Dailykaltim.co – Tim Nasional Futsal Indonesia U-16 menunjukkan determinasi kuat saat menahan imbang Thailand 3-3 pada laga lanjutan ASEAN U-16 Boys’ Futsal Championship 2025 di Nonthaburi Hall, Bangkok, Sabtu siang, 27 Desember 2025. Indonesia sempat unggul 2-1 di penghujung babak pertama sebelum Thailand membalikkan keadaan di paruh kedua. Hetson Messi Hamonangan Sirait memastikan poin bagi skuad Garuda Muda dengan mencetak gol pada menit ke-28, menjaga peluang tim untuk melaju di fase berikutnya.
Pertandingan berjalan intens di bawah pengawasan wasit Nguyen Thanh Huynh (Vietnam). Pelatih Reka Cahya Punthoadi menurunkan lima pemain awal yang terdiri atas kiper Azmi Anugrah, kapten Akmal Nashrur Rizki, Alfian Nurhayadi, Hetson Messi Hamonangan Sirait, dan Muhammad Fauzan As Shidik. Thailand meningkatkan tekanan di babak kedua, namun Indonesia mempertahankan ritme permainan sampai skor imbang bertahan hingga peluit akhir.
Tensi pertandingan sempat memuncak dengan beberapa peringatan kartu kepada pemain. Indonesia menerima kartu kuning melalui Akmal Nashrur Rizki pada menit ke-11 dan Muh Alfayyadh Rafarrel Haerul pada menit ke-35. Pelatih Reka juga mendapatkan peringatan di menit ke-34. Dari kubu Thailand, Wangsilpakhun Punno diganjar kartu kuning pada menit ke-30.
Di laga lain pada hari yang sama, Tim Nasional Futsal U-19 Indonesia memastikan tiket final ASEAN U-19 Boys’ Futsal Championship 2025 setelah menundukkan Vietnam 7-3 di Nonthaburi Hall, Sabtu sore, 27 Desember 2025. Indonesia membuka skor melalui gol cepat Muhamad Dafa Erlangga pada menit ke-3 sebelum Vietnam menyamakan skor lewat Tran Le Bo pada menit ke-4. Tuan rumah kembali unggul setelah Sulaiman Riski Hidayat dan Haekel Ayyasy Caserio mencetak gol beruntun pada menit ke-5, membawa Indonesia memimpin 3-1.
Indonesia menutup babak pertama dengan keunggulan 4-2 setelah Dafa kembali mencetak gol pada menit ke-13. Pada babak kedua, dominasi teknis Indonesia terus berlanjut. Kapten Reivan Revian memperlebar jarak melalui gol pada menit ke-25. Vietnam sempat memperkecil skor melalui Pham Quang Huy pada menit ke-33, namun Reivan kembali mencetak gol pada menit ke-34. Momen langka terjadi ketika kiper Guntur Rochmatdhani Pratikno mencetak dua gol (brace) pada menit ke-40, sekaligus memastikan kemenangan 7-3 dan tiket final bagi Indonesia.
Federasi Futsal Indonesia menilai keberhasilan dua kelompok usia Indonesia melaju ke final dalam satu hari mencerminkan keberlanjutan proses regenerasi pemain. Ketua Umum FFI, Michael Victor Sianipar, menyampaikan apresiasi kepada proses pembinaan usia dini yang berjalan.
“Lolosnya Timnas U16 dan U19 ke final secara bersamaan adalah kado istimewa. Ini bukti nyata bahwa pembinaan kita berjalan di rel yang tepat. Kita punya stok talenta masa depan yang luar biasa. Saya harap mereka tetap fokus, tuntaskan misi, dan bawa hasil yang terbaik untuk Indonesia,” ujar Michael.
Pernyataan tersebut diperkuat oleh Frans Xaverius, Deputi Sekretaris Jenderal Tim Nasional Futsal Indonesia, yang menekankan pentingnya pemulihan dan persiapan jelang final.
“Kami sangat bersyukur melihat perkembangan luar biasa dari kedua tim hari ini. U19 bermain dengan kematangan tinggi, dan U16 menunjukkan ketenangan yang mengesankan di hadapan tekanan suporter lawan,” kata Frans.
“Pencapaian ini milik kerja keras pemain dan staf pelatih. Fokus kami sekarang adalah mendampingi pemulihan kondisi mereka agar bisa tampil lepas dan memberikan yang terbaik di final nanti. Mohon doa restu dari seluruh masyarakat.” tambahnya.
Saat ini, para pemain Indonesia tengah menjalani program pemulihan fisik intensif dan mematangkan strategi menjelang laga final. Kedua tim kini hanya butuh satu kemenangan lagi untuk merebut gelar juara regional kelompok usia Asia Tenggara.
[UHD]
*Dapatkan berita pilihan terbaru setiap hari dari Dailykaltim.co. Informasi terbaru juga dapat dilihat dan diikuti di seluruh media sosial Dailykaltim.co termasuk Instagram, Facebook, X (twitter), Tiktok dan Youtube.
