Close Menu
  • Beranda
  • Topik
    • Nasional
    • Kaltim
    • Politik
    • Insidental
    • Lipsus
    • Opini
    • Infografis
    • Pariwara
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kukar
    • Kubar
    • Kutim
    • Berau
    • PPU
    • Paser
    • Mahulu
  • Lainnya
    • Internasional
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Budaya
    • Rupa
  • Tertaut
    • Pasang Iklan
    • Media Partner
    • Publikasi Opini
    • Saluran
  • Info
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Hak Koreksi
  • Video

Dapatkan Info Terbaru!

Tetap up-to-date dengan berita hangat dan cerita menarik seputar Kalimantan, bisnis, dan gaya hidup.

Terbaru

Indeks Pemerintahan Digital Kaltim Masih di Bawah Target, Pemprov Kejar Bukti Dukung

22/09/2026 9:33 AM

Pengguna QRIS Kaltim Tembus 948 Ribu, Merchant Capai 910 Ribu

22/09/2026 9:25 AM

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tanaman Usia 10–20 Tahun Tembus Rp3.604 per Kilogram

21/09/2026 9:32 AM
Instagram TikTok Facebook X (Twitter) YouTube LinkedIn
Breaking
  • Indeks Pemerintahan Digital Kaltim Masih di Bawah Target, Pemprov Kejar Bukti Dukung
  • Pengguna QRIS Kaltim Tembus 948 Ribu, Merchant Capai 910 Ribu
  • Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tanaman Usia 10–20 Tahun Tembus Rp3.604 per Kilogram
  • Wamenkomdigi: Kepercayaan Publik Jadi Kunci Pengembangan AI
  • Ketika Hilirisasi Nikel Mengancam Air dan Ruang Hidup Warga
  • Delapan MPP Terdampak Bencana Butuh Perbaikan Segera, PANRB Siapkan Layanan Jemput Bola
  • RISE TO IPO 2026 Jangkau 153 Usaha Menengah, Dorong Akses ke Pasar Modal
  • Prabowo Ancam Cabut Izin 95 Korporasi yang Diduga Terlibat Karhutla
  • Bea Cukai Sita 29 Kilogram Emas di Empat Bandara, Nilainya Rp73,3 Miliar
  • RTH Depan Stadion PPU Mulai Bisa Dimanfaatkan Masyarakat dan Pelaku UMKM
  • Disperkimtan PPU Lanjutkan Penataan RTH Depan Stadion Secara Swakelola
  • Perizinan Makin Digital, DPMPTSP PPU Benahi Website dan Informasi Investasi
  • Disdukcapil PPU Jemput Bola ke Desa, Kejar KTP hingga Akta Kematian
  • KURIKULUM 2013: JEJAK PERUBAHAN YANG MENGUBAH WAJAH PEMBELAJARAN DI INDONESIA
  • Disperkimtan PPU Pastikan Pekerjaan RTH Korpri Sesuai Hasil Pengecekan Lapangan
  • DPMPTSP PPU Tegaskan Pelayanan Perizinan Gratis, ASN Diminta Jaga Integritas
  • Keterbatasan Fiskal Hambat Realisasi MPP PPU, DPMPTSP Berharap Tetap Terwujud
  • Urus Akta Kelahiran di PPU Kini Sekaligus Dapat KK dan KIA
  • Hutan Kota PPU Bakal Dilengkapi Menara Pantau, Perencanaan Umum Sudah Dilakukan
  • Layanan Adminduk Makin Digital, Disdukcapil PPU Perketat Perlindungan Data Pribadi
Instagram TikTok Facebook X (Twitter) YouTube LinkedIn
Daily Kaltim
  • Beranda
  • Topik
    • Nasional
    • Kaltim
    • Politik
    • Insidental
    • Lipsus
    • Opini
    • Infografis
    • Pariwara
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kukar
    • Kubar
    • Kutim
    • Berau
    • PPU
    • Paser
    • Mahulu
  • Lainnya
    • Internasional
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Budaya
    • Rupa
  • Tertaut
    • Pasang Iklan
    • Media Partner
    • Publikasi Opini
    • Saluran
  • Info
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Hak Koreksi
  • Video
Daily Kaltim
  • Beranda
  • Topik
  • Daerah
  • Lainnya
  • Tertaut
  • Info
  • Video
Nasional

