- BGN Tangguhkan 717 SPPG Wilayah III Belum Bersertifikat SLHS
- Kementerian ESDM Pastikan Stok BBM dan LPG Aman Jelang Idulfitri 2026
- ASDP Terapkan Single Tarif dan Diskon Tiket untuk Mudik Lebaran 2026
- KPK Tahan Eks Menteri Agama dalam Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji 2023-2024
- Jumlah Penduduk Indonesia Capai 288,3 Juta Jiwa per Desember 2025
- BRIN Ungkap Spesies Keong Darat Baru dari Karst Sumatra Selatan
- Jelang Mudik Lebaran, Bupati PPU Tinjau Kesiapan Tol Balikpapan–IKN
- Polres Kutim Buka Program Mudik Gratis Jelang Idulfitri 1447 H
- Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan Siapkan Zona Transportasi Publik
- DKK Balikpapan Catat Lebih dari 200 Kasus Campak hingga Maret 2026
- Pemkot Samarinda Larang Reklame Model Leher Angsa Demi Keselamatan
- Baznas Bontang Salurkan Rp2 Miliar Zakat Selama Ramadan
- Butter atau Margarin? Kenali Bedanya untuk Kue Lebaran
- PSSI Umumkan Skuad Sementara Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026
- BRIN Temukan Spesies Tanaman Baru Homalomena lingua-felis Endemik Sumatra Utara
- Kemenkes Temukan Gejala Gangguan Mental pada Hampir 10 Persen Anak Indonesia
- Kemnaker Perpanjang Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional 2026 hingga 24 Maret
- Pemerintah Pastikan Harga BBM Bersubsidi Tetap Stabil hingga Lebaran
- Bupati PPU Minta Desa Maksimalkan Dana Desa untuk Pertanian
- Dari Buah hingga Kayu, Kurma Dijuluki Pohon Kehidupan
Penulis: Redaksi Daily Kaltim
Dailykaltim.co, Penajam – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mendorong setiap instansi yang membutuhkan dukungan layanan kependudukan untuk aktif menjalin Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil). Dorongan ini bukan tanpa sebab: akses data kependudukan secara legal dan aman hanya dapat dilakukan melalui mekanisme resmi, termasuk kerja sama yang mendapat persetujuan pemerintah pusat. “Jadi memang dianjurkan untuk menjalin kerja sama. Kami punya target dari pemerintah pusat. Kami sudah PKS itu sekitar 6–7 ke RS, Dinsos, dan instansi lainnya,” kata Kepala Disdukcapil PPU, Waluyo, ketika menjelaskan pentingnya kerja sama antarlembaga dalam pemanfaatan data kependudukan. Disdukcapil PPU selama…
Dailykaltim.co, Penajam – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) melalui Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) mulai memfokuskan langkah sertifikasi aset pada bidang tanah yang berada di bawah badan jalan. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya penertiban administrasi aset milik daerah sekaligus memastikan legalitas lahan yang selama ini digunakan untuk fasilitas umum. “Itu memang menjadi target kita sekarang untuk kita proses menjadi sertifikasi lahan. Jadi tanah kita yang belum bersertifikasi, besarannya itu di tanah bawah jalan,” kata Kepala BKAD PPU, Muhajir, saat ditemui pekan ini. Tanah di bawah badan jalan merupakan salah satu kategori aset tetap milik pemerintah daerah…
Dailykaltim.co, Penajam – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mulai merancang ulang strategi pendanaan kegiatan lingkungan hidup menyusul dihentikannya pendampingan dari lembaga donor internasional USAID. Kepala DLH PPU, Safwana, mengungkapkan bahwa kerja sama dengan USAID resmi berakhir tahun ini karena alasan ekonomi global yang turut berdampak pada prioritas program luar negeri pemerintah Amerika Serikat. “Jadi memang untuk USAID itu tidak lagi mendampingi kita karena kita tahu kondisi ekonomi dari Amerika ini kan lagi enggak baik. Jadi sekarang sudah stop dengan USAID,” ujar Safwana saat ditemui di kantornya, baru-baru ini. Pendampingan USAID selama ini cukup berkontribusi besar dalam…
Dailykaltim.co, Penajam – Gagasan untuk mengalihkan fokus dari penangkapan ikan di laut ke budidaya ikan air tawar kembali mencuat dalam wacana pembangunan sektor pangan di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Anggota DPRD PPU, Haryono, menyebut peluang sektor ini masih sangat terbuka lebar dan mestinya mulai digarap serius, terutama sebagai langkah mengurangi ketergantungan terhadap pasokan ikan dari luar daerah. “Dengan beralih dari perairan tangkap ke budidaya ikan air tawar, karena ikan ini semua orang masih konsumsi,” ujar Haryono, merespons tren konsumsi masyarakat yang terus meningkat di tengah produktivitas hasil laut yang menurun. Kebutuhan ikan di PPU masih banyak dipenuhi dari daerah…
