Dailykaltim.co – Pemerintah Indonesia kembali menyiapkan stimulus ekonomi menjelang Lebaran 2026 melalui kebijakan diskon tarif transportasi dan program Mudik Gratis. Kebijakan ini ditujukan untuk meringankan biaya perjalanan masyarakat sekaligus mengatur distribusi arus mudik agar lebih merata selama periode Idulfitri.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan pemerintah telah menyiapkan sejumlah langkah teknis untuk mendukung penyelenggaraan angkutan Lebaran tahun ini, termasuk koordinasi lintas kementerian dan lembaga.
“Beberapa hal yang sudah kami siapkan berkaitan dengan penyelenggaraan angkutan Lebaran ini di antaranya penyiapan surat ketetapan bersama atau surat keputusan bersama berkaitan dengan pengaturan angkutan Lebaran 2026. Kami berkoordinasi dengan Korlantas Polri dan Direktorat Jenderal Bina Marga PU. Kemudian juga berkaitan dengan Work From Anywhere dan stimulus,” ujar Menhub Dudy pada Konferensi Pers Stimulus Ekonomi HKBN Idul Fitri 2026: Diskon Tarif Transportasi, WFA, dan Bantuan Pangan, di Stasiun Gambir Jakarta, Selasa (10/2/2026).
Dalam program Mudik Gratis 2026, Kementerian Perhubungan menyiapkan 401 unit bus dengan 34 kota tujuan di 9 provinsi. Selain itu, tersedia kuota 50.000 penumpang kelas ekonomi untuk angkutan laut serta 28.182 penumpang kereta api lintas utara, tengah, dan selatan Pulau Jawa.
Untuk memastikan keselamatan perjalanan, Kemenhub juga melakukan ramp check atau uji kelaikan terhadap sarana dan prasarana transportasi di seluruh moda.
”Kami juga melakukan ramp check atau uji kelaikan persiapan sarana prasarana yang berkaitan dengan moda transportasi baik darat, laut, udara, serta kereta api. Juga sarana jalan, baik itu jalan tol maupun dengan jalan arteri nasional. Ini kami koordinasikan dengan kementerian Pekerjaan Umum agar masyarakat yang melintasi kedua jalan tersebut dapat berjalan dengan aman dan nyaman,” kata Menhub Dudy.
Dalam konferensi pers yang sama, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memaparkan rincian diskon tarif transportasi Lebaran 2026.
Pada angkutan udara, pemerintah memberikan diskon tiket domestik kelas ekonomi sebesar 17–18 persen untuk periode penerbangan 14–29 Maret 2026, dengan target 3,3 juta penumpang.
Untuk angkutan penyeberangan, diskon tarif jasa kepelabuhanan diberikan sebesar 100 persen pada periode 12–31 Maret 2026. Kebijakan ini ditargetkan menjangkau 945.000 unit kendaraan dan 2,4 juta penumpang.
Selain itu, diskon 30 persen dari tarif dasar diberikan pada kapal penumpang untuk periode 11 Maret–5 April 2026 dengan target 445.000 penumpang. Pada moda kereta api, diskon 30 persen berlaku pada 14–29 Maret 2026 dengan target 1,2 juta penumpang.
”Pada tahun ini dalam rangka libur hari besar nasional, pemerintah memberikan stimulus ekonomi berupa diskon transportasi. Total anggarannya adalah Rp911,16 miliar berasal dari APBN maupun non-APBN,” sebut Menko Airlangga.
Untuk mendukung kelancaran mobilitas selama periode mudik Lebaran 2026, pemerintah juga memberikan fleksibilitas pengaturan hari kerja melalui skema Work From Anywhere (WFA) bagi aparatur sipil negara dan pekerja swasta pada 16, 17, 25, 26, serta 27 Maret 2025.
Menurut Airlangga, kebijakan serupa pada periode Lebaran dan Natal-Tahun Baru sebelumnya terbukti mendorong peningkatan mobilitas masyarakat dan aktivitas wisata. Dampaknya, pertumbuhan ekonomi pada kuartal keempat tercatat mencapai 5,39 persen.
Dengan kombinasi diskon tarif transportasi, program Mudik Gratis, serta fleksibilitas kerja, pemerintah berharap arus mudik Lebaran 2026 dapat berlangsung lancar sekaligus memberikan dorongan terhadap perputaran ekonomi nasional.
[UHD]
*Dapatkan berita pilihan terbaru setiap hari dari Dailykaltim.co. Informasi terbaru juga dapat dilihat dan diikuti di seluruh media sosial Dailykaltim.co termasuk Instagram, Facebook, X (twitter), Tiktok dan Youtube.
