Close Menu
  • Beranda
  • Topik
    • Nasional
    • Kaltim
    • Politik
    • Insidental
    • Lipsus
    • Opini
    • Infografis
    • Pariwara
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kukar
    • Kubar
    • Kutim
    • Berau
    • PPU
    • Paser
    • Mahulu
  • Lainnya
    • Internasional
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Budaya
    • Rupa
  • Tertaut
    • Pasang Iklan
    • Media Partner
    • Publikasi Opini
    • Saluran
  • Info
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Hak Koreksi
  • Video

Dapatkan Info Terbaru!

Tetap up-to-date dengan berita hangat dan cerita menarik seputar Kalimantan, bisnis, dan gaya hidup.

Terbaru

Masjid IKN Siap Gelar Tarawih Perdana Ramadan 1447 H

12/02/2026 7:18 AM

Pemerintah Siapkan Diskon Transportasi dan Mudik Gratis Lebaran 2026

12/02/2026 4:36 AM

Kuota Haji 2026 Berbasis Antrean, Masa Tunggu Jamaah Kutim Lebih Singkat

12/02/2026 3:47 AM
Instagram TikTok Facebook X (Twitter) YouTube LinkedIn
Breaking
  • Masjid IKN Siap Gelar Tarawih Perdana Ramadan 1447 H
  • Pemerintah Siapkan Diskon Transportasi dan Mudik Gratis Lebaran 2026
  • Kuota Haji 2026 Berbasis Antrean, Masa Tunggu Jamaah Kutim Lebih Singkat
  • Cegah Kerusakan Jalan, Kubar Sosialisasikan Pembatasan Muatan Angkutan Barang
  • Rumah Rehab Gizi Stunting Mulai Beroperasi, Target Tekan Kasus Balita Risiko
  • Perpanjangan Kontrak PPPK Kutim 2021 Ditentukan Evaluasi Kinerja
  • Seratai Green’s Padel Resmi Beroperasi, Lapangan Padel Pertama di Paser
  • PPU Gelar Konsultasi Publik Awal RKPD 2027, Soroti Tantangan Fiskal Daerah
  • Syahrudin M Noor Hadiri Syukuran Lapangan Bola Waru, Dorong Pemanfaatan oleh Warga
  • NTB Diproyeksikan Jadi Sentra Jagung dan Bawang Putih Nasional
  • Riset Ungkap Perairan Maluku Barat Daya Jadi Kawasan Penting Ekosistem Laut Global
  • Penyesuaian Data PBI JKN Dilakukan, Peserta Nonaktif Bisa Ajukan Reaktivasi
  • Kemenag Buka Pelatihan Observasi Hilal untuk Kreator Digital
  • Bunga Bangkai Raksasa Amorphophallus titanum Mekar di Kebun Raya Bogor
  • Disdikbud Kutim Pastikan Program Pendidikan 2026 Tetap Berjalan
  • Dua Desa di Kukar Resmi Jadi Desa Konservasi Pesut Mahakam
  • Pantai Marang Kaliorang Jadi Pilihan Wisata Alam Berbiaya Terjangkau
  • Program 150 Juta per RT Kukar Fokus Selesaikan Masalah Sosial Warga
  • Desa Suatang Paser Jadi Lokasi Hilirisasi Ayam Petelur Terintegrasi
  • Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah, Lolos ke Final Piala Asia 2026
Instagram TikTok Facebook X (Twitter) YouTube LinkedIn
Daily Kaltim
  • Beranda
  • Topik
    • Nasional
    • Kaltim
    • Politik
    • Insidental
    • Lipsus
    • Opini
    • Infografis
    • Pariwara
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kukar
    • Kubar
    • Kutim
    • Berau
    • PPU
    • Paser
    • Mahulu
  • Lainnya
    • Internasional
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Budaya
    • Rupa
  • Tertaut
    • Pasang Iklan
    • Media Partner
    • Publikasi Opini
    • Saluran
  • Info
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Hak Koreksi
  • Video
Daily Kaltim
  • Beranda
  • Topik
  • Daerah
  • Lainnya
  • Tertaut
  • Info
  • Video
Nasional

PMI Manufaktur Melemah, Pemerintah Siapkan Strategi Pemulihan

Redaksi Daily Kaltim02/07/2025 6:39 AM
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Juru Bicara Kementerian Perindustrian, Febri Hendri Antoni Arief. (istimewa)

Dailykaltim.co – Kinerja sektor manufaktur nasional mencatat pelemahan pada Juni 2025. Purchasing Managers’ Index (PMI) Indonesia tercatat turun dari 47,4 pada Mei menjadi 46,9, mengindikasikan kontraksi aktivitas industri. Penurunan ini sejalan dengan tren negatif di sejumlah negara ASEAN seperti Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Singapura.

