Close Menu
  • Beranda
  • Topik
    • Nasional
    • Kaltim
    • Politik
    • Insidental
    • Lipsus
    • Opini
    • Infografis
    • Pariwara
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kukar
    • Kubar
    • Kutim
    • Berau
    • PPU
    • Paser
    • Mahulu
  • Lainnya
    • Internasional
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Budaya
    • Rupa
  • Tertaut
    • Pasang Iklan
    • Media Partner
    • Publikasi Opini
    • Saluran
  • Info
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Hak Koreksi
  • Video

Dapatkan Info Terbaru!

Tetap up-to-date dengan berita hangat dan cerita menarik seputar Kalimantan, bisnis, dan gaya hidup.

Terbaru

Mudyat Noor Kawal Usulan Infrastruktur PPU di Kementerian PU

08/10/2026 11:13 AM

Pemkab PPU Gandeng Baznas Kaltim Perkuat Program Pemberdayaan Masyarakat

08/10/2026 10:58 AM

Kutim Gandeng Blitar Jaga Pasokan Cabai dan Bawang, Kurangi Ketergantungan Tambang

07/10/2026 3:37 AM
Instagram TikTok Facebook X (Twitter) YouTube LinkedIn
Breaking
  • Mudyat Noor Kawal Usulan Infrastruktur PPU di Kementerian PU
  • Pemkab PPU Gandeng Baznas Kaltim Perkuat Program Pemberdayaan Masyarakat
  • Kutim Gandeng Blitar Jaga Pasokan Cabai dan Bawang, Kurangi Ketergantungan Tambang
  • Desa Klempang Sari Andalkan Lengkeng dan UMKM dalam Penilaian Nasional
  • Pertamina Klaim Harga Pertamax dan Avtur Indonesia Terendah di Asia Tenggara
  • Pemkab Kubar dan TNI AU Tinjau Pemanfaatan Lahan Melalan yang Disepakati Sejak 2010
  • Pemkab Kukar Petakan Kompetensi ASN Lewat Program ProASN 2026
  • Samarinda Pangkas Kegiatan Tak Mendesak, TPP ASN Tetap Jadi Prioritas
  • Pemkot Bontang dan KNI Luncurkan Website SATRIA untuk Anak dan Generasi Muda
  • Perpustakaan Kaltim Kini Buka hingga Malam, Akhir Pekan pun Tetap Layani Pengunjung
  • Bulog Salurkan 967 Ribu Ton Beras, Bantuan Pangan Diperpanjang hingga Desember
  • Skor Integritas Pendidikan Naik, KPK Soroti Kesenjangan Daerah dan Sekolah
  • Kedai Kopi, Gaya Hidup, dan Ruang Ketiga yang Disalahpahami
  • Kisah Zimba, Kelompok yang Pernah Disebut Menjual Daging Manusia
  • Indonesia Tolak Tuduhan Pelanggaran HAM Sistematis di Papua di Forum PBB
  • Indeks Pemerintahan Digital Kaltim Masih di Bawah Target, Pemprov Kejar Bukti Dukung
  • Pengguna QRIS Kaltim Tembus 948 Ribu, Merchant Capai 910 Ribu
  • Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tanaman Usia 10–20 Tahun Tembus Rp3.604 per Kilogram
  • Wamenkomdigi: Kepercayaan Publik Jadi Kunci Pengembangan AI
  • Ketika Hilirisasi Nikel Mengancam Air dan Ruang Hidup Warga
Instagram TikTok Facebook X (Twitter) YouTube LinkedIn
Daily Kaltim
  • Beranda
  • Topik
    • Nasional
    • Kaltim
    • Politik
    • Insidental
    • Lipsus
    • Opini
    • Infografis
    • Pariwara
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kukar
    • Kubar
    • Kutim
    • Berau
    • PPU
    • Paser
    • Mahulu
  • Lainnya
    • Internasional
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Budaya
    • Rupa
  • Tertaut
    • Pasang Iklan
    • Media Partner
    • Publikasi Opini
    • Saluran
  • Info
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Hak Koreksi
  • Video
Daily Kaltim
  • Beranda
  • Topik
  • Daerah
  • Lainnya
  • Tertaut
  • Info
  • Video
Budaya

Pengantin Harus Keliling hingga 50 Rumah, Tradisi Mantau Bunting Tergerus Zaman

Redaksi Daily Kaltim29/08/2026 7:49 AM782 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Ilustrasi pengantin adat. (Pexels.com)

Dailykaltim.co – Pesta pernikahan di Tanjung Sakti, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, tidak berhenti setelah akad dan resepsi. Dalam tradisi Mantau Bunting, kedua pengantin akan berkeliling kampung, mengunjungi rumah-rumah warga, dan mencicipi hidangan yang telah disediakan.

