- BNN Siapkan Gerakan Ananda Bersinar untuk Lindungi Anak dari Ancaman Narkoba
- Kukar Luncurkan RTku Terbaik, Setiap RT Kelola Dana Rp150 Juta
- Antusiasme Warga Tinggi, Donor Darah Massal di Paser Diikuti 320 Peserta
- Diskon Transportasi Berlaku saat Libur Sekolah 2026
- Indonesia Naik Tiga Peringkat, Tempati Posisi Kedua Destinasi Ramah Muslim Dunia
- Sirkuit Mandalika hingga Sasake Masuk Peta Venue PON 2028
- DP3AP2KB PPU Siapkan Tim Masuk Sekolah, Sasar Isu Kekerasan hingga Pernikahan Dini
- DP3AP2KB PPU Sebut Pernikahan Dini Dinilai Rentan Picu Perceraian dan KDRT
- BRIN Abadikan Jejak Bintang di Langit Timau, Tunjukkan Bukti Rotasi Bumi
- Pengrajin Wastra di IKN Kembangkan Motif Batik Bernuansa Kota Masa Depan
- RSUD Kudungga Jadi Rujukan Layanan Intervensi Jantung Nonbedah
- RSUD Aji Muhammad Idris Muara Badak Mulai Layani Masyarakat
- Distribusi BBM di Malang Raya Capai 2,5 Juta Liter per Hari
- Tak Kejar Target Angka, DP3AP2KB PPU Gencarkan Forum Anak Desa
- Gunung Makmur Jadi Prioritas Forum Anak, DP3AP2KB PPU Soroti Kasus Kekerasan di Babulu
- Hadapi El Nino Godzilla, Pemerintah Pastikan Stok Beras Aman hingga 10 Bulan
- Ratusan Kloter Tiba, 114 Ribu Jemaah Haji Sudah Kembali ke Tanah Air
- Serat Daun Nanas Kutim Dilirik Pasar, Tembus Rp12 Ribu per Kg
- Status Lahan Bandara Nusantara Belum Tuntas, PPU Minta Percepatan
- Forum Anak Desa Didorong Perkuat KLA, DP3AP2KB PPU Bidik Perdes Perlindungan Anak
Penulis: Redaksi Daily Kaltim
Dailykaltim.co, Penajam – Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus menunjukkan perannya yang krusial dalam mendampingi korban kekerasan, terutama mereka yang memiliki kebutuhan khusus. Salah satu kasus yang pernah ditangani oleh UPTD PPA PPU melibatkan korban tunawicara, di mana pendampingan menjadi kunci utama karena hakim mengalami kesulitan dalam memahami bahasa yang digunakan oleh korban. Keberhasilan dalam kasus ini menegaskan pentingnya peran UPTD PPA dalam memberikan bantuan dan perlindungan terhadap korban yang memiliki keterbatasan komunikasi. Kepala UPTD PPA PPU, Hidayah, mengungkapkan bahwa dalam kasus yang melibatkan korban tunawicara, petugas UPTD PPA memainkan…
Dailykaltim.co, Penajam – Pilkada 2024 di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) diprediksi akan berjalan dengan tensi politik yang tinggi. Kompetisi politik yang melibatkan empat calon bupati ini diperkirakan akan semakin sengit dibandingkan periode sebelumnya. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) PPU, Khairudin, mengingatkan agar semua pihak lebih berhati-hati dalam menyebarkan informasi di tengah ketatnya persaingan. Khairudin menyoroti bahwa jumlah calon yang lebih banyak dari sebelumnya akan berkontribusi pada meningkatnya intensitas interaksi politik. Situasi ini, jika tidak dikelola dengan baik, berpotensi memicu kerusuhan, terutama jika dibumbui dengan penyebaran informasi hoaks atau berita palsu. “Jadi, kalau kita berbicara Pilkada tahun 2024 terkait…
Dailykaltim.co, Penajam – Menyongsong Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mengimbau agar seluruh pihak terkait menjalankan kampanye secara bertanggung jawab dan menjaga kondusivitas. Kepala Diskominfo PPU, Khairudin, menekankan pentingnya menjaga suasana aman selama masa kampanye, serta mencegah munculnya provokasi yang memicu kerusuhan, terutama yang menyentuh isu Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan (SARA), serta penyebaran hoaks. Khairudin mengungkapkan kekhawatirannya bahwa jika kampanye negatif berlanjut, stabilitas politik dan sosial di PPU bisa terganggu. “Kami dari Diskominfo PPU sangat berharap agar metode yang bisa memancing kerusuhan, terutama terkait SARA dan hoaks, tidak dilakukan,” ujarnya. …
Dailykaltim.co, Penajam – Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), perhatian tidak hanya datang dari tingkat lokal, tetapi juga dari skala nasional dan internasional, mengingat posisi PPU sebagai bagian dari Ibu Kota Nusantara (IKN). Di tengah sorotan ini, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) PPU, Khairudin, menekankan pentingnya menjaga suasana yang kondusif sepanjang proses pemilihan. Khairudin berharap bahwa penyebaran informasi hoaks serta isu Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan (SARA) bisa diminimalisir demi menjaga citra positif PPU di mata dunia. “Kalau pemilihan ini berlangsung dan ditetapkan dengan baik, maka PPU yang merupakan bagian dari pada IKN…