Kementerian Perindustrian menilai penurunan ini dipicu oleh dua faktor utama. Pertama, pelaku industri masih menunggu kepastian deregulasi yang mendukung iklim usaha. Kedua, permintaan pasar ekspor dan domestik yang masih lemah turut menekan aktivitas manufaktur, seiring menurunnya daya beli masyarakat.

“Dua faktor yang menyebabkan PMI Indonesia pada Juni 2025 masih kontraksi dan menurun dibanding bulan Mei 2025 yakni, pertama perusahaan industri masih menunggu kebijakan pro bisnis, dan kedua pelemahan permintaan pasar ekspor dan pasar domestik serta penurunan daya beli di Indonesia,” ujar Juru Bicara Kementerian Perindustrian, Febri Hendri Antoni Arief di Jakarta, Selasa (1/7).

Febri menyebut pelaku industri berharap pemerintah segera menyelesaikan sejumlah kebijakan strategis. Salah satu yang ditunggu adalah revisi Permendag Nomor 8 Tahun 2024, khususnya terkait relaksasi impor produk jadi. Pemerintah telah mengumumkan pencabutan kebijakan tersebut pada 30 Juni 2025 sebagai bagian dari paket deregulasi, yang diprediksi akan mulai berdampak positif dalam dua bulan mendatang, terutama bagi industri tekstil, pakaian jadi, dan aksesori.

“Kami menduga dampak pencabutan relaksasi impor terutama pada impor produk tekstil, pakaian jadi dan aksesoris pakaian jadi akan dirasakan dampaknya pada dua bulan mendatang setelah kebijakan ini diumumkan. Perusahaan industri terutama, industri TPT dan industri Pakaian Jadi bersabar menunggu dampak pemberlakuan kebijakan ini. Namun demikian, pengumuman kebijakan ini tentu sinyal positif bagi industri terutama industri TPT dan Pakaian Jadi,” ujar Febri.

Pemerintah juga tengah menyiapkan kebijakan pembatasan pelabuhan masuk (entry port) untuk produk impor. Langkah ini bertujuan menekan volume barang impor murah yang selama ini masuk melalui banyak pelabuhan, dan memberi ruang bagi produk dalam negeri untuk bersaing di pasar domestik.

“Pembatasan entry port bagi produk impor jadi berharga murah sangat penting bagi industri dalam negeri terutama bagi industri yang produknya sulit bersaing dengan produk impor murah yang berasal dari negara produsen yang mengalami oversupply. Kebijakan ini akan mampu meningkatkan permintaan utilisasi industri yang memproduksi produk yang bersaing ketat dengan produk impor murah,” tutur Febri.

Selain itu, pelaku industri juga menanti percepatan penandatanganan Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA). Perjanjian ini diharapkan mampu membuka akses pasar ke Eropa dan memperluas peluang ekspor bagi produk manufaktur nasional.

“Perusahaan Industri menunggu penandatanganan perjanjian IEU-CEPA. Mereka optimis setelah penandatanganan IEU-CEPA maka pasar Eropa akan terbuka lebar bagi produk ekspor mereka,” ujar Febri.

Faktor lain yang turut melemahkan kinerja manufaktur adalah penurunan permintaan ekspor dan konsumsi domestik. Meskipun tensi perang dagang global mulai mereda, efeknya masih dirasakan oleh industri dalam negeri. Banyak produsen yang kini mengalihkan fokus ke pasar domestik, yang justru menghadapi tekanan dari produk impor dan lemahnya daya beli.

Konsumen lebih memprioritaskan belanja kebutuhan pokok, sementara kelompok menengah atas cenderung menahan konsumsi dan lebih memilih menabung atau berinvestasi.

Di sisi lain, belanja pemerintah untuk produk manufaktur mulai berjalan pada pertengahan Juni, khususnya pada sektor infrastruktur dan konstruksi. Dampaknya mulai dirasakan oleh industri keramik, semen, baja, dan kaca. Pemerintah juga menyalurkan insentif gaji ke-13 dan program liburan sekolah yang mendorong pertumbuhan di sektor makanan, minuman, kertas, tekstil, dan pakaian.

“Kami mengapresiasi insentif pemerintah berupa gaji ke-13, insentif liburan anak sekolah dan momen memasuki tahun ajaran baru yang akan meningkatkan demand, utilisasi dan penyerapan tenaga kerja pada beberapa subsektor industri. Dengan dimulai belanja pemerintah atas produk manufaktur dan juga insentif liburan sekolah serta kenaikan permintaan menjelang tahun ajaran baru diharapkan bisa meningkatkan daya beli masyarakat terutama untuk membeli produk-produk manufaktur ke depannya,” ujar Febri.

Ekonom S&P Global Market Intelligence, Usamah Bhatti, mencatat penurunan aktivitas sektor manufaktur Indonesia pada pertengahan tahun disebabkan oleh lemahnya permintaan domestik. Kondisi ini mendorong perusahaan melakukan efisiensi dengan memangkas tenaga kerja dan menurunkan aktivitas pembelian.

