Close Menu
  • Beranda
  • Topik
    • Nasional
    • Kaltim
    • Politik
    • Insidental
    • Lipsus
    • Opini
    • Infografis
    • Pariwara
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kukar
    • Kubar
    • Kutim
    • Berau
    • PPU
    • Paser
    • Mahulu
  • Lainnya
    • Internasional
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Budaya
    • Rupa
  • Tertaut
    • Pasang Iklan
    • Media Partner
    • Publikasi Opini
    • Saluran
  • Info
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Hak Koreksi
  • Video

Dapatkan Info Terbaru!

Tetap up-to-date dengan berita hangat dan cerita menarik seputar Kalimantan, bisnis, dan gaya hidup.

Terbaru

Sepaku Masuk Delineasi IKN, Diskominfo PPU Tetap Dorong Penanganan Mentawir

24/10/2026 3:50 AM

Usulan Starlink per RT Akan Diverifikasi, Prioritas untuk Layanan Publik

24/10/2026 3:46 AM

Usulan BTS Terkendala Regulasi dan Efisiensi Anggaran, Starlink Dinilai Lebih Cocok untuk Mentawir

23/10/2026 3:43 AM
Instagram TikTok Facebook X (Twitter) YouTube LinkedIn
Breaking
  • Sepaku Masuk Delineasi IKN, Diskominfo PPU Tetap Dorong Penanganan Mentawir
  • Usulan Starlink per RT Akan Diverifikasi, Prioritas untuk Layanan Publik
  • Usulan BTS Terkendala Regulasi dan Efisiensi Anggaran, Starlink Dinilai Lebih Cocok untuk Mentawir
  • Kondisi Sinyal di PPU Berbeda, Diskominfo Sebut Topografi Jadi Tantangan
  • Kopdes Dinilai Lebih Tepat Jadi Grosir dan Pusat Penampungan, Bukan Retail
  • Bantuan Pangan Beras Direncanakan Disalurkan Oktober–Desember
  • Distan PPU Susun Database Alsintan untuk Dasar Usulan Bantuan 2027
  • Distan PPU Usulkan SPBU Petung Jadi Alternatif Penyaluran BBM Petani
  • Kebutuhan Starlink PPU Diperkirakan Hampir 200 Unit, Data Masih Dikejar
  • Mentawir Jadi Prioritas Usulan Penanganan Blank Spot di PPU
  • Kopdes Diharapkan Tampung Hasil Desa Tanpa Mematikan Usaha Warga
  • Kopdes Direncanakan Jadi Saluran Barang Subsidi Pemerintah
  • Bulog Serap Sebagian Produksi Gabah Petani PPU
  • BBM Subsidi Pertanian Dipakai untuk Alsintan Prapanen dan Pascapanen
  • Dishub PPU Imbau Kelotok dan Speedboat Lengkapi Alat Keselamatan
  • Diskominfo PPU Rencanakan Pengadaan Starlink untuk Layanan Publik pada 2027
  • Sembilan Wilayah di Tiga Kecamatan Masuk Usulan Infrastruktur Digital PPU
  • Penempatan Manajer dan Bendahara Kopdes Mengikuti Instruksi Pusat
  • Dinas KUKM Perindag PPU Fasilitasi Pendaftaran HAKI bagi UMKM
  • Dinas Ketahanan Pangan PPU Pantau Harga dan Stok hingga Penggilingan
Instagram TikTok Facebook X (Twitter) YouTube LinkedIn
Daily Kaltim
  • Beranda
  • Topik
    • Nasional
    • Kaltim
    • Politik
    • Insidental
    • Lipsus
    • Opini
    • Infografis
    • Pariwara
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kukar
    • Kubar
    • Kutim
    • Berau
    • PPU
    • Paser
    • Mahulu
  • Lainnya
    • Internasional
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Budaya
    • Rupa
  • Tertaut
    • Pasang Iklan
    • Media Partner
    • Publikasi Opini
    • Saluran
  • Info
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Hak Koreksi
  • Video
Daily Kaltim
  • Beranda
  • Topik
  • Daerah
  • Lainnya
  • Tertaut
  • Info
  • Video
Pariwara

Sebaran Karhutla 2026 Lebih Variatif, BPBD PPU Catat 63 Kejadian

Redaksi Daily Kaltim28/08/2026 8:58 AM164 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Penajam Paser Utara (PPU), Nurlaila. (Dok. Dailykaltim.co)

Dailykaltim.co, Penajam – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Penajam Paser Utara (PPU) mencatat karakteristik kejadian kebakaran hutan dan lahan atau karhutla pada 2026 lebih variatif dibandingkan beberapa periode sebelumnya. Kejadian tidak hanya muncul di titik-titik yang selama ini dikenal rawan, tetapi juga menyebar ke sejumlah lokasi baru.

