Close Menu
  • Beranda
  • Topik
    • Nasional
    • Kaltim
    • Politik
    • Insidental
    • Lipsus
    • Opini
    • Infografis
    • Pariwara
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kukar
    • Kubar
    • Kutim
    • Berau
    • PPU
    • Paser
    • Mahulu
  • Lainnya
    • Internasional
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Budaya
    • Rupa
  • Tertaut
    • Pasang Iklan
    • Media Partner
    • Publikasi Opini
    • Saluran
  • Info
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Hak Koreksi
  • Video

Dapatkan Info Terbaru!

Tetap up-to-date dengan berita hangat dan cerita menarik seputar Kalimantan, bisnis, dan gaya hidup.

Terbaru

Kanker Serviks Masih Mengancam, Vaksin HPV Jadi Pencegahan Utama

13/05/2026 8:58 AM

Patra Logistik Salurkan 202 Ribu KL Energi di Kalimantan

13/05/2026 8:41 AM

Distribusi Terhambat, Stok Minyak Goreng Premium di Kutim Terbatas

13/05/2026 8:36 AM
Instagram TikTok Facebook X (Twitter) YouTube LinkedIn
Breaking
  • Kanker Serviks Masih Mengancam, Vaksin HPV Jadi Pencegahan Utama
  • Patra Logistik Salurkan 202 Ribu KL Energi di Kalimantan
  • Distribusi Terhambat, Stok Minyak Goreng Premium di Kutim Terbatas
  • Kala Fest 2026 Siap Hidupkan Nuansa Tempo Dulu di Samarinda
  • Paser Matangkan Persiapan Turnamen Tenis Meja Internasional 2026
  • Mudyat Noor Nahkodai PBSI Kaltim Periode 2025–2029
  • FKS PPU Luncurkan SIM-FKS untuk Penilaian Kabupaten Sehat 2027
  • BGN Minta SPPG Perluas Layanan Gizi Kelompok 3B dalam Dua Pekan
  • PPU Buka Pendaftaran Beasiswa Serambi Nusantara 2026
  • Kemenhub Siapkan Sanksi bagi PO Bus yang Tak Masuk Terminal
  • Jelang Iduladha, Kutim Perketat Pengawasan Hewan Kurban
  • Disdukcapil Kutim Buka Posko Adminduk untuk Warga Sidrap
  • Panen 20 Ton Semangka di Dumaring, BUMK Dongkrak Ekonomi Kampung
  • FLS3N 2026 Kutai Barat Resmi Digelar, Ratusan Siswa Unjuk Bakat
  • Kenali Virus Hanta dan Cara Mencegah Penularannya
  • KPK Luncurkan Buku Pendidikan Antikorupsi dari PAUD hingga SMA
  • Lupus Dijuluki Penyakit Seribu Wajah, Kenali Gejalanya
  • Disdikbud Kaltim Perkuat Pendidikan Inklusif di Sekolah Umum
  • Atlet dari 15 Provinsi Berlaga di Sirnas C Kutim 2026
  • DLH Paser Optimalkan Pengangkutan dan Pemilahan Sampah di TPST
Instagram TikTok Facebook X (Twitter) YouTube LinkedIn
Daily Kaltim
  • Beranda
  • Topik
    • Nasional
    • Kaltim
    • Politik
    • Insidental
    • Lipsus
    • Opini
    • Infografis
    • Pariwara
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kukar
    • Kubar
    • Kutim
    • Berau
    • PPU
    • Paser
    • Mahulu
  • Lainnya
    • Internasional
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Budaya
    • Rupa
  • Tertaut
    • Pasang Iklan
    • Media Partner
    • Publikasi Opini
    • Saluran
  • Info
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Hak Koreksi
  • Video
Daily Kaltim
  • Beranda
  • Topik
  • Daerah
  • Lainnya
  • Tertaut
  • Info
  • Video
Budaya

Menjaga Hutan dengan Kata yang Tak Tertulis

Redaksi Daily Kaltim09/07/2025 6:19 AM
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Dailykaltim.co – Dalam lanskap hutan tropis Papua Selatan, kearifan lokal tetap tegak meski zaman terus bergerak. Tradisi adat Sasi yang dipraktikkan oleh suku Kanum, Yei, dan Marind di wilayah adat Anim Ha, Papua Selatan, bukan sekadar warisan budaya—ia adalah sistem konservasi yang hidup dan dihayati bersama oleh masyarakat adat. Tak hanya melindungi hutan dan perairan dari eksploitasi, adat ini juga membentuk moral kolektif dan struktur sosial yang erat dengan keseimbangan ekologis.

