Dailykaltim.co, Kukar – Pelayanan publik digital di Kabupaten Kutai Kartanegara memasuki babak baru. Pemerintah daerah meluncurkan Aplikasi Portal Pelayanan Publik “IDAMAN TERBAIK” serta Aplikasi Pelayanan Publik Desa, Kelurahan, dan Kecamatan “DISAPA IDAMAN V2 (Versi Kedua)”, bersamaan dengan pengumuman hasil Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik Mandiri Tahun 2025. Kegiatan tersebut digelar di Pendopo Odah Etam, Tenggarong, Senin, 15 Desember 2025.
Peluncuran dua aplikasi pelayanan publik ini dirancang untuk menjawab tantangan geografis Kutai Kartanegara yang memiliki wilayah daratan seluas sekitar 26.867,51 kilometer persegi dan wilayah laut sekitar 1.868,356 kilometer persegi. Dengan cakupan administratif 20 kecamatan, 193 desa, dan 44 kelurahan, keterbatasan infrastruktur fisik selama ini kerap menjadi kendala akses masyarakat terhadap layanan pemerintahan.
Ketua Panitia Pelaksana yang juga Kepala Bagian Organisasi dan Tata Laksana Sekretariat Kabupaten Kutai Kartanegara, Fipin Indera Yani, menjelaskan bahwa pengembangan aplikasi pelayanan publik menjadi langkah strategis untuk menghadirkan layanan yang cepat, mudah, dan terjangkau. Melalui digitalisasi, pemerintah daerah berupaya memangkas jarak layanan tanpa harus sepenuhnya bergantung pada pembangunan fisik.
Aplikasi “IDAMAN TERBAIK” dan “DISAPA IDAMAN V2 (Versi Kedua)” mencakup identifikasi jenis layanan, prosedur, serta format administrasi. Sistem ini juga memfasilitasi perekaman dan pendampingan aktivasi sertifikasi elektronik bagi pejabat di tingkat desa, kelurahan, dan kecamatan, sekaligus mendukung layanan administrasi internal dan penguatan pelayanan dari sisi masyarakat.
Manfaat utama dari penerapan aplikasi ini meliputi kecepatan layanan, kemudahan akses, serta efisiensi biaya. Pemerintah dapat memberikan pelayanan secara lebih responsif, sementara masyarakat dapat mengajukan permohonan administrasi tanpa harus datang langsung ke kantor pelayanan. Skema ini juga diharapkan mampu menekan biaya yang selama ini dikeluarkan masyarakat dalam mengurus dokumen pemerintahan.
Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri menyambut positif peluncuran aplikasi pelayanan publik tersebut. Ia berharap implementasi layanan berbasis digital ini dapat memberikan manfaat nyata dan dirasakan secara luas oleh masyarakat, terutama di wilayah yang belum sepenuhnya terjangkau infrastruktur fisik.
Ia menegaskan bahwa penguatan infrastruktur internet menjadi faktor kunci agar layanan pemerintahan berbasis aplikasi dapat berjalan optimal. Menurutnya, ketika suatu wilayah telah terjangkau jaringan internet, layanan publik dapat diselenggarakan tanpa harus menunggu pembangunan sarana fisik secara menyeluruh.
Bupati Aulia juga menyatakan dukungannya terhadap penerapan “Disapa Idaman” di seluruh desa dan kecamatan di Kutai Kartanegara. Melalui aplikasi tersebut, proses administrasi, termasuk tanda tangan elektronik, dapat dilakukan tanpa kehadiran fisik. Masyarakat pun dapat mengurus berbagai kebutuhan surat-menyurat di tingkat desa, kelurahan, dan kecamatan secara daring.
Digitalisasi layanan publik ini dinilai sejalan dengan penguatan peran Mall Pelayanan Publik di tingkat kecamatan. Tujuan akhirnya adalah memastikan masyarakat memperoleh layanan yang mudah, cepat, dan tidak berbelit, tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke pusat pemerintahan kabupaten.
Selain peluncuran aplikasi, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan penyerahan penghargaan Indeks Pelayanan Publik Tertinggi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap unit pelayanan yang menunjukkan kinerja terbaik sepanjang tahun 2025.
Untuk kategori rumah sakit, penghargaan terbaik pertama diraih RSUD Dayaku Raja Kota Bangun, disusul RSUD A.M. Parikesit Tenggarong sebagai terbaik kedua, dan RSUD Aji Batara Agung Dewa Sakti Kecamatan Samboja sebagai terbaik ketiga.
Pada kategori dinas dan badan, peringkat pertama diraih Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil dengan predikat Pelayanan Prima. Peringkat kedua ditempati Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, sementara peringkat ketiga diraih Dinas Sosial dengan kategori Sangat Baik.
Sementara itu, kategori kecamatan terbaik diraih Kecamatan Sanga Sanga sebagai peringkat pertama, diikuti Kecamatan Anggana peringkat kedua, dan Kecamatan Muara Badak peringkat ketiga. Penghargaan desa dengan implementasi Aplikasi Disapa Idaman terbaik diberikan kepada Desa Loa Duri Ulu Kecamatan Loa Janan, disusul Desa Tani Harapan dan Desa Bakungan, yang keduanya juga berada di Kecamatan Loa Janan.
Penghargaan survei kepuasan masyarakat terbaik di lingkungan Sekretariat Daerah turut diberikan kepada sejumlah bagian, dengan peringkat pertama diraih Bagian Pengadaan Barang dan Jasa. Peringkat berikutnya masing-masing ditempati Bagian Kesejahteraan Rakyat, Bagian Umum, Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, serta Bagian Organisasi Sekretariat Kabupaten Kutai Kartanegara.
[UHD]
*Dapatkan berita pilihan terbaru setiap hari dari Dailykaltim.co. Informasi terbaru juga dapat dilihat dan diikuti di seluruh media sosial Dailykaltim.co termasuk Instagram, Facebook, X (twitter), Tiktok dan Youtube.
