Dailykaltim.co, Penajam – Diskominfo PPU menyiapkan skema pengusulan Starlink per rukun tetangga (RT) di wilayah yang masuk daftar kebutuhan infrastruktur digital. Namun, bantuan tersebut tidak akan diberikan tanpa verifikasi karena pemerintah daerah harus memastikan tingkat kebutuhan jaringan di setiap lokasi.
Kepala Bidang Sumberdaya TIK dan Statistik Diskominfo PPU, Fitriani, mengatakan skema per RT dipilih agar layanan internet dapat menjangkau warga secara lebih maksimal. Usulan itu terutama diarahkan untuk wilayah yang benar-benar mengalami keterbatasan akses jaringan.
“Untuk sembilan wilayah usulan itu, kami berencana mengusulkan Starlink per RT supaya maksimal. Satu RT satu Starlink, pokoknya di tiap RT ada,” ujar Fitriani.
Namun, Fitriani menegaskan, setiap titik tetap harus diverifikasi. Diskominfo PPU perlu membedakan antara wilayah yang benar-benar blank spot, wilayah yang hanya lemah sinyal, dan wilayah yang sinyalnya tidak stabil.
“Sebelum memberikan bantuan, data diverifikasi. Kami cek apakah benar blank spot, cuma lemah sinyal, atau sinyal hilang-hilang. Ada klasifikasinya,” katanya.
Fitriani menjelaskan, jika sebuah lokasi benar-benar masuk kategori blank spot, Diskominfo PPU akan melihat jumlah kepala keluarga atau KK yang terdampak. Setelah itu, perangkat dapat ditempatkan pada titik yang paling bermanfaat bagi masyarakat.
“Kalau betul-betul blank spot, kita lihat ada berapa KK lalu menempatkan perangkat di situ. Bukan hanya di kantor desa/kelurahan, mungkin di posyandu atau LPM. Tergantung permintaan mereka,” jelasnya.
Ia menyebut, perangkat Starlink membutuhkan penempatan tertentu. Secara fisik, perangkat tersebut menggunakan antena luar ruangan yang menyerupai parabola.
“Yang jelas penempatannya di luar ruangan. Ada seperti parabolanya,” ujarnya.
Fitriani menambahkan, titik usulan tidak harus selalu berada di kantor desa atau kelurahan. Selama merupakan fasilitas pelayanan publik yang digunakan masyarakat, lokasi tersebut dapat diusulkan.
“Usulan bisa dari KUA, posyandu, puskesmas, dan sekolah. Tidak dibatasi harus kelurahan. Yang penting pelayanan publik untuk masyarakat,” katanya.
Menurut Fitriani, verifikasi menjadi tahapan penting agar pengusulan Starlink benar-benar tepat sasaran. Pemerintah daerah ingin memastikan perangkat ditempatkan di lokasi yang paling membutuhkan, sekaligus memberi manfaat langsung bagi pelayanan publik dan masyarakat sekitar.
[PRD | ADV DISKOMINFO PPU]
*Dapatkan berita pilihan terbaru setiap hari dari Dailykaltim.co. Informasi terbaru juga dapat dilihat dan diikuti di seluruh media sosial Dailykaltim.co termasuk Instagram, Facebook, X (twitter), Tiktok dan Youtube.