“Ke depannya, perusahaan kurang begitu optimis terhadap perkiraan output, bahkan kepercayaan diri juga turun ke posisi terendah dalam delapan bulan,” imbuhnya.

Arus kontraksi PMI juga tercatat di sejumlah negara lain seperti Vietnam, Malaysia, Myanmar, Inggris, Prancis, Korea Selatan, dan Jerman. Pemerintah berharap bauran kebijakan yang tengah disiapkan dapat segera memulihkan kepercayaan pelaku usaha dan mendorong pertumbuhan industri manufaktur nasional.

[UHD]
*Dapatkan berita pilihan terbaru setiap hari dari Dailykaltim.co. Informasi terbaru juga dapat dilihat dan diikuti di seluruh media sosial Dailykaltim.co termasuk Instagram, Facebook, X (twitter), Tiktok dan Youtube.

Manufaktur PMI
Follow on Google News

Related Posts

Nasional

Masjid IKN Siap Gelar Tarawih Perdana Ramadan 1447 H

12/02/2026 7:18 AM
Nasional

Pemerintah Siapkan Diskon Transportasi dan Mudik Gratis Lebaran 2026

12/02/2026 4:36 AM
Nasional

NTB Diproyeksikan Jadi Sentra Jagung dan Bawang Putih Nasional

09/02/2026 8:14 AM
Nasional

Riset Ungkap Perairan Maluku Barat Daya Jadi Kawasan Penting Ekosistem Laut Global

09/02/2026 7:59 AM
Nasional

Penyesuaian Data PBI JKN Dilakukan, Peserta Nonaktif Bisa Ajukan Reaktivasi

09/02/2026 5:37 AM
Nasional

Kemenag Buka Pelatihan Observasi Hilal untuk Kreator Digital

09/02/2026 5:17 AM
Iklan
Demo
Trending

PPU Gelar Diskusi Sawit Berkelanjutan,Tingkatkan Daya Saing dan Kualitas

07/11/2024 3:21 AM

7PaceRunners Gelar Lari di Car Free Day PPU, Kampanye Gaya Hidup Sehat dan Dukung UMKM

15/02/2025 4:17 AM

Disdukcapil PPU Soroti Rendahnya Kesadaran Warga Soal Pelaporan Akta Kematian

29/04/2025 2:11 PM

Anopheles Tak Selalu Jadi Musuh: Fokus Dinkes PPU Kini ke Penularan Aktif di Sotek

11/06/2025 2:07 PM

PPU Sambut Delegasi Internasional, Tawarkan Potensi Investasi Besar

12/11/2024 6:56 AM
Terbaru
Nasional

Masjid IKN Siap Gelar Tarawih Perdana Ramadan 1447 H

By Redaksi Daily Kaltim12/02/2026 7:18 AM

Dailykaltim.co – Masjid di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) ditargetkan siap digunakan untuk pelaksanaan salat…

Pemerintah Siapkan Diskon Transportasi dan Mudik Gratis Lebaran 2026

12/02/2026 4:36 AM

Kuota Haji 2026 Berbasis Antrean, Masa Tunggu Jamaah Kutim Lebih Singkat

12/02/2026 3:47 AM

Cegah Kerusakan Jalan, Kubar Sosialisasikan Pembatasan Muatan Angkutan Barang

12/02/2026 3:16 AM

Rumah Rehab Gizi Stunting Mulai Beroperasi, Target Tekan Kasus Balita Risiko

10/02/2026 6:56 AM
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Iklan
Demo
Tentang Kami
Tentang Kami

DailyKaltim.co adalah portal berita online yang berkomitmen untuk menyajikan berita terkini dan berkualitas seputar Kalimantan Timur.

Mari #Merajutinformasikaltim bersama kami!

Email: Redaksi@dailykaltim.co
Kontak: +62 82154313156

Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn TikTok
Pilihan

Pemkot dan DPRD Balikpapan Bahas RPJMD 2025–2029

22/04/2025 2:42 AM

Bupati PPU Mudyat Noor Terpilih sebagai Ketua Umum AKPSI 2025–2030

20/11/2025 12:05 AM

Menkomdigi: Penunjukan Seskab oleh Prabowo Sesuai Konstitusi

13/03/2025 4:15 PM
TERBARU

Masjid IKN Siap Gelar Tarawih Perdana Ramadan 1447 H

12/02/2026 7:18 AM

Pemerintah Siapkan Diskon Transportasi dan Mudik Gratis Lebaran 2026

12/02/2026 4:36 AM

Kuota Haji 2026 Berbasis Antrean, Masa Tunggu Jamaah Kutim Lebih Singkat

12/02/2026 3:47 AM
© 2023-2024 Copyright by Daily Kaltim. All rights reserved.
  • Redaksi
  • Hak Koreksi
  • Pedoman Siber
  • Media Partner

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version