukannya pulih, Maria tumbuh sebagai pribadi neurotik yang memendam basic hostility—karena dukungan emosional, biologis, dan rasa aman yang seharusnya diberikan orang tua, justru diganti dengan legitimasi kekerasan.

Diskriminasi terakhir adalah eksploitasi tenaga kerja dan seksual, yang terdapat dalam Riwayat Timun Mas yang Tak Pernah Diceritakan. Tokoh Aku disewakan pada sirkus pasar malam karena tubuhnya mungil—lalu dipaksa menari dan “menggosok buah pelir lelaki,” hingga akhirnya dieksploitasi ke industri pornografi. Novel dan jurnal ini sama-sama menegaskan: tubuh perempuan kerap menjadi medan rampasan ekonomi sekaligus seksual, ruang di mana kekuasaan diambil paksa, tanpa kesempatan menolak.

Dari lima bentuk diskriminasi itu, penelitian ini menemukan dua respon neurotik dominan yang digunakan tokoh perempuan untuk mengatasi kecemasannya:

  1. Moving Towards People (Mendekati Orang Lain) → tokoh menjadi penurut, penuh ketergantungan, sangat membutuhkan kasih sayang dan penerimaan, mencari pasangan yang lebih kuat sebagai pelindung, dan takut ditinggalkan. Pola ini terlihat pada tokoh Kolongwewe, Susan, dan Aku yang kabur ke negeri empat musim.
  2. Moving Against People (Melawan Orang Lain) → tokoh berkembang menjadi agresif, kompetitif, manipulatif, melihat orang lain lebih rendah, memanfaatkan keunikan diri untuk membalas dendam, dan mencari kuasa agar tak ada lagi sosok yang lebih unggul darinya. Pola ini terlihat pada tokoh Maria dan Aku dalam Bulan Merah Darah.

Dalam kerangka Horney, kedua pola ini lahir bukan dari biologi, melainkan dari relasi interpersonal yang salah, dari lingkungan yang gagal memberi ruang aman, dan dari konflik sosial yang berulang-ulang.

Penelitian ini menggarisbawahi bahwa novel Mantra Lilith bukan hanya teks horor, melainkan laboratorium psikologis kultural, tempat stigma, tradisi, dan kekerasan menjadi mantra yang diwariskan lintas generasi. Ia mengajak pembaca, terutama audiens modern Lexora, untuk merenungkan:

Bahwa perempuan bukan makhluk gagal jika tak memenuhi standar fisik. Bahwa “kerudung merah” bisa jadi bukan perlindungan, melainkan simbol penghakiman. Bahwa “senyum yang digunting” bukan cinta, melainkan strategi bertahan dari cemas. Dan bahwa notifikasi Ping! dalam novel Borneo dan ajakan Mantra Lilith sama-sama menagih kesadaran serupa: bahwa sastra bukan hanya dibaca—ia menyembuhkan, jika kita memberi ruang mendengarkan.

Follow on Google News

Related Posts

Rupa

BRIN Ungkap Spesies Keong Darat Baru dari Karst Sumatra Selatan

12/03/2026 9:51 PM
Rupa

BRIN Temukan Spesies Tanaman Baru Homalomena lingua-felis Endemik Sumatra Utara

09/03/2026 6:51 PM
Rupa

Dari Buah hingga Kayu, Kurma Dijuluki Pohon Kehidupan

09/03/2026 3:36 PM
Rupa

Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 Hiasi Ramadan, Puncaknya Saat Berbuka

02/03/2026 7:34 AM
Rupa

Bunga Bangkai Raksasa Amorphophallus titanum Mekar di Kebun Raya Bogor

09/02/2026 5:07 AM
Rupa

Cap Tangan Purba Berusia 67.800 Tahun Ditemukan di Pulau Muna

23/01/2026 3:38 AM
Iklan
Demo
Trending

PPU Gelar Diskusi Sawit Berkelanjutan,Tingkatkan Daya Saing dan Kualitas

07/11/2024 3:21 AM

7PaceRunners Gelar Lari di Car Free Day PPU, Kampanye Gaya Hidup Sehat dan Dukung UMKM

15/02/2025 4:17 AM

Disdukcapil PPU Soroti Rendahnya Kesadaran Warga Soal Pelaporan Akta Kematian

29/04/2025 2:11 PM

Anopheles Tak Selalu Jadi Musuh: Fokus Dinkes PPU Kini ke Penularan Aktif di Sotek

11/06/2025 2:07 PM

PPU Sambut Delegasi Internasional, Tawarkan Potensi Investasi Besar

12/11/2024 6:56 AM
Terbaru
Nasional

Program Pelatihan K3 Batch 2 Dibuka, Kemnaker Siapkan 2.100 Kuota

By Redaksi Daily Kaltim06/04/2026 6:24 AM

Dailykaltim.co – Kementerian Ketenagakerjaan membuka kembali program Pembinaan dan Sertifikasi Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja…

Kubar Lantik Sejumlah Kepala Sekolah, Isi Kekosongan Jabatan 2026

06/04/2026 6:00 AM

Dana IndonesiaRaya Diluncurkan, Perkuat Pendanaan Sektor Kebudayaan Indonesia

04/04/2026 7:02 AM

Kubar Siapkan Gudang Pangan Berkapasitas 1.000 Ton

04/04/2026 6:56 AM

Efisiensi Energi, Pemerintah Berlakukan WFH ASN Setiap Jumat

31/03/2026 7:33 PM
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Iklan
Demo
Tentang Kami
Tentang Kami

DailyKaltim.co adalah portal berita online yang berkomitmen untuk menyajikan berita terkini dan berkualitas seputar Kalimantan Timur.

Mari #Merajutinformasikaltim bersama kami!

Email: Redaksi@dailykaltim.co
Kontak: +62 82154313156

Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn TikTok
Pilihan

Kelompok Nelayan di PPU Bergeser, Dinas Pastikan Administrasi Tetap Tertib

06/05/2025 5:13 AM

Dulu Hampir Putus Sekolah, Kini Siap Kuliah Berkat KIP

14/07/2025 5:52 AM

Pemkab Berau Lantik Ribuan PPPK, Siap Tingkatkan Layanan Publik

23/04/2025 6:15 AM
TERBARU

Program Pelatihan K3 Batch 2 Dibuka, Kemnaker Siapkan 2.100 Kuota

06/04/2026 6:24 AM

Kubar Lantik Sejumlah Kepala Sekolah, Isi Kekosongan Jabatan 2026

06/04/2026 6:00 AM

Dana IndonesiaRaya Diluncurkan, Perkuat Pendanaan Sektor Kebudayaan Indonesia

04/04/2026 7:02 AM
© 2023-2024 Copyright by Daily Kaltim. All rights reserved.
  • Redaksi
  • Hak Koreksi
  • Pedoman Siber
  • Media Partner

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version