Dailykaltim.co, Penajam – Dinas Perhubungan (Dishub) Penajam Paser Utara (PPU) mengingatkan pengusaha kelotok dan speedboat agar melengkapi alat keselamatan di setiap armada. Imbauan tersebut terus dilakukan untuk menjaga keselamatan penumpang dalam transportasi perairan.
Kepala Dishub PPU, Agus Dahlan, mengatakan keselamatan penumpang harus menjadi perhatian utama dalam aktivitas pelayaran rakyat. Dishub sudah memasang spanduk imbauan di pelabuhan speedboat dan pelabuhan kelotok.
“Itu pasti akan kita imbau. Kita sudah memasang spanduk di pelabuhan speedboat dan pelabuhan kelotok, terutama untuk pengusaha-pengusaha kelotok dan speedboat,” ujar Agus.
Menurut Agus, pengusaha angkutan perairan wajib menyiapkan alat keselamatan. Salah satu perlengkapan penting yang harus tersedia adalah life jacket bagi penumpang.
“Kita sampaikan di situ supaya menyiapkan alat-alat keselamatan yang ada di kelotok dan speedboat, termasuk life jacket,” katanya.
Dishub PPU sebelumnya juga pernah membagikan life jacket dalam jumlah cukup banyak. Alat keselamatan tersebut disalurkan ke beberapa titik layanan transportasi perairan.
“Life jacket kita kemarin, kalau tidak salah, kira-kira lebih 240-an yang tahun sebelumnya,” jelasnya.
Agus menyebut, life jacket tersebut dibagikan ke sejumlah pelabuhan dan armada. Sebagian ditempatkan di speedboat, sementara sebagian lainnya dibagikan ke pelabuhan lain sesuai kebutuhan.
“Ini kita bagi, kita taruh, ada yang di speedboat ada 100, 50, ada yang di pelabuhan lain juga kita bagi,” ujarnya.
Namun, ia menyayangkan masih adanya perlengkapan yang akhirnya tidak terpakai atau hilang. Padahal, alat keselamatan itu disediakan untuk melindungi penumpang dan operator angkutan air.
“Barang-barang seperti itu kadang kita bagi, akhirnya enggak terpakai atau hilang,” katanya.
Menurut Agus, keselamatan transportasi perairan tidak hanya bergantung pada bantuan pemerintah. Pengusaha kelotok dan speedboat juga harus memiliki kesadaran untuk menyediakan dan merawat perlengkapan keselamatan secara mandiri.
Dishub PPU tetap akan mengusulkan kebutuhan alat keselamatan pada setiap kesempatan. Namun, keterbatasan anggaran membuat pengadaan tidak selalu dapat dilakukan sesuai kebutuhan.
“Kalau kita, usulan itu tetap terus ada. Usulan tetap terus ada, cuma bagaimana mengusulkan sementara anggaran sudah dibatasi?” tutupnya.
[PRD | ADV DISKOMINFO PPU]
*Dapatkan berita pilihan terbaru setiap hari dari Dailykaltim.co. Informasi terbaru juga dapat dilihat dan diikuti di seluruh media sosial Dailykaltim.co termasuk Instagram, Facebook, X (twitter), Tiktok dan Youtube.
