Close Menu
  • Beranda
  • Topik
    • Nasional
    • Kaltim
    • Politik
    • Insidental
    • Lipsus
    • Opini
    • Infografis
    • Pariwara
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kukar
    • Kubar
    • Kutim
    • Berau
    • PPU
    • Paser
    • Mahulu
  • Lainnya
    • Internasional
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Budaya
    • Rupa
  • Tertaut
    • Pasang Iklan
    • Media Partner
    • Publikasi Opini
    • Saluran
  • Info
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Hak Koreksi
  • Video

Dapatkan Info Terbaru!

Tetap up-to-date dengan berita hangat dan cerita menarik seputar Kalimantan, bisnis, dan gaya hidup.

Terbaru

Kisah Zimba, Kelompok yang Pernah Disebut Menjual Daging Manusia

03/10/2026 7:14 AM

Indonesia Tolak Tuduhan Pelanggaran HAM Sistematis di Papua di Forum PBB

30/09/2026 11:52 AM

Indeks Pemerintahan Digital Kaltim Masih di Bawah Target, Pemprov Kejar Bukti Dukung

22/09/2026 9:33 AM
Instagram TikTok Facebook X (Twitter) YouTube LinkedIn
Breaking
  • Kisah Zimba, Kelompok yang Pernah Disebut Menjual Daging Manusia
  • Indonesia Tolak Tuduhan Pelanggaran HAM Sistematis di Papua di Forum PBB
  • Indeks Pemerintahan Digital Kaltim Masih di Bawah Target, Pemprov Kejar Bukti Dukung
  • Pengguna QRIS Kaltim Tembus 948 Ribu, Merchant Capai 910 Ribu
  • Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tanaman Usia 10–20 Tahun Tembus Rp3.604 per Kilogram
  • Wamenkomdigi: Kepercayaan Publik Jadi Kunci Pengembangan AI
  • Ketika Hilirisasi Nikel Mengancam Air dan Ruang Hidup Warga
  • Delapan MPP Terdampak Bencana Butuh Perbaikan Segera, PANRB Siapkan Layanan Jemput Bola
  • RISE TO IPO 2026 Jangkau 153 Usaha Menengah, Dorong Akses ke Pasar Modal
  • Prabowo Ancam Cabut Izin 95 Korporasi yang Diduga Terlibat Karhutla
  • Bea Cukai Sita 29 Kilogram Emas di Empat Bandara, Nilainya Rp73,3 Miliar
  • RTH Depan Stadion PPU Mulai Bisa Dimanfaatkan Masyarakat dan Pelaku UMKM
  • Disperkimtan PPU Lanjutkan Penataan RTH Depan Stadion Secara Swakelola
  • Perizinan Makin Digital, DPMPTSP PPU Benahi Website dan Informasi Investasi
  • Disdukcapil PPU Jemput Bola ke Desa, Kejar KTP hingga Akta Kematian
  • KURIKULUM 2013: JEJAK PERUBAHAN YANG MENGUBAH WAJAH PEMBELAJARAN DI INDONESIA
  • Disperkimtan PPU Pastikan Pekerjaan RTH Korpri Sesuai Hasil Pengecekan Lapangan
  • DPMPTSP PPU Tegaskan Pelayanan Perizinan Gratis, ASN Diminta Jaga Integritas
  • Keterbatasan Fiskal Hambat Realisasi MPP PPU, DPMPTSP Berharap Tetap Terwujud
  • Urus Akta Kelahiran di PPU Kini Sekaligus Dapat KK dan KIA
Instagram TikTok Facebook X (Twitter) YouTube LinkedIn
Daily Kaltim
  • Beranda
  • Topik
    • Nasional
    • Kaltim
    • Politik
    • Insidental
    • Lipsus
    • Opini
    • Infografis
    • Pariwara
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kukar
    • Kubar
    • Kutim
    • Berau
    • PPU
    • Paser
    • Mahulu
  • Lainnya
    • Internasional
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Budaya
    • Rupa
  • Tertaut
    • Pasang Iklan
    • Media Partner
    • Publikasi Opini
    • Saluran
  • Info
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Hak Koreksi
  • Video
Daily Kaltim
  • Beranda
  • Topik
  • Daerah
  • Lainnya
  • Tertaut
  • Info
  • Video
Pariwara