Berdasarkan rekap penanganan karhutla BPBD PPU, hingga 25 Agustus 2026 tercatat 63 kejadian karhutla dengan total luasan terdampak 56,51 hektare. Kecamatan Penajam menjadi wilayah dengan kejadian terbanyak, yakni 39 kejadian seluas 41,43 hektare. Disusul Babulu 14 kejadian seluas 10,89 hektare, Sepaku 8 kejadian seluas 2,26 hektare, dan Waru 2 kejadian seluas 1,94 hektare. 

Kepala BPBD PPU, Nurlaila, mengatakan sebaran kejadian tahun ini berbeda dengan pola karhutla pada tahun-tahun sebelumnya. Pada beberapa periode terdahulu, kejadian besar cenderung terkonsentrasi di titik tertentu.

“Jadi memang gambaran kejadian di 2026 ini lebih variatif daerahnya. Di 2018, 2019, 2023, itu lebih banyak ke Gunung Steleng, ke Giri Purwa yang besar, Kelurahan Petung yang besar, mungkin kecil-kecil di area Waru dan Babulu,” ujar Nurlaila.

Menurut Nurlaila, titik-titik yang selama ini dikenal rawan memang masih muncul dalam catatan penanganan. Namun, tahun ini BPBD juga menangani kejadian di lokasi yang tidak selalu menjadi titik utama dalam siklus karhutla sebelumnya.

“Tapi di tahun ini lebih variatif. Seperti di Sepan itu tidak pernah kami lakukan penanganan di tahun-tahun sebelumnya di siklus El Nino,” katanya.

Variasi lokasi tersebut juga terlihat dari data hotspot. Rekap titik hotspot 2026 mencatat 55 titik hotspot yang tersebar di empat kecamatan. Penajam menjadi wilayah dengan hotspot terbanyak, yakni 25 titik. Babulu mencatat 17 titik, Waru 7 titik, dan Sepaku 6 titik. 

Nurlaila menyebut, pergeseran sebaran ini menjadi perhatian BPBD karena pola penanganan tidak bisa hanya berfokus pada titik langganan. Setiap lokasi memiliki karakter lahan, material terbakar, akses jalan, hingga sumber air yang berbeda.

Kondisi itu membuat BPBD harus menyesuaikan strategi penanganan. Area yang sebelumnya jarang terbakar tetap perlu diantisipasi karena kejadian tahun ini menunjukkan potensi karhutla dapat muncul lebih luas.

“Itu merupakan area baru untuk kegiatan penanganan karhutla. Jadi karakteristiknya agak bervariasi lokasinya di 2026 ini,” jelasnya.

Meski sebaran lebih variatif, sejumlah titik lama tidak sepenuhnya lepas dari pemantauan. Gunung Steleng, Giripurwa, Petung, Waru, dan Babulu masih menjadi bagian dari wilayah yang diperhatikan, terutama saat kondisi cuaca panas dan material lahan mudah terbakar.

Nurlaila menambahkan, beberapa lokasi yang biasanya muncul dalam catatan karhutla masih terjadi pada 2026, tetapi penanganannya relatif dapat diselesaikan lebih cepat dan tidak berkembang terlalu besar.

“Untuk sementara 2026, yang biasanya Kelurahan Petung, Giri Purwa itu ada kejadian, tapi bisa langsung diselesaikan dan tidak terlalu besar,” katanya.

BPBD PPU menilai pola sebaran yang lebih luas ini menjadi peringatan agar kewaspadaan tidak hanya diarahkan pada lokasi lama. Pemantauan hotspot, laporan masyarakat, serta respons cepat di lapangan tetap dibutuhkan agar api tidak berkembang menjadi kejadian besar.