Dalam bahasa masyarakat Tanjung Sakti, mantau berarti memanggil, sedangkan bunting berarti pengantin. Tradisi tersebut menjadi cara warga menyambut dan memperkenalkan pasangan pengantin sebagai anggota baru dalam lingkungan masyarakat.

Namun, tradisi yang diwariskan secara turun-temurun itu mulai tergerus perubahan gaya hidup. Prosesi yang panjang, perubahan pola pikir generasi muda, hingga pengaruh media sosial membuat Mantau Bunting tidak lagi dilaksanakan secara utuh.

Fenomena tersebut dibahas dalam penelitian berjudul Erosi Tradisi Lokal: Studi tentang Pudarnya Tradisi Mantau Bunting di Tengah Perubahan Gaya Hidup Generasi Muda. Kajian itu ditulis Diosi Putri Tasti bersama empat peneliti lainnya dan diterbitkan dalam Jurnal Adat dan Budaya pada Juni 2026.

Penelitian menggunakan pendekatan etnografi melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informannya mencakup tokoh adat, tokoh masyarakat, serta perwakilan generasi muda di Kecamatan Tanjung Sakti.

Bukan Sekadar Mengunjungi Rumah Warga

Dalam pelaksanaan tradisionalnya, pengantin mengenakan pakaian adat dan mendatangi rumah warga satu per satu. Setiap keluarga menyajikan makanan, minuman, buah-buahan, atau hasil kebun sebagai bentuk keramahan.

Jumlah rumah yang dikunjungi rata-rata dapat mencapai 50 rumah dalam satu desa. Kegiatan biasanya dilakukan selama dua hari, dimulai setelah akad nikah dan dilanjutkan seusai resepsi pada hari berikutnya.

Mantau Bunting bukan hanya acara mencicipi hidangan. Tradisi ini menjadi ruang memperkenalkan pasangan pengantin kepada keluarga dan masyarakat sekaligus mempererat hubungan sosial.

Persiapannya juga melibatkan banyak warga. Masyarakat bermusyawarah, membentuk panitia, membagi tugas, membangun panggung, hingga memasak bersama. Bantuan yang diberikan warga biasanya dicatat sebagai bagian dari sistem timbal balik. Ketika pemberi bantuan mengadakan hajatan, keluarga yang pernah dibantu memiliki tanggung jawab sosial untuk membalasnya.

Dengan demikian, Mantau Bunting menyimpan nilai gotong royong, kekeluargaan, keramahtamahan, dan tanggung jawab bersama.

Dianggap Melelahkan dan Tidak Praktis

Penelitian menemukan bahwa sebagian generasi muda mulai memandang prosesi tersebut sebagai kegiatan yang rumit, memakan waktu, dan membutuhkan biaya serta tenaga besar.

Kondisi rumah masyarakat yang umumnya berbentuk rumah panggung juga menjadi tantangan. Pengantin harus berulang kali menaiki tangga sambil mengenakan pakaian adat lengkap ketika mengunjungi puluhan rumah.

Pakaian adat kemudian mulai diganti dengan gamis atau kebaya modern yang dinilai lebih ringan dan memudahkan pergerakan. Durasi kegiatan yang sebelumnya berlangsung dua hari satu malam juga mulai dipersingkat menjadi satu hari.

Pernikahan yang hanya dilaksanakan secara administratif di Kantor Urusan Agama turut mempersempit ruang pelaksanaan tradisi. Ketika pernikahan dilakukan secara sederhana dan privat, rangkaian musyawarah, gotong royong, serta kunjungan kepada masyarakat kerap dihilangkan.

Peneliti juga menyoroti melemahnya peran keluarga dan lembaga adat dalam mewariskan pengetahuan budaya. Interaksi langsung antargenerasi berkurang, sementara generasi muda lebih banyak terpapar budaya populer dan konten digital.

Akibatnya, sebagian anak muda mengenal Mantau Bunting hanya sebagai rangkaian acara yang panjang tanpa memahami nilai sosial di baliknya.

Beradaptasi agar Tidak Hilang

Modernisasi tidak harus berakhir dengan hilangnya Mantau Bunting. Penyederhanaan pakaian, pengurangan jumlah rumah yang dikunjungi, atau pemangkasan durasi dapat menjadi jalan tengah agar tradisi tetap dijalankan.

