Dailykaltim.co, Penajam – Warga Kecamatan Sepaku kini memiliki akses layanan rumah sakit yang lebih lengkap dibanding beberapa tahun lalu. RSUD Sepaku terus mengembangkan fasilitas dan layanan medis seiring meningkatnya kebutuhan kesehatan masyarakat di wilayah tersebut.
Pengembangan terbaru terlihat dari pembangunan gedung pelayanan baru empat lantai yang akan menambah kapasitas rumah sakit dari 50 tempat tidur menjadi 120 tempat tidur saat seluruh fasilitas beroperasi penuh.
Direktur RSUD Sepaku, dr. Eka Wardhana, mengatakan peningkatan fasilitas dilakukan untuk mengakomodasi pertumbuhan kebutuhan layanan kesehatan di Sepaku dan wilayah sekitarnya.
“Berbagai fasilitas kesehatan terus kami lengkapi untuk menunjang pelayanan yang lebih optimal, seiring berkembangnya kebutuhan masyarakat di kawasan Sepaku dan sekitarnya,” ujarnya.
Gedung baru tersebut dilengkapi dua ruang operasi tambahan sehingga total rumah sakit memiliki tiga ruang operasi. Selain itu tersedia layanan Intensive Care Unit (ICU), Pediatric Intensive Care Unit (PICU), Neonatal Intensive Care Unit (NICU), hingga ruang rawat inap dengan berbagai kelas pelayanan.
Saat ini RSUD Sepaku didukung 107 tenaga kesehatan dan tenaga pendukung dengan rata-rata kunjungan pasien mencapai 350 hingga 400 orang setiap bulan.
Dari sisi layanan medis, rumah sakit telah memiliki dokter spesialis penyakit dalam, kandungan, anak, radiologi, dan patologi klinik. Ke depan, RSUD Sepaku menargetkan penambahan layanan hemodialisa, kesehatan mata, dan Telinga Hidung Tenggorokan (THT).
Menurut dr. Eka, Kementerian Kesehatan juga merencanakan RSUD Sepaku menjadi pusat layanan trauma atau Trauma Center di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Fasilitas tersebut diproyeksikan menangani pasien kecelakaan lalu lintas, kecelakaan kerja, hingga kasus luka bakar tanpa harus dirujuk ke Balikpapan.
Meski fasilitas terus bertambah, rumah sakit masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan dokter spesialis tetap dan kebutuhan peningkatan daya listrik untuk mengoperasikan seluruh sarana baru.
“Alhamdulillah, Bapak Bupati telah menyetujui penambahan anggaran untuk peningkatan daya listrik 550 KVA dan pengadaan genset sebagai penunjang operasional rumah sakit,” ungkap dr. Eka.
Perubahan layanan tersebut mulai dirasakan masyarakat. Sumiati, warga Sepaku yang baru menjalani perawatan selama lima hari, menilai akses layanan kesehatan kini jauh lebih mudah dibanding sebelumnya.
“Selama dirawat rasanya aman dan menyenangkan. Perawat dan dokter baik, sabar, serta telaten melayani pasien. Dulu kalau harus dirujuk ke Balikpapan perjalanan sangat jauh, sekarang sudah dekat. Pelayanannya juga baik sehingga rasanya lebih cepat sembuh. Alhamdulillah setelah lima hari dirawat, hari ini saya sudah diperbolehkan pulang,” tuturnya.
[UHD | ADV DISKOMINFO PPU]
*Dapatkan berita pilihan terbaru setiap hari dari Dailykaltim.co. Informasi terbaru juga dapat dilihat dan diikuti di seluruh media sosial Dailykaltim.co termasuk Instagram, Facebook, X (twitter), Tiktok dan Youtube.
