Close Menu
  • Beranda
  • Topik
    • Nasional
    • Kaltim
    • Politik
    • Insidental
    • Lipsus
    • Opini
    • Infografis
    • Pariwara
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kukar
    • Kubar
    • Kutim
    • Berau
    • PPU
    • Paser
    • Mahulu
  • Lainnya
    • Internasional
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Budaya
    • Rupa
  • Tertaut
    • Pasang Iklan
    • Media Partner
    • Publikasi Opini
    • Saluran
  • Info
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Hak Koreksi
  • Video

Dapatkan Info Terbaru!

Tetap up-to-date dengan berita hangat dan cerita menarik seputar Kalimantan, bisnis, dan gaya hidup.

Terbaru

Karhutla Meningkat di Tengah Kemarau, PPU Siaga Darurat dan Cegah Pembakaran Lahan

05/09/2026 11:37 AM

Suku Baduy Bertahan dengan Tradisi di Tengah Perubahan Zaman

05/09/2026 7:06 AM

KNMP PPU Ditargetkan Dongkrak Ekonomi Nelayan, Pemanfaatannya Bakal Dievaluasi

05/09/2026 4:18 AM
Instagram TikTok Facebook X (Twitter) YouTube LinkedIn
Breaking
  • Karhutla Meningkat di Tengah Kemarau, PPU Siaga Darurat dan Cegah Pembakaran Lahan
  • Suku Baduy Bertahan dengan Tradisi di Tengah Perubahan Zaman
  • KNMP PPU Ditargetkan Dongkrak Ekonomi Nelayan, Pemanfaatannya Bakal Dievaluasi
  • Produksi Nila-Lele PPU Dibidik untuk Pasok MBG, IKN, dan Pasar Lokal
  • TRC Dinsos PPU Siaga 24 Jam Tangani ODGJ hingga Orang Terlantar
  • PBJT Hotel PPU Lampaui Target, Data Okupansi Masih Jadi PR Pariwisata
  • DBH Sawit Distan PPU Difokuskan untuk STDB dan Pendataan Lahan
  • Pelabuhan Nenang Dikaji, Dishub PPU Baca Peluang Ekonomi dan Pariwisata
  • Dinsos PPU Siapkan Bantuan Usaha Produktif bagi Penyandang Disabilitas pada 2027
  • Jenebora, Pantai Lango, dan Gresik Diupayakan Tersentuh BBM Bersubsidi Nelayan
  • Sejumlah Wilayah PPU Mulai Kekurangan Air, Pemkab Lakukan Dropping
  • PPU Fest 2026 Hadirkan Pesta Rakyat dan Ruang Promosi Ekraf Lokal
  • Sotek Dua Pekan Lebih Tak Mengalir, Satgas PPU Turun Salurkan Air Bersih Gratis
  • Udang dan Kepiting Jadi Andalan Nelayan PPU saat Musim Selatan
  • Dishub PPU Siapkan Alokasi 400 Rambu Lalu Lintas, Realisasi Tunggu Kondisi Anggaran Membaik
  • Dishub PPU Kaji Potensi Kantong Parkir, Retribusi Harus Didukung Fasilitas
  • Rekomendasi BBM Speed Boat Masih Ditangani Dishub PPU Selama Masa Transisi
  • Kemarau PPU Diprediksi Memuncak September, Berpotensi Berlanjut hingga 2027
  • Pemkab PPU Lirik Embung PPC dan YonTP Jadi Sumber Air Alternatif Perumda AMDT
  • Kemarau Melanda PPU, DPRD Soroti Krisis Air hingga Risiko Karhutla
Instagram TikTok Facebook X (Twitter) YouTube LinkedIn
Daily Kaltim
  • Beranda
  • Topik
    • Nasional
    • Kaltim
    • Politik
    • Insidental
    • Lipsus
    • Opini
    • Infografis
    • Pariwara
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kukar
    • Kubar
    • Kutim
    • Berau
    • PPU
    • Paser
    • Mahulu
  • Lainnya
    • Internasional
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Budaya
    • Rupa
  • Tertaut
    • Pasang Iklan
    • Media Partner
    • Publikasi Opini
    • Saluran
  • Info
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Hak Koreksi
  • Video
Daily Kaltim
  • Beranda
  • Topik
  • Daerah
  • Lainnya
  • Tertaut
  • Info
  • Video
Nasional