Dailykaltim.co, Penajam – Di balik lonjakan wisatawan yang membanjiri berbagai destinasi wisata di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) selama libur Lebaran lalu, terselip tantangan krusial yang menjadi perhatian serius Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) setempat: keterbatasan jaringan komunikasi di sejumlah titik wisata unggulan. Persoalan ini kini secara resmi telah dilaporkan ke Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur agar mendapat perhatian dan penanganan lintas sektor. “Itu juga menjadi salah satu laporan kami ke Dinas Pariwisata Provinsi. Karena ada tiga titik yang menjadi perhatian untuk blank spot itu tadi,” ujar Kabid Pariwisata dan Pemasaran Disbudpar PPU, Juzlizar Rakhman, mewakili Kepala Disbudpar PPU, Andi…
Dailykaltim.co, Penajam – Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor, mengakui bahwa berbagai program prioritas yang dirancang pemerintah daerah belum bisa dijalankan secara optimal karena terkendala persoalan anggaran. Meski sejumlah inisiatif telah disusun sejak awal masa jabatannya, dinamika fiskal dan belum rampungnya dokumen perencanaan jangka menengah menjadi ganjalan utama yang harus dibereskan terlebih dahulu. “Saya ini pengen sebetulnya berjalan beberapa program, namun kita masih terkait persoalan anggaran sebetulnya,” kata Mudyat saat ditemui usai menghadiri salah satu agenda resmi Pemkab. Menurut Mudyat, hingga saat ini Pemerintah Kabupaten PPU masih bekerja dalam kerangka Peraturan Kepala Daerah (Perkada), yakni regulasi pengelolaan anggaran sementara…
Dailykaltim.co, Penajam – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus memperketat sistem pencatatan akta kematian. Kepala Disdukcapil PPU, Waluyo, mengungkapkan bahwa selama 2024 pihaknya menemukan 1 hingga 3 kasus penerbitan akta kematian fiktif, yang kemudian menimbulkan implikasi hukum dan administrasi serius. “Jadi selama saya di sini, di tahun 2024, ada 1–3 kasus seperti ini. Makanya kami sampaikan ke desa dan kelurahan, untuk melakukan kepengurusan atau pelaporan akta kematian secara online, langsung kita proses,”ujarnya. Kasus-kasus tersebut menunjukkan pentingnya validasi data yang lebih ketat, sekaligus menandakan bahwa masih ada celah dalam prosedur pelaporan kematian yang bisa dimanfaatkan…
Dailykaltim.co, Penajam – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) melalui Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) terus melanjutkan proses penertiban aset barang milik daerah. Setelah sukses menggelar lelang tahap pertama, BKAD kini tengah menjalankan inventarisasi untuk menyiapkan lelang kedua yang dijadwalkan dalam waktu dekat. Proses ini menyasar aset-aset yang sudah tidak fungsional dan tidak memiliki nilai guna, termasuk peralatan kantor dan perlengkapan penunjang operasional di berbagai organisasi perangkat daerah (OPD). “Untuk yang lelang kedua ini, proses inventarisirnya ini lagi kita jalankan. Tetap kan itu rutin kita lakukan,” kata Kepala BKAD PPU, Muhajir, saat ditemui di kantornya, awal pekan ini. Muhajir…
Dailykaltim.co, Penajam – Penataan zona parkir di wilayah-wilayah strategis seperti pasar dan pelabuhan mulai mendapat sorotan dari DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Anggota Komisi III DPRD PPU, Jhon Kenedy, menilai keberadaan kantong parkir yang tertib dan representatif harus menjadi prioritas jika pemerintah daerah ingin mengoptimalkan potensi pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor retribusi parkir. “Memang areal-areal seperti Pasar Petung itu sebenarnya harus mulai ditertibkan,” ujar Jhon Kenedy saat ditemui usai melakukan pemantauan di beberapa titik fasilitas umum. Menurut dia, kawasan pasar sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat memiliki potensi retribusi yang besar, namun kerap kali dihadapkan pada kondisi parkir yang…
Dailykaltim.co, Penajam – Indeks kegemaran membaca di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menunjukkan tren peningkatan dalam dua tahun terakhir. Namun bagi Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispusip) PPU, Aswar Bakri, capaian ini bukan alasan untuk berpuas diri. Ia menilai angka yang ada masih berada dalam kategori “sedang” dan menyisakan banyak pekerjaan rumah dalam membentuk budaya literasi yang lebih kuat dan merata. “Untuk PPU sendiri, tahun 2023 ada di angka 52,06 dan tahun 2024 ada di angka 66. Itu bisa kita katakan persen, karena memakai skala 0–100,” ujar Aswar. Kenaikan hampir 14 poin dalam satu tahun dinilai sebagai indikator bahwa sejumlah…