Dailykaltim.co, Paser – Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kabupaten Paser mulai menggenjot persiapan jelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur. Sebanyak 16 atlet menjalani latihan intensif di Sungai Rantau Buta, Kecamatan Batu Sopang, selama tiga hari pada 3–5 April 2026.
Lokasi ini dipilih karena sebelumnya telah lolos asesmen sebagai venue resmi cabang olahraga arung jeram untuk Porprov yang dijadwalkan berlangsung November mendatang.
Ketua FAJI Paser, Nor Ferry Irawan, mengatakan latihan diikuti 10 atlet putra dan 6 atlet putri dengan pendampingan tim pelatih. Materi latihan difokuskan pada peningkatan fisik dan teknik.
“Kegiatan dimulai sejak pagi hari dengan senam pemanasan dan joging sejauh 4,5 kilometer menuju titik start ,” kata Ferry, Selasa (14/4/2026).
Pada sesi awal, atlet menjalani latihan kategori Down River Race (DRR) dengan lintasan sepanjang 4,8 kilometer. Kategori ini menuntut kecepatan tim R4 dan R6 putra-putri saat mengarungi sungai.
Memasuki sesi berikutnya, latihan beralih ke kategori Slalom yang menguji ketangkasan atlet dalam bermanuver di antara jeram dan rintangan.
“Stamina dan teknik adalah kunci. Di kategori Slalom, kesalahan kecil saat menyentuh gawang bisa berdampak besar pada penilaian waktu,” ujar pelatih arung jeram, Ade Candra.
Selain fokus pada latihan, kegiatan ini juga mendapat dukungan dari masyarakat setempat. Warga Desa Rantau Buta terlibat membantu kebutuhan atlet selama pelatihan berlangsung.
“Kami sangat mengapresiasi keramahan warga. Dukungan ini menjadi motivasi tambahan bagi para atlet untuk memberikan yang terbaik bagi Kabupaten Paser di PORPROV nanti,” ungkap Ferry.
FAJI Paser menargetkan kondisi atlet semakin siap menjelang Porprov VIII Kaltim, seiring intensitas latihan yang terus ditingkatkan.
[UHD]
*Dapatkan berita pilihan terbaru setiap hari dari Dailykaltim.co. Informasi terbaru juga dapat dilihat dan diikuti di seluruh media sosial Dailykaltim.co termasuk Instagram, Facebook, X (twitter), Tiktok dan Youtube.
