Dailykaltim.co – Kelahiran bayi panda pertama di Indonesia menjadi tonggak baru bagi konservasi satwa liar di Tanah Air. Anak panda itu lahir dari pasangan Cai Tao (jantan) dan Hu Chun (betina) yang berada dalam program penangkaran di Istana Panda, Taman Safari Indonesia (TSI), Bogor. Peristiwa ini menandai keberhasilan pengelolaan intensif spesies terancam punah di Indonesia.
Pengumuman kelahiran tersebut disampaikan dalam acara Public Announcement The 1st Giant Panda Cub Born in Indonesia, Selasa, 6 Januari 2025, atau 40 hari setelah sang panda lahir—sesuai standar observasi awal kesehatan panda. Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni meninjau langsung kondisi bayi panda bersama Duta Besar Tiongkok untuk Indonesia, H.E. Wang Lutong, dan pendiri TSI Group, Jansen Manansang.
“Ini adalah hari yang berbahagia, karena hari ini adalah hari ke-40 lahirnya bayi panda di Indonesia,” kata Raja Juli Antoni.
Presiden RI, Prabowo Subianto, memberi nama bayi panda itu sebagai “Satrio Wiratama”, dengan transliterasi Mandarin Li Ao (里奥), merujuk pada nama panggilan Rio yang lebih dulu populer di publik. Penamaan ini diharapkan memperkuat kedekatan emosional masyarakat dengan satwa ikonik tersebut.
Tim dokter dan penjaga satwa memastikan Rio tumbuh sehat berkat pemantauan berkala, pemenuhan nutrisi, serta adaptasi habitat yang dirancang mendekati kondisi alami panda . Protokol konservasi juga mengatur suhu ruang, pola tidur, dan interaksi minimal demi mendukung perkembangan satwa dilindungi itu.
Duta Besar Wang Lutong menegaskan laporan kelahiran Rio telah diterima sebagai kabar resmi oleh pemerintah Tiongkok. Ia berharap Rio membawa dampak positif bagi hubungan bilateral dan publik Indonesia.
“Rio akan membawa lebih banyak keberhasilan dan keberuntungan bagi Presiden serta rakyat Indonesia,” ujar Wang Lutong.
Jansen Manansang menilai kelahiran Rio menjadi bukti kemajuan manajemen konservasi TSI. Ia menekankan empat aspek prioritas penguatan ekosistem konservasi panda di Indonesia.
“Terdapat empat aspek yang diprioritaskan Taman Safari Indonesia, yakni memperdalam kerja sama ekologi internasional, integrasi lintas budaya, mendorong penelitian ilmiah dan teknologi lintas negara, mendorong pengembangan industri,” kata Jansen.
[UHD]
*Dapatkan berita pilihan terbaru setiap hari dari Dailykaltim.co. Informasi terbaru juga dapat dilihat dan diikuti di seluruh media sosial Dailykaltim.co termasuk Instagram, Facebook, X (twitter), Tiktok dan Youtube.