Itulah pokok temuan dari riset berjudul “Kearifan Lokal dalam Pelestarian Alam: Implementasi Adat Sasi pada Suku-Suku di Bumi Anim Ha”, ditulis oleh Putri Ayu Lestari dkk. dari Universitas Musamus Merauke. Artikel ini dimuat dalam Jurnal Adat dan Budaya, Volume 7, Nomor 1, Tahun 2025, halaman 72–77.

Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif, melibatkan tiga kepala suku dari sub-suku Kanum, Yei, dan Marind, serta 18 warga dari komunitas lokal. Lewat wawancara semi-terstruktur dan dokumentasi, tim peneliti menemukan bahwa praktik adat Sasi di Papua Selatan tidak hanya bersifat simbolis, tetapi juga fungsional—berperan nyata dalam mengatur ritme pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan.

Pada suku Kanum, Sasi diklasifikasikan berdasarkan tanda, tujuan, dan pelaksana. Ada Sasi dengan tanda berupa kayu berilalang dan Sasi tanpa tanda yang dipasang dengan ritus pelepasan anak panah. Sasi juga dapat bermakna duka, yakni ketika keluarga berkabung dan ingin melindungi lahan almarhum, atau sebagai penjaga kebun. Pelanggaran terhadap Sasi dipercaya dapat mendatangkan malapetaka, dari sakit hingga kematian.

Suku Yei menampilkan kompleksitas visual dalam penerapan Sasi. Tanda Sasi dibentuk menyerupai totem marga—seperti kasuari bagi marga Awaniter—sehingga identitas keluarga pun hadir dalam simbol perlindungan alam. Mereka mengenal Sasi darat, air, gereja, dan duka. Ritual Sasi menyertakan bakar sagu dan diskusi kolektif, dengan jangka waktu yang bisa berlangsung hingga bertahun-tahun.

Sementara itu, suku Marind mengenal Sasi leluhur, Sasi kebun, dan Sasi duka. Pemasangan Sasi dilakukan lewat ritual Tarian Gatzi, makan bersama, dan pencabutan tanda. Bagi Marind, pelanggaran Sasi bukan hanya melanggar aturan sosial, tapi juga mengganggu harmoni spiritual. Pelanggar bisa menerima karma dari leluhur atau terkena sakit berat. Menariknya, Sasi gereja juga diakui di komunitas Marind, memperlihatkan sinergi antara adat dan agama.

Penelitian ini mencatat bahwa Sasi telah terbukti mampu mengurangi praktik merusak lingkungan seperti penggalian pasir ilegal yang sebelumnya mengancam pesisir pantai. Sejak daerah itu dipasangi Sasi, aktivitas tersebut berhenti total, dan masyarakat setempat lebih patuh pada hukum adat daripada regulasi negara. Ini menunjukkan bahwa kekuatan hukum tradisional, jika dijaga dan diberdayakan, dapat lebih efektif daripada pendekatan legal formal.

Adat Sasi, menurut artikel ini, bukan hanya mekanisme pengaturan akses atas sumber daya alam. Ia adalah sistem nilai yang melampaui batas fisik hutan dan sungai. Ia hadir dalam identitas kolektif, dijaga dengan hormat oleh komunitas, dan diwariskan sebagai pegangan moral yang tetap relevan bahkan di tengah arus ekspansi industri sawit dan modernisasi ekonomi.

Kesimpulan yang ditarik para peneliti menegaskan pentingnya pengakuan formal terhadap kekuatan hukum adat seperti Sasi, yang telah terbukti mampu menciptakan perlindungan ekologis dari dalam komunitas sendiri. Pemerintah dan dunia konservasi lingkungan perlu mengakui bahwa menjaga hutan tidak selalu harus dimulai dari laboratorium atau kantor regulasi. Di pedalaman Papua, sudah ada sistem yang hidup, bernama Sasi, yang menjalankan fungsi itu sejak lama—dan tetap efektif hingga kini.