Kemenkes Terbitkan Surat Edaran Waspada Potensi Penularan Virus Nipah

Redaksi Daily Kaltim02/02/2026 6:15 AM0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Ilustrasi skema penyebaran virus Nipah dari hewan ke manusia. (Kemenkes)

Dailykaltim.co – Kementerian Kesehatan meningkatkan kewaspadaan nasional terhadap potensi masuk dan penularan Penyakit Virus Nipah dengan menerbitkan Surat Edaran Nomor HK.02.02/C/445/2026. Kebijakan ini ditujukan kepada pemerintah daerah, fasilitas pelayanan kesehatan, laboratorium kesehatan masyarakat, serta unit kekarantinaan kesehatan sebagai langkah antisipatif menghadapi ancaman penyakit zoonotik emerging.

Virus Nipah merupakan penyakit zoonotik yang disebabkan virus dari genus Henipavirus dalam famili Paramyxoviridae. Virus ini memiliki reservoir alami pada kelelawar buah (Pteropus sp.) dan dapat menular ke manusia melalui berbagai jalur, baik secara langsung, melalui hewan perantara seperti babi, maupun dari konsumsi makanan dan minuman yang terkontaminasi, termasuk buah dan nira. Penularan antarmanusia juga pernah dilaporkan, terutama melalui kontak erat dengan penderita.

Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan Murti Utami menyatakan penguatan kewaspadaan tetap perlu dilakukan meskipun hingga saat ini belum ditemukan laporan kasus konfirmasi Penyakit Virus Nipah pada manusia di Indonesia.

“Hal ini didasarkan pada tingginya tingkat kematian penyakit tersebut yang dilaporkan mencapai 40–75 persen, serta karakteristik klinis yang dapat berkembang dari infeksi saluran pernapasan akut ringan hingga ensefalitis yang berakibat fatal,” jelas Murti Utami dalam edaran tersebut, Senin (2/2/2026).

Secara global, wabah Virus Nipah pertama kali tercatat pada periode 1998–1999 di Desa Sungai Nipah, Malaysia, sebelum menyebar ke Singapura. Sejumlah negara lain juga melaporkan kasus pada manusia, antara lain India, Bangladesh, dan Filipina. Sejak 2001 hingga 2026, Bangladesh dan India mencatat kemunculan kasus Virus Nipah secara sporadis.

Di India, infeksi Virus Nipah dilaporkan berulang sejak 2001, termasuk wabah di Negara Bagian West Bengal pada 2001 dan 2007, serta di Kerala sejak 2018. Pada 14 Januari 2026, otoritas kesehatan India kembali melaporkan kasus konfirmasi di West Bengal. Hingga 26 Januari 2026, tercatat dua kasus konfirmasi tanpa kematian di Distrik North 24 Parganas. Seluruh kasus tersebut merupakan tenaga kesehatan, dengan lebih dari 120 kontak erat telah diidentifikasi dan menjalani karantina. Proses investigasi epidemiologis masih berlangsung.

Murti Utami menilai Indonesia tetap menghadapi potensi risiko penularan Virus Nipah, mengingat kedekatan geografis dengan negara-negara yang pernah mengalami kejadian luar biasa serta tingginya mobilitas penduduk lintas wilayah. Selain itu, sejumlah penelitian di Indonesia menunjukkan adanya bukti serologis dan deteksi virus pada reservoir alami kelelawar buah (Pteropus sp.), yang menandakan potensi sumber penularan di dalam negeri.

Melalui surat edaran tersebut, Kementerian Kesehatan menginstruksikan penguatan surveilans penyakit, peningkatan kesiapsiagaan fasilitas pelayanan kesehatan, pengawasan di pintu masuk negara, serta pengendalian faktor risiko berbasis pendekatan one health. Pemerintah juga menekankan pentingnya edukasi masyarakat, termasuk imbauan untuk tidak mengonsumsi nira mentah, mencuci dan mengupas buah sebelum dikonsumsi, serta menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.

“Kewaspadaan bersama dan kepatuhan terhadap pedoman pencegahan menjadi kunci untuk melindungi masyarakat dari potensi ancaman penyakit infeksi emerging,” demikian penegasan Dirjen Penanggulangan Penyakit dalam Surat Edaran tersebut.

