Dailykaltim.co, Penajam – Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Mudyat Noor menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026). Rakornas tersebut dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Forum nasional ini mempertemukan jajaran Kabinet Merah Putih dengan kepala daerah dari seluruh Indonesia, termasuk unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta perwakilan TNI dan Polri. Mudyat Noor hadir bersama Wakil Bupati PPU Abdul Waris Muin dan Ketua DPRD PPU Raup Muin.
Rakornas digelar sebagai ruang koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah untuk menyamakan arah kebijakan pembangunan, khususnya pada tahun kedua pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029. Pemerintah pusat menekankan pentingnya kesinambungan program nasional agar implementasinya berjalan sejalan di daerah.
Usai kegiatan, Mudyat Noor menilai rakornas menjadi forum penting bagi daerah untuk memahami prioritas kebijakan nasional dan menyesuaikannya dengan kondisi lokal. Menurutnya, efektivitas kebijakan pusat sangat bergantung pada penerjemahan di tingkat daerah.
“Keselarasan visi, konsistensi kebijakan, serta soliditas implementasi di lapangan menjadi kunci menghadirkan lompatan pembangunan yang nyata,” ujar Mudyat Noor.
Ia menyebut sejumlah agenda yang dibahas dalam rakornas, seperti percepatan program nasional, penguatan ketahanan pangan dan energi, serta upaya mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif, memiliki relevansi langsung dengan Penajam Paser Utara.
“Kabupaten PPU sebagai wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara tentu memiliki peran strategis. Kami siap memastikan bahwa agenda nasional tersebut dapat diterjemahkan secara nyata di daerah sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.
Menurut Mudyat, koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah perlu terus diperkuat agar pembangunan tidak berhenti pada tataran kebijakan, tetapi menghasilkan dampak konkret di lapangan.
“Kesamaan arah dan komitmen bersama inilah yang akan memastikan agenda nasional berjalan sampai ke tingkat daerah dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat,” ujarnya.
Rakornas diawali dengan menyanyikan lagu “Maju Tak Gentar” dan lagu kebangsaan Indonesia Raya, serta penayangan video “Indonesia Berdikari” yang memuat gambaran arah kebijakan nasional.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi kepada para peserta rakornas dari berbagai daerah di Indonesia.
“Hati saya bergetar melihat, mendengar, dan merasakan semangat Saudara-saudara sekalian. Kalau semangat Saudara sungguh-sungguh berasal dari kalbu yang paling dalam, masa depan bangsa kita, saya yakin aman dan kita akan berhasil,” ujarnya.
Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian melaporkan bahwa Rakornas 2026 merupakan tindak lanjut arahan Presiden untuk memperkuat sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam pelaksanaan program prioritas nasional.
Rakornas 2026 mengusung tema Sinergi Pusat dan Daerah dalam Implementasi Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045 dan diikuti 4.011 peserta dari unsur pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta Forkopimda.
[UHD | ADV DISKOMINFO PPU]
*Dapatkan berita pilihan terbaru setiap hari dari Dailykaltim.co. Informasi terbaru juga dapat dilihat dan diikuti di seluruh media sosial Dailykaltim.co termasuk Instagram, Facebook, X (twitter), Tiktok dan Youtube.
