Dailykaltim.co, Kutim – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mulai menyiapkan langkah penguatan kebijakan berbasis data guna mendukung target penyerapan 50 ribu tenaga kerja. Program ini masuk dalam agenda prioritas pemerintah daerah sebagai upaya memperluas kesempatan kerja sekaligus memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kutai Timur, Trisno, menjelaskan bahwa penyusunan kebijakan ketenagakerjaan saat ini diarahkan pada pemetaan kebutuhan riil pasar kerja. Pemerintah daerah menilai pendekatan berbasis data menjadi kunci agar target penyerapan tenaga kerja tidak berhenti pada capaian administratif semata.
“Fokus utama program itu untuk memastikan penyerapan tenaga kerja tersebut benar-benar dirasakan oleh masyarakat Kutai Timur,” ujarnya.
Menurut Trisno, ketersediaan data angkatan kerja yang akurat merupakan fondasi awal dalam merumuskan kebijakan ketenagakerjaan. Data tersebut dibutuhkan untuk memetakan kebutuhan dunia usaha, menentukan arah program pelatihan, serta menyusun strategi penempatan tenaga kerja yang tepat sasaran.
Ia menyebutkan, pemerintah daerah tengah menyiapkan forum pembahasan khusus untuk menyusun basis data ketenagakerjaan secara menyeluruh.
“Hari ini, rencana akan diadakan rapat yang membahas hal ini. kita harus punya data dulu. Berapa data angkatan kerja Kutai Timur setiap tahunnya, nah dari situ, kita juga harus punya data potensi penyerapan,” ujarnya.
Dalam pandangannya, seiring perkembangan wilayah dan pemanfaatan sumber daya yang ada, Kutai Timur memiliki peluang penyerapan tenaga kerja yang cukup besar. Potensi tersebut bersumber dari badan usaha yang telah beroperasi maupun pembentukan usaha baru di sektor-sektor strategis yang didorong melalui kebijakan pemerintah daerah.
Meski demikian, Trisno menegaskan pemerintah tidak dapat serta-merta mengklaim penyerapan tenaga kerja yang terjadi secara alami.
“Pemerintah tidak bisa mengakui sesuatu yang sudah berjalan secara alami. Maka dari itu, harus ada kontribusi kebijakan pemerintah di dalamnya, sehingga penyerapan tenaga baru ini benar-benar bisa diklaim sebagai hasil kerja pemerintah,” tegasnya.
Selain penyusunan kebijakan, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kutai Timur juga melakukan inventarisasi serta kajian mendalam terhadap data ketenagakerjaan. Langkah ini diarahkan untuk mengoptimalkan sumber daya yang tersedia sekaligus memperkuat dasar perencanaan program penyerapan tenaga kerja, baik dalam jangka menengah maupun jangka panjang.
[UHD]
*Dapatkan berita pilihan terbaru setiap hari dari Dailykaltim.co. Informasi terbaru juga dapat dilihat dan diikuti di seluruh media sosial Dailykaltim.co termasuk Instagram, Facebook, X (twitter), Tiktok dan Youtube.