Konsep Mall Pelayanan UPTD PPA PPU, Solusi Terpadu untuk Kurangi Trauma Korban Kekerasan

Redaksi Daily Kaltim17/09/2024 5:06 AM0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Hidayah. (Dailykaltim.co)

Dailykaltim.co, Penajam – Dalam upaya menciptakan sistem penanganan kasus kekerasan yang lebih efektif dan manusiawi, Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Hidayah, mengusulkan konsep inovatif berupa “mall pelayanan”. 

Konsep ini bertujuan menyediakan bangunan khusus yang terintegrasi dengan berbagai layanan, termasuk kantor pelayanan kepolisian dan ruang visum, sehingga korban kekerasan tidak perlu berpindah-pindah tempat untuk mendapatkan bantuan yang mereka butuhkan.

Hidayah menekankan bahwa salah satu aspek penting dari konsep ini adalah keberadaan kantor pelayanan kepolisian di dalam mall pelayanan tersebut. Dengan begitu, korban, terutama anak-anak, tidak perlu lagi diantar ke Polres untuk menjalani proses Berita Acara Pemeriksaan (BAP). 

“Kemudian juga, nanti ada kantor pelayanan kepolisian tersendiri, dimana bukan lagi anak yang kita antar ke Polres, tetapi petugasnya yang ada di mall pelayanan itu. Nanti kita siapkan tempat tertentu untuk buat BAP seperti itu,” jelas Hidayah. 

Langkah ini diharapkan dapat memberikan rasa nyaman bagi korban yang sedang dalam kondisi trauma, sehingga mereka tidak merasa terganggu dengan harus berpindah-pindah tempat.

Konsep mall pelayanan ini dirancang untuk memastikan bahwa semua proses penanganan korban dapat dilakukan di satu tempat, mengurangi risiko trauma yang mungkin dialami oleh korban akibat perpindahan tempat yang berulang-ulang. 

Hidayah menegaskan bahwa keberadaan mall pelayanan ini penting untuk memberikan lingkungan yang nyaman dan aman bagi korban, terutama mereka yang masih dalam masa trauma. 

“Dengan begitu, anak atau perempuan yang menjadi korban itu merasa nyaman, tidak merasa dipindah-pindahkan,” ujarnya.

Korban kekerasan, terutama anak-anak dan perempuan, memerlukan penanganan yang sensitif terhadap kondisi mereka. Hidayah menyadari bahwa korban yang sedang dalam masa trauma membutuhkan kemampuan dan kekuatan luar biasa untuk beradaptasi. 

“Pasalnya, korban yang dalam masa trauma itu beradaptasi itu perlu kemampuan, perlu kekuatan yang luar biasa. Apalagi yang kita tangani ini kan korban,” tambahnya. 

Selain pelayanan kepolisian, mall pelayanan ini juga akan menyediakan ruangan khusus untuk proses visum, di mana dokter yang akan datang ke ruangan tersebut untuk melakukan pemeriksaan. 

“Nanti pada saat sudah BAP, ada lagi ruangan tertentu untuk visum, jadi dokternya yang datang ke ruangan itu, jadi ga perlu lagi korban di bawah umur antri di RS,” terang Hidayah. 

Hal ini dirancang untuk mencegah situasi yang dapat memperburuk trauma korban, seperti harus antri di rumah sakit atau berada di lingkungan yang mungkin membuat mereka merasa tidak nyaman atau terintimidasi.

Hidayah berbagi pengalamannya mengenai bagaimana korban, terutama anak-anak, sering kali menjadi pusat perhatian atau bahkan objek pertanyaan ketika mereka harus datang ke rumah sakit untuk pemeriksaan visum. 

“Ini menurut pengalaman ya, korban di bawa datang ke ruangan kandungan pasti orang bertanya-tanya ini penyakit apa, ‘ko ada anak kecil masuk ke situ’. Kalau orang berpikir sempit ya, tetapi kalau berpikir ini pasti ada korban,” tandasnya.

