Dailykaltim.co – Parlemen dunia menekankan pentingnya aksi konkret dan kerja sama dengan pemerintah global untuk mengatasi berbagai masalah air, termasuk kelangkaan dan pendanaannya. Ketua Inter-Parliamentary Union (IPU), Puan Maharani, menyampaikan hal ini usai menutup Parliamentary Meeting On the Occasion of the 10th World Water Forum di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) 2, Badung, Bali, pada Selasa (21/5/2024).
Breaking
- Retribusi Pelabuhan Penajam Kini Jadi Kewenangan Pemprov Kaltim
- Pelabuhan Penajam Beralih ke Pemprov Kaltim, Dishub PPU Jelaskan Dasar Kewenangan
- Beban Kerja Bertambah, BKPSDM PPU Dikaji Naik Tipologi
- Antisipasi Debit Air Turun, Perumda Danum Taka Susuri Sungai Lawe-Lawe
- Bayan Open 2026 Diikuti 1.292 Peserta, Mudyat Bidik Atlet Kaltim ke Level Internasional
- Wabup PPU dan Pangdam Mulawarman Tinjau Jembatan Merah Putih di Sebakung Jaya
- DPMD PPU Minta Masukan Publik untuk Perkuat Pemberdayaan Desa
- Pemkab PPU Evaluasi Kelembagaan OPD, Beban Kerja Jadi Pertimbangan Utama
- Bupati PPU Minta Hak Masyarakat di Sekitar IKN Cepat Dituntaskan
- Mudyat Noor Sebut Keresahan Masyarakat Adat Jadi Sinyal Pusat Perhatikan Daerah Penunjang IKN
- Peresmian Masjid Abqariyyin Hisaan Warnai Maulid Nabi di Ma’had Al Abqory
- Batu Bara Kuasai 34 Persen PDRB, Kaltim Siapkan Transformasi Ekonomi 2045
- 811 BTS Pascagempa NTT Pulih, Satu Titik Masih Diperbaiki
- Pemerintah Kucurkan Rp18,9 Triliun untuk Menjamin Gaji PPPK di 546 Daerah
- GPM Kaltim Libatkan 49 Peserta, Pangkas Jarak Produsen dan Konsumen
- Pemkab PPU Susun Rencana Aksi Daerah untuk Percepat Penanggulangan TBC
- Sawit Jadi Grand Design Pembangunan Kutai Timur Sejak 2001
- CISSReC: Viral di Media Sosial Bukan Jaminan Informasi Benar
- Indonesia Bangun AI Factory 1 GW, Bidik Posisi sebagai Pusat AI Asia Tenggara
- Konsumsi Rumah Tangga Topang Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,29 Persen