Dailykaltim.co, Penajam – Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) PPU mengingatkan pentingnya penggunaan ruang digital yang bijak dan bertanggung jawab. Khairudin, Kepala Diskominfo PPU, menyoroti potensi penyebaran informasi yang salah atau hoaks yang bisa berdampak negatif pada proses Pilkada, bahkan mengancam kerukunan masyarakat dan menimbulkan konsekuensi hukum berdasarkan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). “Penggunaan ruang digital di PPU perlu dipacu untuk mendukung kelancaran Pilkada. Kalau berbicara UU ITE, penyebaran informasi yang salah bisa berdampak pada diri kita sendiri,” ujar Khairudin. Pesan ini datang sebagai langkah antisipasi dari Diskominfo…
Dailykaltim.co, Penajam – Ketua DPRD Penajam Paser Utara (PPU), Raup Muin, menegaskan pentingnya menyesuaikan program pelatihan yang diselenggarakan Balai Latihan Kerja (BLK) dengan kebutuhan prioritas di daerah. Raup menggarisbawahi bahwa setiap pelatihan yang dijalankan harus mempertimbangkan potensi dan kebutuhan masyarakat PPU agar anggaran yang dikeluarkan dapat memberikan hasil yang optimal dan berkelanjutan. Menurut Raup, BLK memang menjadi fasilitas penting dalam upaya pengembangan keterampilan masyarakat. Namun, ia mengingatkan bahwa tanpa penyesuaian yang tepat, pelatihan yang diberikan bisa saja tidak relevan dengan kondisi dan kebutuhan tenaga kerja di PPU. “Kalau bicara BLK secara umum, tentu ada berbagai jenis pelatihan yang bisa diberikan.…
Dailykaltim.co, Penajam – Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) bersama Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) telah menjalin kerja sama pendampingan hukum sejak Mei 2024. Meskipun kerja sama ini dimulai agak terlambat, UPTD PPA dan Peradi telah berhasil menangani belasan kasus anak dan perempuan yang memerlukan perlindungan hukum. Kepala UPTD PPA PPU, Hidayah, mengakui bahwa kerja sama dengan Peradi baru berjalan mulai Mei lalu. “Kita terlambat sebenarnya bekerjasama, jadi sekitar bulan Mei kemarin baru kita bekerjasama dengan Peradi untuk pendampingan,” ungkap Hidayah. Meski dimulai agak terlambat, kerja sama ini telah memberikan dampak positif…
Dailykaltim.co, Penajam – Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) telah menggandeng Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) untuk memberikan pendampingan hukum bagi anak-anak korban kekerasan. Kerja sama ini menunjukkan upaya UPTD PPA dalam memastikan bahwa hak-hak anak terpenuhi secara optimal dalam proses hukum. Peradi, sebagai organisasi profesi yang memiliki sertifikat khusus pendampingan anak, dinilai telah memenuhi standar pendampingan hukum yang diinginkan oleh UPTD PPA. Kepala UPTD PPA PPU, Hidayah, menegaskan bahwa keterlibatan Peradi dalam pendampingan hukum anak bukanlah keputusan sembarangan. “Kenapa saya bilang terpenuhi, karena mereka juga kan punya sertifikat pendampingan anak,” ujarnya. …
Dailykaltim.co, Penajam – Bakal Calon Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor, kembali menegaskan komitmennya terhadap peningkatan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah pesisir. Setelah mengunjungi beberapa kawasan pesisir di PPU, Mudyat menemukan bahwa permasalahan utama yang dihadapi masyarakat adalah lapangan pekerjaan, serta kondisi infrastruktur jalan dan sanitasi yang masih membutuhkan perhatian serius. “Kalau yang kami temui di pemukiman masyarakat pesisir itu kebanyakan permasalahan pekerjaan,” ujar Mudyat Noor, menyingkap realitas yang ia hadapi selama kunjungannya. Permasalahan ini, menurut Mudyat, harus menjadi prioritas karena banyak warga di wilayah pesisir yang kesulitan mendapatkan pekerjaan yang layak, terutama dengan adanya perubahan ekonomi…
Dailykaltim.co, Penajam – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Penajam Paser Utara (PPU), Raup Muin, menegaskan pentingnya perencanaan yang matang dalam pendirian Balai Latihan Kerja (BLK). Dengan besarnya biaya yang diperlukan untuk membangun fasilitas pelatihan tersebut, Raup menekankan bahwa jumlah peserta yang akan mengikuti pelatihan harus mencukupi, agar anggaran yang dialokasikan dapat dimanfaatkan secara efektif dan tidak terbuang sia-sia. “Jangan sampai kita membuat BLK, menyediakan tempat dan fasilitasnya, tetapi orang-orang yang akan dilatih itu jumlahnya terbatas,” kata Raup. Menurutnya, tanpa kehadiran peserta yang signifikan, keberadaan BLK justru bisa menjadi pemborosan anggaran. Raup menyatakan bahwa DPRD mendukung penuh inisiatif pendirian BLK,…