Dailykaltim.co – Perenang mungkin pernah melihat alat berbentuk lempengan plastik yang dipasang pada telapak tangan. Alat bernama hand paddle itu bukan sekadar aksesori, melainkan perlengkapan latihan untuk menambah beban kayuhan dan melatih kekuatan lengan.
Pengaruh latihan menggunakan hand paddle diteliti Benny Yohanes dan Imam Marsudi dari Fakultas Ilmu Olahraga Universitas Negeri Surabaya. Penelitian tersebut menguji peningkatan kecepatan renang 50 meter gaya kupu-kupu pada atlet Klub Suryanaga Surabaya.
Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kecepatan setelah para atlet menjalani latihan menggunakan hand paddle. Meski demikian, alat tersebut tidak dianjurkan digunakan sembarangan, terutama oleh perenang pemula yang teknik kayuhannya belum stabil.
Diuji dalam 18 Pertemuan
Penelitian melibatkan 10 atlet kelompok umur III dan IV Klub Suryanaga. Para peserta menjalani program latihan sebanyak 18 kali dalam enam minggu, dengan frekuensi tiga pertemuan setiap pekan.
Program latihan menggunakan hand paddle diterapkan pada beberapa jarak, yakni 12,5 meter, 25 meter, dan 50 meter. Kecepatan berenang para atlet diukur sebelum dan setelah program latihan.
Waktu rata-rata yang dicatat sebelum latihan berada di kisaran 57 detik. Setelah menjalani program, waktunya turun menjadi sekitar 54 detik. Dalam perlombaan renang, waktu tempuh yang lebih rendah menunjukkan atlet berenang lebih cepat.
Peneliti melaporkan peningkatan kecepatan sebesar 3,85 persen. Hasil uji statistik juga menunjukkan perbedaan antara kemampuan sebelum dan setelah latihan dinilai signifikan.
Peningkatan tersebut terjadi karena hand paddle memperluas permukaan telapak tangan saat menarik air. Hambatan yang lebih besar membuat otot lengan bekerja lebih keras dibandingkan ketika berenang tanpa alat bantu.
Jika dilakukan secara teratur, latihan ini dapat membantu meningkatkan kekuatan kayuhan yang dibutuhkan dalam gaya kupu-kupu. Gaya tersebut mengandalkan gerakan kedua lengan secara bersamaan, selain koordinasi tubuh dan tendangan kaki.
Tidak Dianjurkan untuk Semua Perenang
Meski berpotensi meningkatkan kecepatan, hand paddle tidak otomatis cocok untuk semua orang. Penelitian menyebut alat ini lebih dianjurkan bagi perenang yang telah memiliki teknik kayuhan baik dan stabil.
Perenang yang masih mempelajari teknik dasar atau memiliki kekuatan lengan rendah sebaiknya tidak terburu-buru menggunakannya. Tambahan hambatan dari hand paddle dapat memengaruhi gerakan apabila latihan dilakukan tanpa teknik dan pengawasan yang tepat.
Penggunaan alat juga perlu disesuaikan dengan tujuan latihan, usia, kemampuan, dan kondisi fisik perenang. Karena itu, pendampingan pelatih penting agar beban latihan tidak diberikan secara berlebihan dan teknik renang tetap terjaga.
Hand paddle seharusnya ditempatkan sebagai bagian dari program latihan, bukan jalan pintas untuk berenang lebih cepat. Kecepatan tetap dipengaruhi teknik, kekuatan tubuh, kelenturan, koordinasi gerak, serta konsistensi latihan.
Hasilnya Belum Bisa Digeneralisasi
Temuan penelitian ini perlu dibaca dengan mempertimbangkan keterbatasannya. Jumlah peserta hanya 10 atlet dan penelitian tidak menggunakan kelompok kontrol sebagai pembanding.
Tanpa kelompok kontrol, peningkatan kecepatan belum dapat dipastikan sepenuhnya berasal dari hand paddle. Perkembangan tersebut mungkin juga dipengaruhi latihan rutin, perbaikan teknik, kondisi fisik, atau faktor lain selama enam minggu penelitian.
Selain itu, data yang disajikan dalam artikel memuat perbedaan angka peningkatan pada beberapa bagian. Peneliti menyebut kenaikan 3,85 persen dalam kesimpulan, sedangkan salah satu uraian tabel mencantumkan 3,03 persen.
Meski demikian, penelitian tersebut memberikan gambaran bahwa hand paddle dapat dimanfaatkan untuk menunjang latihan kecepatan gaya kupu-kupu. Manfaatnya akan lebih optimal apabila alat digunakan oleh perenang yang tekniknya sudah matang, dengan program terstruktur dan pengawasan pelatih.
[RRI]
*Dapatkan berita pilihan terbaru setiap hari dari Dailykaltim.co. Informasi terbaru juga dapat dilihat dan diikuti di seluruh media sosial Dailykaltim.co termasuk Instagram, Facebook, X (twitter), Tiktok dan Youtube.