[UHD]
*Dapatkan berita pilihan terbaru setiap hari dari Dailykaltim.co. Informasi terbaru juga dapat dilihat dan diikuti di seluruh media sosial Dailykaltim.co termasuk Instagram, Facebook, X (twitter), Tiktok dan Youtube.

Kemenkes Surat Edaran Virus Nipah
Follow on Google News

Related Posts

Nasional

Prabowo Bertolak ke Jombang untuk Buka Muktamar ke-35 NU

27/08/2026 2:16 PM
Nasional

Indonesia Dorong ASEAN Perkuat Perlindungan Pekerja Migran Saat Krisis

27/08/2026 8:18 AM
Nasional

KPK Tahan Pejabat Bea Cukai, Diduga Terima Rp3,25 Miliar

27/08/2026 8:17 AM
Nasional

811 BTS Pascagempa NTT Pulih, Satu Titik Masih Diperbaiki

19/08/2026 8:55 AM
Nasional

Pemerintah Kucurkan Rp18,9 Triliun untuk Menjamin Gaji PPPK di 546 Daerah

13/08/2026 6:31 AM
Nasional

CISSReC: Viral di Media Sosial Bukan Jaminan Informasi Benar

08/08/2026 4:41 AM
Iklan
Demo
Trending

Nelayan Bajo Mulai Tak Ingin Anaknya Jadi Nelayan

29/08/2026 7:04 AM

Sering Pamer di Media Sosial? Flexing Bisa Jadi Tanda Tekanan Sosial

28/08/2026 12:13 PM

Pengantin Harus Keliling hingga 50 Rumah, Tradisi Mantau Bunting Tergerus Zaman

29/08/2026 7:49 AM

Gen Z Mengubah Cara Belanja, Pengalaman Kini Lebih Penting daripada Kepemilikan

27/08/2026 2:33 PM

KPK Tahan Pejabat Bea Cukai, Diduga Terima Rp3,25 Miliar

27/08/2026 8:17 AM
Terbaru
Pariwara

Karhutla Meningkat di Tengah Kemarau, PPU Siaga Darurat dan Cegah Pembakaran Lahan

By Redaksi Daily Kaltim05/09/2026 11:37 AM

Dailykaltim.co, Penajam – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menetapkan siaga darurat menyusul meningkatnya risiko…

Suku Baduy Bertahan dengan Tradisi di Tengah Perubahan Zaman

05/09/2026 7:06 AM

KNMP PPU Ditargetkan Dongkrak Ekonomi Nelayan, Pemanfaatannya Bakal Dievaluasi

05/09/2026 4:18 AM

Produksi Nila-Lele PPU Dibidik untuk Pasok MBG, IKN, dan Pasar Lokal

05/09/2026 4:16 AM

TRC Dinsos PPU Siaga 24 Jam Tangani ODGJ hingga Orang Terlantar

05/09/2026 4:00 AM
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Iklan
Demo
Tentang Kami
Tentang Kami

DailyKaltim.co adalah portal berita online yang berkomitmen untuk menyajikan berita terkini dan berkualitas seputar Kalimantan Timur.

Mari #Merajutinformasikaltim bersama kami!

Email: Redaksi@dailykaltim.co
Kontak: +62 82154313156

Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn TikTok
Pilihan

Kutim Percepat Realisasi APBD 2025 dengan Target Serapan 95 Persen

18/11/2025 4:44 AM

Dishub Mahulu Sosialisasikan Keselamatan Pelayaran dan Manifest Digital

24/10/2025 4:55 AM

Diskominfo Kaltim Dorong Transparansi Keuangan Daerah Lewat Implementasi KKPD

23/08/2024 1:38 AM
TERBARU

Karhutla Meningkat di Tengah Kemarau, PPU Siaga Darurat dan Cegah Pembakaran Lahan

05/09/2026 11:37 AM

Suku Baduy Bertahan dengan Tradisi di Tengah Perubahan Zaman

05/09/2026 7:06 AM

KNMP PPU Ditargetkan Dongkrak Ekonomi Nelayan, Pemanfaatannya Bakal Dievaluasi

05/09/2026 4:18 AM
© 2023-2024 Copyright by Daily Kaltim. All rights reserved.
  • Redaksi
  • Hak Koreksi
  • Pedoman Siber
  • Media Partner

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version