[RRI | ADV DP3AP2KB PPU]

*Dapatkan berita pilihan terbaru setiap hari dari Dailykaltim.co. Informasi terbaru juga dapat dilihat dan diikuti di seluruh media sosial Dailykaltim.co termasuk Instagram, Facebook, X (twitter), Tiktok dan Youtube.

PPU
Follow on Google News

Related Posts

Pariwara

RTH Depan Stadion PPU Mulai Bisa Dimanfaatkan Masyarakat dan Pelaku UMKM

15/09/2026 11:36 AM
Pariwara

Disperkimtan PPU Lanjutkan Penataan RTH Depan Stadion Secara Swakelola

15/09/2026 11:31 AM
Pariwara

Perizinan Makin Digital, DPMPTSP PPU Benahi Website dan Informasi Investasi

15/09/2026 8:25 AM
Pariwara

Disdukcapil PPU Jemput Bola ke Desa, Kejar KTP hingga Akta Kematian

15/09/2026 7:42 AM
Pariwara

Disperkimtan PPU Pastikan Pekerjaan RTH Korpri Sesuai Hasil Pengecekan Lapangan

14/09/2026 11:10 AM
Pariwara

DPMPTSP PPU Tegaskan Pelayanan Perizinan Gratis, ASN Diminta Jaga Integritas

14/09/2026 8:27 AM
Iklan
Demo
Trending

Kisah Zimba, Kelompok yang Pernah Disebut Menjual Daging Manusia

03/10/2026 7:14 AM

Ketika Hilirisasi Nikel Mengancam Air dan Ruang Hidup Warga

19/09/2026 7:10 AM

Nelayan Bajo Mulai Tak Ingin Anaknya Jadi Nelayan

29/08/2026 7:04 AM

Sering Pamer di Media Sosial? Flexing Bisa Jadi Tanda Tekanan Sosial

28/08/2026 12:13 PM

Pengantin Harus Keliling hingga 50 Rumah, Tradisi Mantau Bunting Tergerus Zaman

29/08/2026 7:49 AM
Terbaru
Video

Kisah Zimba, Kelompok yang Pernah Disebut Menjual Daging Manusia

By Daily Kaltim03/10/2026 7:14 AM

Cerita tentang praktik kanibalisme pernah melekat pada kelompok Zimba di Afrika bagian tenggara. Dalam sejumlah…

Indonesia Tolak Tuduhan Pelanggaran HAM Sistematis di Papua di Forum PBB

30/09/2026 11:52 AM

Indeks Pemerintahan Digital Kaltim Masih di Bawah Target, Pemprov Kejar Bukti Dukung

22/09/2026 9:33 AM

Pengguna QRIS Kaltim Tembus 948 Ribu, Merchant Capai 910 Ribu

22/09/2026 9:25 AM

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tanaman Usia 10–20 Tahun Tembus Rp3.604 per Kilogram

21/09/2026 9:32 AM
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Iklan
Demo
Tentang Kami
Tentang Kami

DailyKaltim.co adalah portal berita online yang berkomitmen untuk menyajikan berita terkini dan berkualitas seputar Kalimantan Timur.

Mari #Merajutinformasikaltim bersama kami!

Email: Redaksi@dailykaltim.co
Kontak: +62 82154313156

Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn TikTok
TERBARU

Kisah Zimba, Kelompok yang Pernah Disebut Menjual Daging Manusia

03/10/2026 7:14 AM

Indonesia Tolak Tuduhan Pelanggaran HAM Sistematis di Papua di Forum PBB

30/09/2026 11:52 AM

Indeks Pemerintahan Digital Kaltim Masih di Bawah Target, Pemprov Kejar Bukti Dukung

22/09/2026 9:33 AM
Media Terverifikasi Seedbacklink
Banner BlogPartner Backlink.co.id
© 2023-2024 Copyright by Daily Kaltim. All rights reserved.
  • Redaksi
  • Hak Koreksi
  • Pedoman Siber
  • Media Partner

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version