Follow on Google News

Related Posts

Budaya

Ruwat Laut Carita: Tradisi Syukur yang Bertahan di Tengah Arus Wisata

23/02/2026 6:20 PM
Budaya

Begu Ganjang: Narasi yang Bergeser dalam Masyarakat Batak Toba

10/01/2026 6:55 AM
Budaya

Menari di Antara Dunia: Makna Sakral Tari Tor-Tor Batak Toba

22/12/2025 6:40 AM
Budaya

Ponorogo dan Malang Resmi Masuk Jaringan Kota Kreatif UNESCO 2025

01/11/2025 6:04 AM
Budaya

Jamasan Pusaka: Menyucikan Warisan, Merawat Jiwa

30/10/2025 2:32 AM
Budaya

Sumur, Sirih, dan Doa: Tafsir Ulang Turun Mandi

22/09/2025 6:54 AM
Iklan
Demo
Trending

PPU Gelar Diskusi Sawit Berkelanjutan,Tingkatkan Daya Saing dan Kualitas

07/11/2024 3:21 AM

7PaceRunners Gelar Lari di Car Free Day PPU, Kampanye Gaya Hidup Sehat dan Dukung UMKM

15/02/2025 4:17 AM

Disdukcapil PPU Soroti Rendahnya Kesadaran Warga Soal Pelaporan Akta Kematian

29/04/2025 2:11 PM

Anopheles Tak Selalu Jadi Musuh: Fokus Dinkes PPU Kini ke Penularan Aktif di Sotek

11/06/2025 2:07 PM

PPU Sambut Delegasi Internasional, Tawarkan Potensi Investasi Besar

12/11/2024 6:56 AM
Terbaru
Kutim

Kanker Serviks Masih Mengancam, Vaksin HPV Jadi Pencegahan Utama

By Redaksi Daily Kaltim13/05/2026 8:58 AM

Dailykaltim.co, Kutim – Kanker serviks masih menjadi salah satu ancaman kesehatan bagi perempuan di Indonesia.…

Patra Logistik Salurkan 202 Ribu KL Energi di Kalimantan

13/05/2026 8:41 AM

Distribusi Terhambat, Stok Minyak Goreng Premium di Kutim Terbatas

13/05/2026 8:36 AM

Kala Fest 2026 Siap Hidupkan Nuansa Tempo Dulu di Samarinda

13/05/2026 7:53 AM

Paser Matangkan Persiapan Turnamen Tenis Meja Internasional 2026

13/05/2026 7:32 AM
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Iklan
Demo
Tentang Kami
Tentang Kami

DailyKaltim.co adalah portal berita online yang berkomitmen untuk menyajikan berita terkini dan berkualitas seputar Kalimantan Timur.

Mari #Merajutinformasikaltim bersama kami!

Email: Redaksi@dailykaltim.co
Kontak: +62 82154313156

Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn TikTok
Pilihan

Pemotretan Publik Kini Diawasi Ketat Sesuai UU Perlindungan Data Pribadi

30/10/2025 6:46 AM

PSSI Tunjuk Akira Higashiyama Latih Timnas Putri U-19

09/06/2025 1:43 AM

Timnas Indonesia Hadapi Kuwait dan Lebanon di FIFA Matchday, Cek Jadwal dan Harga Tiketnya

21/08/2025 3:36 AM
TERBARU

Kanker Serviks Masih Mengancam, Vaksin HPV Jadi Pencegahan Utama

13/05/2026 8:58 AM

Patra Logistik Salurkan 202 Ribu KL Energi di Kalimantan

13/05/2026 8:41 AM

Distribusi Terhambat, Stok Minyak Goreng Premium di Kutim Terbatas

13/05/2026 8:36 AM
© 2023-2024 Copyright by Daily Kaltim. All rights reserved.
  • Redaksi
  • Hak Koreksi
  • Pedoman Siber
  • Media Partner

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version