Dailykaltim.co, Bontang – Pemerintah Kota Bontang mengoperasikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Gratis (SPPG) 06 di Kecamatan Bontang Selatan mulai 5 Januari 2026. Langkah ini memperkuat implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang menargetkan pemenuhan gizi anak, lansia, dan kelompok rentan melalui skema dapur terpusat di tingkat kecamatan.
SPPG 06 Bontang Selatan dikelola Yayasan Mitra Sanbitra Boga Raya sebagai mitra pelaksana penyediaan porsi dan pengelolaan dapur. Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni meresmikan unit layanan ini dengan pengguntingan pita, lalu meninjau kesiapan fasilitas produksi dan distribusi makanan bergizi gratis di lokasi.
“Anak yang sehat dan cukup gizi adalah fondasi utama terciptanya generasi masa depan yang unggul, berdaya saing, dan bermartabat,” ujarnya.
Pemerintah menempatkan MBG sebagai program strategis pembangunan sumber daya manusia, yang diukur dari kualitas pangan, keamanan proses, dan dampak jangka panjang, bukan hanya jumlah porsi yang tersalurkan. Neni menegaskan standar kebersihan dapur dan keamanan bahan baku menjadi prioritas operasional yang wajib dijalankan mitra.
“Keberhasilan program tidak hanya diukur dari jumlah porsi, tetapi kualitas dan keamanan pangan harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.
Pemerintah juga mengharuskan dapur SPPG 06 menyusun menu berdasarkan Pedoman Gizi Seimbang (PGS), dengan komposisi karbohidrat, protein, sayur, buah, dan variasi menu harian yang terukur. Kebijakan ini dimaksudkan untuk memperkuat konsentrasi belajar, menekan risiko stunting, dan mendorong edukasi pola makan bersih dan gizi seimbang sejak usia dini.
Kepala SPPG 06 Bontang Selatan, David Ikawijaya, melaporkan kesiapan unit layanan sebagai basis pemenuhan gizi yang mudah diakses warga. Ia menyebut SPPG berperan sebagai garda depan layanan gizi berbasis kecamatan yang mengintegrasikan produksi, pengolahan, dan distribusi makanan bergizi gratis ke kelompok sasaran.
“Kegiatan ini menjadi bagian penting untuk melakukan evaluasi dan merumuskan solusi terkait permasalahan-permasalahan di lapangan,” kata David, merujuk pada pola koordinasi layanan gizi yang terus diperkuat pemerintah daerah bersama mitra pelaksana.
Peninjauan fasilitas setelah peresmian menegaskan bahwa SPPG 06 kini memasuki tahap implementasi penuh di lapangan. Pemerintah Bontang menargetkan dapur SPPG 06 menjadi model pengelolaan makanan bergizi gratis yang aman, tercatat, dan bertanggung jawab, sembari memperluas ekosistem dapur MBG ke sektor layanan gizi lain di tingkat daerah.
[UHD]
*Dapatkan berita pilihan terbaru setiap hari dari Dailykaltim.co. Informasi terbaru juga dapat dilihat dan diikuti di seluruh media sosial Dailykaltim.co termasuk Instagram, Facebook, X (twitter), Tiktok dan Youtube.
