Dailykaltim.co – Proses pemulangan jemaah haji Indonesia terus berjalan. Hingga hari ke-17 fase pemulangan atau hari ke-59 operasional haji, sebanyak 114.236 jemaah dan petugas telah kembali ke Indonesia atau sekitar 55 persen dari total peserta haji tahun ini.
Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Maria Assegaff, mengatakan ratusan kelompok terbang (kloter) telah diberangkatkan dari Arab Saudi menuju berbagai daerah di Indonesia.
“Alhamdulillah hingga hari ini, sebanyak 267 kloter telah diberangkatkan melalui Bandara Jeddah dan 33 kloter melalui Bandara Madinah. Sementara itu, total yang telah tiba di Indonesia mencapai 114.236 jemaah dan petugas,” ujar Maria Assegaff di Madinah, Kamis (18/6).
Selain jemaah yang telah tiba di Indonesia, proses pergerakan jemaah dari Makkah ke Madinah juga masih berlangsung sebagai bagian dari pemulangan gelombang kedua. Hingga saat ini, tercatat 192 kloter dengan jumlah 74.441 jemaah dan petugas telah diberangkatkan menuju Madinah.
Menurut Maria, kelancaran proses pemulangan tidak hanya ditentukan oleh kesiapan layanan dan koordinasi petugas, tetapi juga dipengaruhi oleh kepatuhan jemaah terhadap berbagai aturan perjalanan dan penerbangan.
Ia menilai kedisiplinan jemaah turut membantu menjaga kelancaran operasional selama masa pemulangan.
“Kami mengapresiasi jemaah yang dengan penuh kesadaran mematuhi berbagai ketentuan perjalanan dan penerbangan, termasuk tidak memasukkan air zamzam ke dalam koper bagasi maupun tas kabin. Kepatuhan ini sangat membantu petugas dalam menjaga keamanan, keselamatan, dan kelancaran penerbangan, sekaligus mempercepat proses pemeriksaan di bandara,” tegasnya.
Maria mengatakan kepatuhan terhadap aturan selama perjalanan pulang menjadi bagian penting dalam menjaga ketertiban proses pemulangan yang melibatkan ribuan jemaah setiap harinya.
“Kepatuhan terhadap aturan merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk memberikan kenyamanan bagi seluruh jemaah. Sikap tertib dan kooperatif yang ditunjukkan jemaah Indonesia patut diapresiasi karena turut mendukung suksesnya operasional pemulangan haji tahun ini,” lanjutnya.
Kementerian Haji dan Umrah kembali mengingatkan jemaah agar menjaga paspor dan dokumen perjalanan dengan baik serta memastikan barang bawaan sesuai ketentuan maskapai dan otoritas penerbangan. Jemaah juga diminta tidak membawa air zamzam di dalam koper bagasi maupun tas kabin.
“Air zamzam akan dibagikan secara resmi kepada jemaah setibanya di debarkasi di Indonesia. Karena itu, jemaah tidak perlu membawa air zamzam di dalam koper. Kami berharap seluruh jemaah tetap mematuhi ketentuan ini demi kelancaran proses pemulangan,” jelas Maria.
Selain mematuhi aturan penerbangan, jemaah juga diimbau menjaga kondisi kesehatan selama perjalanan pulang dengan memenuhi kebutuhan cairan tubuh, beristirahat cukup, serta mengikuti arahan petugas hingga tiba di daerah masing-masing.
Di akhir keterangannya, Maria mengajak jemaah mempertahankan nilai-nilai yang diperoleh selama menjalankan ibadah haji dan menerapkannya setelah kembali ke Indonesia.
“Haji tidak berakhir saat jemaah meninggalkan Tanah Suci. Nilai-nilai kesabaran, keikhlasan, kedisiplinan, persaudaraan, dan kepedulian sosial yang telah dipelajari selama berhaji hendaknya terus dijaga dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Semoga seluruh jemaah kembali ke Tanah Air dalam keadaan sehat, selamat, dan meraih haji yang mabrur,” pungkasnya.
[UHD]
*Dapatkan berita pilihan terbaru setiap hari dari Dailykaltim.co. Informasi terbaru juga dapat dilihat dan diikuti di seluruh media sosial Dailykaltim.co termasuk Instagram, Facebook, X (twitter), Tiktok dan Youtube.