Dengan 63 kejadian yang telah tercatat hingga akhir Agustus, BPBD PPU menegaskan penanganan karhutla tahun ini membutuhkan kesiapan lintas wilayah. Setiap kecamatan memiliki risiko berbeda dan perlu mendapat perhatian sesuai karakter kejadian di lapangan.

[PRD | ADV DISKOMINFO PPU]

*Dapatkan berita pilihan terbaru setiap hari dari Dailykaltim.co. Informasi terbaru juga dapat dilihat dan diikuti di seluruh media sosial Dailykaltim.co termasuk Instagram, Facebook, X (twitter), Tiktok dan Youtube.

Follow on Google News

Related Posts

Pariwara

Sepaku Masuk Delineasi IKN, Diskominfo PPU Tetap Dorong Penanganan Mentawir

24/10/2026 3:50 AM
Pariwara

Usulan Starlink per RT Akan Diverifikasi, Prioritas untuk Layanan Publik

24/10/2026 3:46 AM
Pariwara

Usulan BTS Terkendala Regulasi dan Efisiensi Anggaran, Starlink Dinilai Lebih Cocok untuk Mentawir

23/10/2026 3:43 AM
Pariwara

Kondisi Sinyal di PPU Berbeda, Diskominfo Sebut Topografi Jadi Tantangan

23/10/2026 3:15 AM
Pariwara

Kopdes Dinilai Lebih Tepat Jadi Grosir dan Pusat Penampungan, Bukan Retail

23/10/2026 2:37 AM
Pariwara

Bantuan Pangan Beras Direncanakan Disalurkan Oktober–Desember

22/10/2026 9:55 AM
Iklan
Demo
Trending

Kisah Zimba, Kelompok yang Pernah Disebut Menjual Daging Manusia

03/10/2026 7:14 AM

Hutan Perempuan, Ruang Hidup yang Kian Terdesak

17/10/2026 7:18 AM

Ketika Hilirisasi Nikel Mengancam Air dan Ruang Hidup Warga

19/09/2026 7:10 AM

Nelayan Bajo Mulai Tak Ingin Anaknya Jadi Nelayan

29/08/2026 7:04 AM

Sering Pamer di Media Sosial? Flexing Bisa Jadi Tanda Tekanan Sosial

28/08/2026 12:13 PM
Terbaru
Pariwara

Sepaku Masuk Delineasi IKN, Diskominfo PPU Tetap Dorong Penanganan Mentawir

By Redaksi Daily Kaltim24/10/2026 3:50 AM

Dailykaltim.co, Penajam – Posisi Kecamatan Sepaku yang masuk dalam kawasan delineasi Ibu Kota Nusantara (IKN)…

Usulan Starlink per RT Akan Diverifikasi, Prioritas untuk Layanan Publik

24/10/2026 3:46 AM

Usulan BTS Terkendala Regulasi dan Efisiensi Anggaran, Starlink Dinilai Lebih Cocok untuk Mentawir

23/10/2026 3:43 AM

Kondisi Sinyal di PPU Berbeda, Diskominfo Sebut Topografi Jadi Tantangan

23/10/2026 3:15 AM

Kopdes Dinilai Lebih Tepat Jadi Grosir dan Pusat Penampungan, Bukan Retail

23/10/2026 2:37 AM
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Iklan
Demo
Tentang Kami
Tentang Kami

DailyKaltim.co adalah portal berita online yang berkomitmen untuk menyajikan berita terkini dan berkualitas seputar Kalimantan Timur.

Mari #Merajutinformasikaltim bersama kami!

Email: Redaksi@dailykaltim.co
Kontak: +62 82154313156

Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn TikTok
TERBARU

Sepaku Masuk Delineasi IKN, Diskominfo PPU Tetap Dorong Penanganan Mentawir

24/10/2026 3:50 AM

Usulan Starlink per RT Akan Diverifikasi, Prioritas untuk Layanan Publik

24/10/2026 3:46 AM

Usulan BTS Terkendala Regulasi dan Efisiensi Anggaran, Starlink Dinilai Lebih Cocok untuk Mentawir

23/10/2026 3:43 AM
Media Terverifikasi Seedbacklink
Banner BlogPartner Backlink.co.id
© 2023-2024 Copyright by Daily Kaltim. All rights reserved.
  • Redaksi
  • Hak Koreksi
  • Pedoman Siber
  • Media Partner

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version