Kemenkes Rilis Data Triwulan III 2025, Angka Stunting Nasional Turun Jadi 19,8 Persen

Redaksi Daily Kaltim11/11/2025 6:33 AM0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Data statistik perkembangan kasus stunting di Indonesia pada Triwulan III 2025. (Kemenkes)

Dailykaltim.co,– Kementerian Kesehatan (Kemenkes) merilis data capaian Triwulan III 2025 terkait upaya percepatan pencegahan dan penurunan stunting serta masalah gizi pada balita, Senin (10/11/2025). Publikasi ini menjadi dasar evaluasi program sekaligus persiapan strategi intervensi gizi untuk tahun 2026.

Dalam webinar Publikasi Data Intervensi Stunting TW III-2025, Maria Endang Sumiwi, Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Keluarga dan Komunitas Kemenkes, menjelaskan bahwa publikasi kali ini menjadi acuan untuk penyesuaian kebijakan dan langkah intervensi ke depan.

“Triwulan IV akan dipublikasikan Januari 2026 mendatang. Saat ini, tugas kita adalah mengejar target yang belum tercapai dan mempersiapkan strategi untuk tahun depan,” ujarnya.

Target nasional penurunan stunting pada 2025 ditetapkan sebesar 18,8 persen, dengan sasaran jangka panjang mencapai 14,2 persen pada 2029. Tahun ini, Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tidak dilaksanakan, sehingga capaian penurunan berikutnya akan diukur pada 2026.

Maria menyebut penurunan stunting harus dipercepat dua kali lipat dibanding periode sebelumnya.

“Saat ini, stunting menurun dari 20,1 persen menjadi 19,8 persen, atau turun sekitar 2,7 persen. Target 2026 adalah menurunkan angka dari 19,8 persen menjadi 18,8 persen, dengan penurunan rata-rata per tahun sekitar 1,2 persen, namun akan diupayakan turun 3–4 persen agar target 2029 tercapai lebih cepat,” jelasnya.

Capaian terkini menunjukkan tren positif, dengan penurunan kasus stunting, wasting (gizi kurang), dan overweight (kelebihan berat badan) dibanding 2023. Namun, indikator underweight (berat badan terhadap umur) masih mengalami peningkatan.

“Upaya penurunan harus ditingkatkan agar pada 2026 semua indikator berada dalam zona hijau,” tambah Maria.

Berdasarkan data Kemenkes, penurunan stunting tertinggi terjadi pada kelompok usia 0–5 bulan, yang turun dari 13,7 menjadi 10 persen. Balita 6–11 bulan menurun dari 13,1 menjadi 11,5 persen, sedangkan balita 12–23 bulan turun dari 22,7 menjadi 19,9 persen.

Maria juga menekankan pentingnya periode kehamilan hingga usia 24 bulan sebagai masa kritis dalam intervensi gizi, termasuk pemberian ASI eksklusif dan MPASI tepat waktu.

“Modal awal gizi yang baik akan berdampak pada penurunan stunting jangka panjang,” ujarnya.

Kemenkes membagi strategi penanganan menjadi dua kategori utama: Pencegahan Masalah Gizi dan Perbaikan Masalah Gizi. Pencegahan dilakukan sejak fase remaja putri, ibu hamil, hingga balita, termasuk pencegahan anemia dan pemberian tablet tambah darah.

Sementara itu, perbaikan masalah gizi menjadi “pagar terakhir” untuk memastikan balita berisiko gizi tidak jatuh pada kondisi stunting. Evaluasi menunjukkan bahwa pelaksanaan intervensi tahap akhir ini masih perlu diperkuat agar lebih efektif.

Maria menambahkan, enam provinsi kini menjadi fokus intervensi spesifik karena menyumbang prevalensi stunting tertinggi di tingkat nasional, yaitu Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatra Utara, Nusa Tenggara Timur, dan Papua.