Namun, perubahan tersebut perlu menjaga unsur terpentingnya, yakni penerimaan terhadap pengantin, keterlibatan masyarakat, gotong royong, dan hubungan timbal balik antarwarga.

Dokumentasi digital juga dapat digunakan untuk mengenalkan kembali tradisi kepada generasi muda. Tantangannya, promosi melalui media sosial jangan sampai hanya menjadikan Mantau Bunting sebagai tontonan visual dan menghilangkan makna sosialnya.

Penelitian ini memperlihatkan bahwa tradisi tidak selalu harus dipertahankan dalam bentuk yang sepenuhnya sama. Mantau Bunting dapat beradaptasi dengan kehidupan modern, selama perubahan itu tidak menghapus nilai kebersamaan yang menjadi inti tradisi tersebut.

Follow on Google News

Related Posts

Budaya

Sering Pamer di Media Sosial? Flexing Bisa Jadi Tanda Tekanan Sosial

28/08/2026 12:13 PM
Budaya

Guru Besar UNY: Nilai Budaya Jawa Tetap Relevan Menjaga Kerukunan

03/08/2026 2:08 PM
Budaya

Batik Derawan-Maratua dan Tari Dalling Didorong Jadi Identitas Budaya Baru Berau

31/07/2026 2:43 AM
Budaya

Ruwat Laut Carita: Tradisi Syukur yang Bertahan di Tengah Arus Wisata

23/02/2026 6:20 PM
Budaya

Begu Ganjang: Narasi yang Bergeser dalam Masyarakat Batak Toba

10/01/2026 6:55 AM
Budaya

Menari di Antara Dunia: Makna Sakral Tari Tor-Tor Batak Toba

22/12/2025 6:40 AM
Iklan
Demo
Trending

Kisah Zimba, Kelompok yang Pernah Disebut Menjual Daging Manusia

03/10/2026 7:14 AM

Ketika Hilirisasi Nikel Mengancam Air dan Ruang Hidup Warga

19/09/2026 7:10 AM

Nelayan Bajo Mulai Tak Ingin Anaknya Jadi Nelayan

29/08/2026 7:04 AM

Sering Pamer di Media Sosial? Flexing Bisa Jadi Tanda Tekanan Sosial

28/08/2026 12:13 PM

Pengantin Harus Keliling hingga 50 Rumah, Tradisi Mantau Bunting Tergerus Zaman

29/08/2026 7:49 AM
Terbaru
Pariwara

Mudyat Noor Kawal Usulan Infrastruktur PPU di Kementerian PU

By Redaksi Daily Kaltim08/10/2026 11:13 AM

Dailykaltim.co, Penajam – Kebutuhan infrastruktur di Penajam Paser Utara dibawa langsung ke meja Menteri Pekerjaan…

Pemkab PPU Gandeng Baznas Kaltim Perkuat Program Pemberdayaan Masyarakat

08/10/2026 10:58 AM

Kutim Gandeng Blitar Jaga Pasokan Cabai dan Bawang, Kurangi Ketergantungan Tambang

07/10/2026 3:37 AM

Desa Klempang Sari Andalkan Lengkeng dan UMKM dalam Penilaian Nasional

07/10/2026 3:32 AM

Pertamina Klaim Harga Pertamax dan Avtur Indonesia Terendah di Asia Tenggara

07/10/2026 3:28 AM
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Iklan
Demo
Tentang Kami
Tentang Kami

DailyKaltim.co adalah portal berita online yang berkomitmen untuk menyajikan berita terkini dan berkualitas seputar Kalimantan Timur.

Mari #Merajutinformasikaltim bersama kami!

Email: Redaksi@dailykaltim.co
Kontak: +62 82154313156

Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn TikTok
TERBARU

Mudyat Noor Kawal Usulan Infrastruktur PPU di Kementerian PU

08/10/2026 11:13 AM

Pemkab PPU Gandeng Baznas Kaltim Perkuat Program Pemberdayaan Masyarakat

08/10/2026 10:58 AM

Kutim Gandeng Blitar Jaga Pasokan Cabai dan Bawang, Kurangi Ketergantungan Tambang

07/10/2026 3:37 AM
Media Terverifikasi Seedbacklink
Banner BlogPartner Backlink.co.id
© 2023-2024 Copyright by Daily Kaltim. All rights reserved.
  • Redaksi
  • Hak Koreksi
  • Pedoman Siber
  • Media Partner

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version