“Keberhasilan intervensi spesifik akan menentukan penurunan stunting nasional. Jika intervensi mencapai target, kita dapat segera melihat penurunan signifikan, sekaligus mencegah balita baru mengalami stunting,” pungkasnya.

[UHD]
*Dapatkan berita pilihan terbaru setiap hari dari Dailykaltim.co. Informasi terbaru juga dapat dilihat dan diikuti di seluruh media sosial Dailykaltim.co termasuk Instagram, Facebook, X (twitter), Tiktok dan Youtube.

Follow on Google News

Related Posts

Nasional

Wamenkomdigi: Kepercayaan Publik Jadi Kunci Pengembangan AI

21/09/2026 9:20 AM
Nasional

Delapan MPP Terdampak Bencana Butuh Perbaikan Segera, PANRB Siapkan Layanan Jemput Bola

18/09/2026 4:37 AM
Nasional

RISE TO IPO 2026 Jangkau 153 Usaha Menengah, Dorong Akses ke Pasar Modal

18/09/2026 4:35 AM
Nasional

Prabowo Ancam Cabut Izin 95 Korporasi yang Diduga Terlibat Karhutla

17/09/2026 4:24 AM
Nasional

Bea Cukai Sita 29 Kilogram Emas di Empat Bandara, Nilainya Rp73,3 Miliar

16/09/2026 4:29 AM
Nasional

Prabowo Bertolak ke Jombang untuk Buka Muktamar ke-35 NU

27/08/2026 2:16 PM
Iklan
Demo
Trending

Ketika Hilirisasi Nikel Mengancam Air dan Ruang Hidup Warga

19/09/2026 7:10 AM

Nelayan Bajo Mulai Tak Ingin Anaknya Jadi Nelayan

29/08/2026 7:04 AM

Sering Pamer di Media Sosial? Flexing Bisa Jadi Tanda Tekanan Sosial

28/08/2026 12:13 PM

Pengantin Harus Keliling hingga 50 Rumah, Tradisi Mantau Bunting Tergerus Zaman

29/08/2026 7:49 AM

Gen Z Mengubah Cara Belanja, Pengalaman Kini Lebih Penting daripada Kepemilikan

27/08/2026 2:33 PM
Terbaru
Kaltim

Indeks Pemerintahan Digital Kaltim Masih di Bawah Target, Pemprov Kejar Bukti Dukung

By Redaksi Daily Kaltim22/09/2026 9:33 AM

Dailykaltim.co, Kaltim – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur berupaya mengejar kekurangan penilaian dalam evaluasi kinerja Pemerintahan…

Pengguna QRIS Kaltim Tembus 948 Ribu, Merchant Capai 910 Ribu

22/09/2026 9:25 AM

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tanaman Usia 10–20 Tahun Tembus Rp3.604 per Kilogram

21/09/2026 9:32 AM

Wamenkomdigi: Kepercayaan Publik Jadi Kunci Pengembangan AI

21/09/2026 9:20 AM

Ketika Hilirisasi Nikel Mengancam Air dan Ruang Hidup Warga

19/09/2026 7:10 AM
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Iklan
Demo
Tentang Kami
Tentang Kami

DailyKaltim.co adalah portal berita online yang berkomitmen untuk menyajikan berita terkini dan berkualitas seputar Kalimantan Timur.

Mari #Merajutinformasikaltim bersama kami!

Email: Redaksi@dailykaltim.co
Kontak: +62 82154313156

Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn TikTok
TERBARU

Indeks Pemerintahan Digital Kaltim Masih di Bawah Target, Pemprov Kejar Bukti Dukung

22/09/2026 9:33 AM

Pengguna QRIS Kaltim Tembus 948 Ribu, Merchant Capai 910 Ribu

22/09/2026 9:25 AM

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tanaman Usia 10–20 Tahun Tembus Rp3.604 per Kilogram

21/09/2026 9:32 AM
Media Terverifikasi Seedbacklink
Banner BlogPartner Backlink.co.id
© 2023-2024 Copyright by Daily Kaltim. All rights reserved.
  • Redaksi
  • Hak Koreksi
  • Pedoman Siber
  • Media Partner

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version